alexametrics
23.7 C
Bojonegoro
Wednesday, May 25, 2022

Perbaikan Gedung Pemkab Bojonegoro Dianggarkan Rp 6,9 Miliar

Radar Bojonegoro – Perbaikan dinding gedung lantai tujuh Pemkab Bojonegoro dianggarkan Rp 6,9 miliar. Prosesnya kini tahap lelang atau pemilihan penyedia di layanan pemilihan secara elektronik (LPSE). Diperkirakan pertengahan tahun ini pengerjaan sudah mulai dilakukan. ‘’Perbaikan gedung pemkab sudah tahap lelang,’’ kata Ketua Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Pemkab Bojonegoro Siswoyo.

Siswoyo melanjutkan, lelang sudah dilakukan sejak Maret. Diperkirakan selesai akhir bulan ini. Saat ini tengah masa penawaran harga oleh para rekanan. ‘’Tahapannya masih upload harga penawaran,’’ jelasnya.

Penawaran harga menjadi salah satu poin penting dalam persaingan lelang. Tidak jarang kontraktor menawar dengan harga rendah. Bahkan, melebihi batas kewajaran. Yakni, turun hingga 20 persen dari nilai pagu.

Baca Juga :  Representasi Para Seniman Meresapi Kondisi Pandemi Covid-19

Menurut Siswoyo, harga terlalu rendah akan dilakukan evaluasi kewajaran harga. Harga terlalu rendah akan menurunkan kualitas pekerjaan proyek. ‘’Kami akan mengevaluasi dan menanyai langsung penyedia alasan menawar dengan harga segitu,’’ bebernya.

Sebagian kontraktor mengikuti lelang berasal daari luar daerah. Namun, mereka tidak mungkin membawa material bahan bangunan dari luar daerah. Mereka dipastikan membeli bahan baku dari Bojonegoro. Karena itu, seleksi kewajaran harga dilakukan sesuai harga di Bojonegoro. ‘’Mereka tetap membeli material di sini,’’ jelasnya.

Kabid Tata Gedung Dinas PKP Cipta Karya Benny Kurniawan belum memberikan keterangan terkait rencana pembangunan itu. Pihaknya masih ada di luar kota. ‘’Maaf masih di luar kota,’’ jelasnya. Dinding gedung pemkab rusak sejak 2019 lalu. Kerusakan karena terjangan angin puting beliung. Perbaikan pengalami penundaan karena tahun lalu anggarannya belum tersedia. 

Baca Juga :  Petugas Gabungan Lakukan Razia Pemutusan Rantai Covid-19

Radar Bojonegoro – Perbaikan dinding gedung lantai tujuh Pemkab Bojonegoro dianggarkan Rp 6,9 miliar. Prosesnya kini tahap lelang atau pemilihan penyedia di layanan pemilihan secara elektronik (LPSE). Diperkirakan pertengahan tahun ini pengerjaan sudah mulai dilakukan. ‘’Perbaikan gedung pemkab sudah tahap lelang,’’ kata Ketua Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Pemkab Bojonegoro Siswoyo.

Siswoyo melanjutkan, lelang sudah dilakukan sejak Maret. Diperkirakan selesai akhir bulan ini. Saat ini tengah masa penawaran harga oleh para rekanan. ‘’Tahapannya masih upload harga penawaran,’’ jelasnya.

Penawaran harga menjadi salah satu poin penting dalam persaingan lelang. Tidak jarang kontraktor menawar dengan harga rendah. Bahkan, melebihi batas kewajaran. Yakni, turun hingga 20 persen dari nilai pagu.

Baca Juga :  Perjamuan Mistisisme dan Saintisme Kebencanaan

Menurut Siswoyo, harga terlalu rendah akan dilakukan evaluasi kewajaran harga. Harga terlalu rendah akan menurunkan kualitas pekerjaan proyek. ‘’Kami akan mengevaluasi dan menanyai langsung penyedia alasan menawar dengan harga segitu,’’ bebernya.

Sebagian kontraktor mengikuti lelang berasal daari luar daerah. Namun, mereka tidak mungkin membawa material bahan bangunan dari luar daerah. Mereka dipastikan membeli bahan baku dari Bojonegoro. Karena itu, seleksi kewajaran harga dilakukan sesuai harga di Bojonegoro. ‘’Mereka tetap membeli material di sini,’’ jelasnya.

Kabid Tata Gedung Dinas PKP Cipta Karya Benny Kurniawan belum memberikan keterangan terkait rencana pembangunan itu. Pihaknya masih ada di luar kota. ‘’Maaf masih di luar kota,’’ jelasnya. Dinding gedung pemkab rusak sejak 2019 lalu. Kerusakan karena terjangan angin puting beliung. Perbaikan pengalami penundaan karena tahun lalu anggarannya belum tersedia. 

Baca Juga :  Predator Seksual Anak Disabilitas Bakal Dihukum Kebiri

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/