alexametrics
26 C
Bojonegoro
Saturday, May 21, 2022

Pipa Bocor, Air PDAM Berbau Tidak Enak

LAMONGAN – Pelayanan PDAM Lamongan kembali dikeluhkan. Yuni, warga Kelurahan Sidokumpul, Lamongan, mengatakan, air PDAM sejak dua hari lalu mengeluarkan bau tidak enak. Selain itu, warna airnya kekuningan.

Menurut Yuni, bau tersebut semakin menyengat ketika air dimasukkan ke ember. Dia sebelumnya memanfaatkan air PDAM untuk mencuci sayuran sebelum dimasak. Karena mengeluarkan bau dan warnanya kekuningan, Yuni tidak berani mencuci sayuran menggunakan air PDAM. ‘’Digunakan mandi saja bisa gatal. Baru dua hari ini, baunya sangat menyengat,” ujarnya.

Direktur PDAM Lamongan, Ali Mahfud, membenarkan selama dua hari air PDAM, khususnya wilayah kota, terkontaminasi. Hal itu dikarenakan pipa PDAM di kawasan Jalan Basuki Rahmad bocor. Akibatnya, air PDAM terkontaminasi beberapa limbah di sekitar wilayah tersebut. “Bocor karena pipanya terkena bego saat perbaikan jalan,” alasannya.

Baca Juga :  Fokus Perbaiki Semua Lini

Ali mengklaim, pihaknya sudah melakukan pengecekan di lapangan. Namun, kerusakan itu belum bisa diperbaiki. Alasannya, menunggu proses pembuatan boks dari pembangunan jalan tersebut.

Sementara saluran air ke pelanggan tidak mungkin diputus karena kebutuhan sangat tinggi. Solusinya, saluran air diperkecil supaya pelanggan tetap bisa memanfaatkan air. Dia mengklaim bukan hanya pipa PDAM yang terdampak proyek jalan itu. Juga pipa saluran selular. “Maksimal perbaikan dilakukan hari ini,” janjinya.

Ali memaklumi keluhan pelanggan terkait kebocoran pipa tersebut. Bagaimanapun, jika pipa bocor, maka air tetap terkontaminasi. Wilayah terdampak dari kejadian ini diklaim hanya kota. Untuk perbaikannya, akan dilakukan pengecekan ulang saluran Babat.

LAMONGAN – Pelayanan PDAM Lamongan kembali dikeluhkan. Yuni, warga Kelurahan Sidokumpul, Lamongan, mengatakan, air PDAM sejak dua hari lalu mengeluarkan bau tidak enak. Selain itu, warna airnya kekuningan.

Menurut Yuni, bau tersebut semakin menyengat ketika air dimasukkan ke ember. Dia sebelumnya memanfaatkan air PDAM untuk mencuci sayuran sebelum dimasak. Karena mengeluarkan bau dan warnanya kekuningan, Yuni tidak berani mencuci sayuran menggunakan air PDAM. ‘’Digunakan mandi saja bisa gatal. Baru dua hari ini, baunya sangat menyengat,” ujarnya.

Direktur PDAM Lamongan, Ali Mahfud, membenarkan selama dua hari air PDAM, khususnya wilayah kota, terkontaminasi. Hal itu dikarenakan pipa PDAM di kawasan Jalan Basuki Rahmad bocor. Akibatnya, air PDAM terkontaminasi beberapa limbah di sekitar wilayah tersebut. “Bocor karena pipanya terkena bego saat perbaikan jalan,” alasannya.

Baca Juga :  Puluhan Ribu Meterai Bekas Dijual, Negara Rugi Hingga 340 Juta

Ali mengklaim, pihaknya sudah melakukan pengecekan di lapangan. Namun, kerusakan itu belum bisa diperbaiki. Alasannya, menunggu proses pembuatan boks dari pembangunan jalan tersebut.

Sementara saluran air ke pelanggan tidak mungkin diputus karena kebutuhan sangat tinggi. Solusinya, saluran air diperkecil supaya pelanggan tetap bisa memanfaatkan air. Dia mengklaim bukan hanya pipa PDAM yang terdampak proyek jalan itu. Juga pipa saluran selular. “Maksimal perbaikan dilakukan hari ini,” janjinya.

Ali memaklumi keluhan pelanggan terkait kebocoran pipa tersebut. Bagaimanapun, jika pipa bocor, maka air tetap terkontaminasi. Wilayah terdampak dari kejadian ini diklaim hanya kota. Untuk perbaikannya, akan dilakukan pengecekan ulang saluran Babat.

Artikel Terkait

Most Read

Baru 52 Persen SD Terapkan K-13

Enceng Gondok Ganggu Pengairan

Artikel Terbaru


/