alexametrics
23.5 C
Bojonegoro
Sunday, May 22, 2022

Kader Gelar Demo, Demi Pembebasan Baitul Maqdis

TUBAN – Di tengah kesibukannya menyiapkan  pencalegan 2019, sekelompok simpatisan sebuah partai di Tuban memilih menggelar aksi damai jumat (11/5). Mereka menyuarakan  pembebasan Baitul Maqdis di bundaran patung Letda Sutjipto. Satu jam lebih, mereka menggelar aksi damai sambil membawa bendera dan poster. 

Syaiful Antariksa, ketua partai tersebut mengatakan, partainya  mengambil enam sikap soal Baitul Maqdis. Salah satunya agar majelis umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) bersikap tegas atas pelanggaran Donald Trump yang bertentangan dengan sembilan resolusi Dewan Keamanan PBB. ‘’Organisasi kerja sama Islam (OKI) mari bersatu dan menentang keras keputusan Trump tersebut serta menggelar sidang darurat sebagai suara aspirasi umat Islam global,’’ tegasnya.

Baca Juga :  Penemuan Benda Kuno di Pertambakan Desa Tawangrejo Lamongan

Syaiful juga mendesak Amerika Serikat untuk membatalkan pengakuan terhadap eksistensi negara Israel dan rencana pemindahan kedutaannya ke Jerusalem (Baitul Maqdis), serta keputusan provokatifnya yang mengakui Yerusalem (Baitul Maqdis) sebagai ibukota Israel. 

Dia juga menyerukan pemerintah RI untuk berjuang keras menggunakan haknya dalam menekan OKI dan PBB untuk bersama melawan keputusan Trump. Itu sebagaimana janji pemerintah melalui Kementerian Luar Negeri bahwa Palestina berada di jantung hati kebijakan luar negeri Indonesia. 

”Umat Islam harus memperkokoh ukhuwah Islamiyah serta tetap berada di bawah bimbingan ulama rabbani agar tercapainya tujuan perjuangan pembebasan Baitul Maqdis dan kembalinya Masjid Al Aqsa ke pangkuan kaum muslimin,” kata dia.

Baca Juga :  Memori tentang Blora

TUBAN – Di tengah kesibukannya menyiapkan  pencalegan 2019, sekelompok simpatisan sebuah partai di Tuban memilih menggelar aksi damai jumat (11/5). Mereka menyuarakan  pembebasan Baitul Maqdis di bundaran patung Letda Sutjipto. Satu jam lebih, mereka menggelar aksi damai sambil membawa bendera dan poster. 

Syaiful Antariksa, ketua partai tersebut mengatakan, partainya  mengambil enam sikap soal Baitul Maqdis. Salah satunya agar majelis umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) bersikap tegas atas pelanggaran Donald Trump yang bertentangan dengan sembilan resolusi Dewan Keamanan PBB. ‘’Organisasi kerja sama Islam (OKI) mari bersatu dan menentang keras keputusan Trump tersebut serta menggelar sidang darurat sebagai suara aspirasi umat Islam global,’’ tegasnya.

Baca Juga :  Fasilitas Bermain di Alun-Alun Lamongan Diusulkan Diganti

Syaiful juga mendesak Amerika Serikat untuk membatalkan pengakuan terhadap eksistensi negara Israel dan rencana pemindahan kedutaannya ke Jerusalem (Baitul Maqdis), serta keputusan provokatifnya yang mengakui Yerusalem (Baitul Maqdis) sebagai ibukota Israel. 

Dia juga menyerukan pemerintah RI untuk berjuang keras menggunakan haknya dalam menekan OKI dan PBB untuk bersama melawan keputusan Trump. Itu sebagaimana janji pemerintah melalui Kementerian Luar Negeri bahwa Palestina berada di jantung hati kebijakan luar negeri Indonesia. 

”Umat Islam harus memperkokoh ukhuwah Islamiyah serta tetap berada di bawah bimbingan ulama rabbani agar tercapainya tujuan perjuangan pembebasan Baitul Maqdis dan kembalinya Masjid Al Aqsa ke pangkuan kaum muslimin,” kata dia.

Baca Juga :  Bertemu Kades, Pastikan Jalan akan Dicor Beton

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/