alexametrics
25.2 C
Bojonegoro
Sunday, August 14, 2022

Zebra Cross Tak Efektif, Ajukan Pelican Crossing

- Advertisement -

BABAT – Beberapa jalan raya di Lamongan masuk kategori padat lalu lintas. Sehingga fasilitas penyeberang jalan menjadi kebutuhan penting. Zebra cross sudah kurang efektif, sehingga sudah mendesak adanya pelican crossing. Yakni lampu penyeberang jalan yang dioperasikan penyeberang jalan sendiri. ‘ ’ Sudah kami ajukan ( pelican cross,Red) ke provinsi,’’ kata Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Lamongan Ahmad Farikh tanpa menyebut jumlahnya kepada Jawa Pos Radar Lamongan rabu (11/4).

Beberapa jalur padat lalu lintas di Lamongan di antaranya, Jalan Raya Babat, Jalan Raya Lamongan-Babat, dan Jalan Raya Deandles Pantura. Kebutuhan fasilitas penyeberangan jalan semakin penting, karena di jalan tersebut banyak fasilitas pendidikan (sekolah) dan tempat ibadah yang memunculkan banyak orang untuk menyeberang jalan. Menurut Farikh, keberadaan Pelican Cross di nilai sangat membantu keselamatan penyeberang jalan . Sebab kepadatan lalu lintas di jalan provinsi maupun nasional tersebut terus meningkat.

Baca Juga :  Semen Indonesia Gelar Wayangan

‘’Jika tidak segera dilengkapi alat yang dilengkali lampu dan suara tanda penyeberangan itu, akan menghawatirkan keselamatan penyeberang,’’ ujarnya. Terutama, lanjut dia, di jalan raya yang terdapat sekolah, seperti Jalan Raya Babat. Ada beberapa lembaga pendidikan yang berada di tepi jalan raya itu. Sehingga saat jam masuk dan pulang sekolah selalu banyak siswa yang menyeberang jalan raya. Termasuk jalan raya pantura Daendles. Juga banyak lembaga pendidikan dan tempat ibadah.

Sehingga banyak orang yang menyeberang jalan. ‘’Harapannya, dengan dipasang alat tersebut akan mengurangi angka kecelakaan,’’ terangnya. Menurut Farikh, keberadaan zebra cross dinilai sudah tidak sesuai atau tidak efektif lagi. Sebab penyeberang jalan melalui zebra cross masih rawan keselamatanya, sehingga tidak nyaman. ‘’Meskipun ada zebra cross, seringkali masih banyak pengguna jalan yang melaju dengan kecepatan tinggi, sehingga penyeberang menjadi tidak nyaman,’’ tukasnya.

Baca Juga :  Motor vs Becak Motor, Satu Tewas 

BABAT – Beberapa jalan raya di Lamongan masuk kategori padat lalu lintas. Sehingga fasilitas penyeberang jalan menjadi kebutuhan penting. Zebra cross sudah kurang efektif, sehingga sudah mendesak adanya pelican crossing. Yakni lampu penyeberang jalan yang dioperasikan penyeberang jalan sendiri. ‘ ’ Sudah kami ajukan ( pelican cross,Red) ke provinsi,’’ kata Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Lamongan Ahmad Farikh tanpa menyebut jumlahnya kepada Jawa Pos Radar Lamongan rabu (11/4).

Beberapa jalur padat lalu lintas di Lamongan di antaranya, Jalan Raya Babat, Jalan Raya Lamongan-Babat, dan Jalan Raya Deandles Pantura. Kebutuhan fasilitas penyeberangan jalan semakin penting, karena di jalan tersebut banyak fasilitas pendidikan (sekolah) dan tempat ibadah yang memunculkan banyak orang untuk menyeberang jalan. Menurut Farikh, keberadaan Pelican Cross di nilai sangat membantu keselamatan penyeberang jalan . Sebab kepadatan lalu lintas di jalan provinsi maupun nasional tersebut terus meningkat.

Baca Juga :  Harga Beras Terus Menurun

‘’Jika tidak segera dilengkapi alat yang dilengkali lampu dan suara tanda penyeberangan itu, akan menghawatirkan keselamatan penyeberang,’’ ujarnya. Terutama, lanjut dia, di jalan raya yang terdapat sekolah, seperti Jalan Raya Babat. Ada beberapa lembaga pendidikan yang berada di tepi jalan raya itu. Sehingga saat jam masuk dan pulang sekolah selalu banyak siswa yang menyeberang jalan raya. Termasuk jalan raya pantura Daendles. Juga banyak lembaga pendidikan dan tempat ibadah.

Sehingga banyak orang yang menyeberang jalan. ‘’Harapannya, dengan dipasang alat tersebut akan mengurangi angka kecelakaan,’’ terangnya. Menurut Farikh, keberadaan zebra cross dinilai sudah tidak sesuai atau tidak efektif lagi. Sebab penyeberang jalan melalui zebra cross masih rawan keselamatanya, sehingga tidak nyaman. ‘’Meskipun ada zebra cross, seringkali masih banyak pengguna jalan yang melaju dengan kecepatan tinggi, sehingga penyeberang menjadi tidak nyaman,’’ tukasnya.

Baca Juga :  Ngabuburit dengan Mendongeng

Artikel Terkait

Most Read

Jaga TPS, Dua Kali Rapid Test

10 Polisi Bersenjata Amankan Gudang KPU

Artikel Terbaru


/