alexametrics
29.3 C
Bojonegoro
Sunday, June 26, 2022

Penggilingan Daging Kebanjiran Order

LAMONGAN, Radar Lamongan – Usaha penggilingan daging mendapat berkah Idul Adha. Mereka kebanjiran order. Bahkan warga rela antri untuk bisa menggilingkan daging kurban yang didapat. Seperti terlihat pada usaha penggilingan daging di Pasar Sidoharjo Lamongan kemarin (11/8).

Pantauan Jawa Pos Radar Lamongan, ada tujuh tempat penggilingan daging di pasar terbesar di Kota Lamongan itu. Semuanya dipenuhi pengunjung yang rela antri untuk mendapat giliran pelayanan penggilingan. 

Salah satu pemilik penggilingan daging itu, Padris mengatakan, dia membuka usahanya itu pada pukul 09.00 sehabis mengikuti Salat Idul Adha. Namun sudah ada yang menunggu. Semakin lama semakin banyak, sehingga harus antri. ‘’Tahun ini saya kira mengalami kenaikan yang cukup signifikan dibanding tahun lalu (yang menggilingkan daging),’’ ungkapnya.

Baca Juga :  Menko Airlangga Berharap UNHAS Jadi Center of excellence di Wilayah Timur

Menurut dia, kondisi itu disebabkan hari raya kurban tahun ini tepat di hari libur, tepatnya hari Minggu. Sehingga pemotongan hewan kurban lebih banyak dilakukan. Banyaknya masyarakat yang menggilingkan daging juga bisa dilihat dari meningkatnya pembelian bumbu yang disediakan. Bumbu tersebut biasa untuk membuat baso. ‘’Satu orang rata-rata menggilingkan dua hingga tiga kilogram daging. Bahkan ada yang lebih dari itu,’’ ujarnya.

Dia mengungkapkan, orang yang datang kebanyakan hanya membawa daging saja. Banyak yang belum mengerti cara membuat baso. Sehingga dia juga menyediakan bumbu yang bisa dibeli. ‘’Mulai ramai pukul 11.00 sampai 16.00,’’ tukasnya.

Karena cukup banyak yang membutuhkan penggilingan daging, dia mengaku memperpanjang jam operasionalnya hingga malam hari. Biasanya sore hari sudah tutup. 

Baca Juga :  Korban Kedua Bocah Tenggelam Ditemukan Hari Keempat

Seorang warga, Fitri mengaku sudah antri satu jam untuk menggilingkan daging sapi sebesar dua kilogram hasil pembagian kurban. Menurut dia, tahun lalu antrinya tidak selama ini. ‘’Kalau antri mulai siang, bisa-bisa akan lebih lama lagi,’’ tukasnya.

LAMONGAN, Radar Lamongan – Usaha penggilingan daging mendapat berkah Idul Adha. Mereka kebanjiran order. Bahkan warga rela antri untuk bisa menggilingkan daging kurban yang didapat. Seperti terlihat pada usaha penggilingan daging di Pasar Sidoharjo Lamongan kemarin (11/8).

Pantauan Jawa Pos Radar Lamongan, ada tujuh tempat penggilingan daging di pasar terbesar di Kota Lamongan itu. Semuanya dipenuhi pengunjung yang rela antri untuk mendapat giliran pelayanan penggilingan. 

Salah satu pemilik penggilingan daging itu, Padris mengatakan, dia membuka usahanya itu pada pukul 09.00 sehabis mengikuti Salat Idul Adha. Namun sudah ada yang menunggu. Semakin lama semakin banyak, sehingga harus antri. ‘’Tahun ini saya kira mengalami kenaikan yang cukup signifikan dibanding tahun lalu (yang menggilingkan daging),’’ ungkapnya.

Baca Juga :  1.295 Peserta Dapatkan PIN

Menurut dia, kondisi itu disebabkan hari raya kurban tahun ini tepat di hari libur, tepatnya hari Minggu. Sehingga pemotongan hewan kurban lebih banyak dilakukan. Banyaknya masyarakat yang menggilingkan daging juga bisa dilihat dari meningkatnya pembelian bumbu yang disediakan. Bumbu tersebut biasa untuk membuat baso. ‘’Satu orang rata-rata menggilingkan dua hingga tiga kilogram daging. Bahkan ada yang lebih dari itu,’’ ujarnya.

Dia mengungkapkan, orang yang datang kebanyakan hanya membawa daging saja. Banyak yang belum mengerti cara membuat baso. Sehingga dia juga menyediakan bumbu yang bisa dibeli. ‘’Mulai ramai pukul 11.00 sampai 16.00,’’ tukasnya.

Karena cukup banyak yang membutuhkan penggilingan daging, dia mengaku memperpanjang jam operasionalnya hingga malam hari. Biasanya sore hari sudah tutup. 

Baca Juga :  Pawai Taaruf Tutup LMF 1439 H

Seorang warga, Fitri mengaku sudah antri satu jam untuk menggilingkan daging sapi sebesar dua kilogram hasil pembagian kurban. Menurut dia, tahun lalu antrinya tidak selama ini. ‘’Kalau antri mulai siang, bisa-bisa akan lebih lama lagi,’’ tukasnya.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/