alexametrics
31.2 C
Bojonegoro
Monday, May 23, 2022

Tanpa Pengajuan Keberatan

SECARA umum pelaksanaan pilkades serentak 2019 berjalan lancar. Hingga kemarin (11/7) belum ada laporan pengajuan keberatan yang diterima dinas pemberdayaan masyarakat desa dan keluarga berencana (DPMDKB) setempat selaku organisasi perangkat daerah (OPD) yang bertanggung jawab dalam penyelenggaraan pilkades.

Kabid Pemerintah Desa DPMDKB Anto Wahyudi mengatakan, dari 273 desa yang menggelar pilkades serentak, seluruhnya telah menyelesaikan dan melaporkan tahap penghitungan suara. Tidak ada satu pun yang tertunda. Masing-masing cakades juga tidak ada yang menolak hasil penghitungan suara. Semua saksi cakades sudah memberikan tanda tangan berita acara hasil penghitungan suara.

Baca Juga :  CJH Wajib Vaksinasi Meningitis Ulang

‘’Alhamdulillah, sampai hari ini (kemarin, Red) tidak ada laporan keberatan yang masuk. Pelaksanaan pilkades di lapangan juga berjalan lancar,’’ katanya kepada Jawa Pos Radar Tuban.

Meski berharap tidak muncul  keberatan, Anto menyampaikan, masih ada waktu 3×24 jam setelah penghitungan suara bagi cakades yang merasa keberatan dengan hasil coblosan. Cakades yang merasa tidak terima dengan hasil pilkades bisa mengajukan keberatan kepada panitia setempat. Selanjutnya, panitia memberikan putusan; apakah keberatan itu bisa diproses atau tidak.

‘’Kalau keberatan, keberatannya apa? Bisa disampaikan ke panitia,’’ tegas pejabat muda jebolan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) itu.

Disinggung terkait adanya salah satu calon kalah yang akan mengajukan keberatan, Anto menegaskan, dari 273 desa yang menggelar pilkades, seluruh saksi telah menandatangani berita acara penetapan hasil penghitungan suara. ‘’Kalau kemudian ada yang mengajukan keberatan. Tentu, bukti yang menjadi rujukan keberatan itu harus jelas,’’ ujar dia.

Baca Juga :  Tinggal Scan, lalu Pengumuman

SECARA umum pelaksanaan pilkades serentak 2019 berjalan lancar. Hingga kemarin (11/7) belum ada laporan pengajuan keberatan yang diterima dinas pemberdayaan masyarakat desa dan keluarga berencana (DPMDKB) setempat selaku organisasi perangkat daerah (OPD) yang bertanggung jawab dalam penyelenggaraan pilkades.

Kabid Pemerintah Desa DPMDKB Anto Wahyudi mengatakan, dari 273 desa yang menggelar pilkades serentak, seluruhnya telah menyelesaikan dan melaporkan tahap penghitungan suara. Tidak ada satu pun yang tertunda. Masing-masing cakades juga tidak ada yang menolak hasil penghitungan suara. Semua saksi cakades sudah memberikan tanda tangan berita acara hasil penghitungan suara.

Baca Juga :  Laga Timnas Didedikasikan untuk Choirul Huda¬†

‘’Alhamdulillah, sampai hari ini (kemarin, Red) tidak ada laporan keberatan yang masuk. Pelaksanaan pilkades di lapangan juga berjalan lancar,’’ katanya kepada Jawa Pos Radar Tuban.

Meski berharap tidak muncul  keberatan, Anto menyampaikan, masih ada waktu 3×24 jam setelah penghitungan suara bagi cakades yang merasa keberatan dengan hasil coblosan. Cakades yang merasa tidak terima dengan hasil pilkades bisa mengajukan keberatan kepada panitia setempat. Selanjutnya, panitia memberikan putusan; apakah keberatan itu bisa diproses atau tidak.

‘’Kalau keberatan, keberatannya apa? Bisa disampaikan ke panitia,’’ tegas pejabat muda jebolan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) itu.

Disinggung terkait adanya salah satu calon kalah yang akan mengajukan keberatan, Anto menegaskan, dari 273 desa yang menggelar pilkades, seluruh saksi telah menandatangani berita acara penetapan hasil penghitungan suara. ‘’Kalau kemudian ada yang mengajukan keberatan. Tentu, bukti yang menjadi rujukan keberatan itu harus jelas,’’ ujar dia.

Baca Juga :  Gedung Dinkes Didesain Tiga Lantai

Artikel Terkait

Most Read

Hujan Masih Parsial

Artikel Terbaru


/