alexametrics
29.7 C
Bojonegoro
Friday, August 12, 2022

Lagi, Jaringan Listrik Putus Jelang 30 Menit Berakhir

TUBAN – Kendala teknis pelaksanaan ujian nasional berbasis komputer (UNBK) kembali muncul di hari kedua Rabu (11/4). Kali ini putusnya jaringan listrik di SMAN 1 Jatirogo. Informasi yang diterima Jawa Pos Radar Tuban, putusnya jaringan listrik yang menyebabkan seluruh server offline itu bukan karena faktor pemadaman listrik dari PLN. Namun, karena kerusakan korsleting instalasi los watt yang dipasang PLN. Ini yang menjadikan seluruh jaring listrik di sekolah putus.

Perlu diketahui, kebijakan los watt dilakukan untuk memastikan agar tidak terjadi penurunan daya saat ujian berlangsung. Namun, malah sebaliknya, jaringan listrik putus akibat  korsleting pada sekring yang dipasang PLN.

Tak pelak, kendala teknis yang berlangsung pada sesi kedua jelang 30 menit berakhirnya waktu mengerjakan soal pelajaran bahasa Inggris itu membuat sebagian siswa panik.

Baca Juga :  53 Peserta Seleksi CPNS Gugur Lebih Awal

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Wilayah Tuban Edy Sukarno membenarkan terjadinya kesalahan teknis di SMAN 1 Jatirogo tersebut. Namun, kata dia, kendala itu segera bisa diatasi. ‘’Tidak lama, sekitar 10 menit sudah bisa diperbaiki,’’ ujar Edy, sapaan akrabnya.

Dikatakan dia, kendala teknis yang muncul masih dalam batas kewajaran. Sebab, kendala teknis tersebut langsung bisa diatasi. ‘’Untuk waktu yang tersita selama perbaikan, tinggal ditambah saja,’’ terang  mantan kepala SMAN 1 Montong itu.

Disinggung terkait kendala-kendala lain, Edy menyampaikan, hingga hari kedua kemarin pelaksanaan UNBK berjalan lancar. ‘’Semua kendala yang muncul masih bisa diatasi dengan cepat. Secara umum berjalan lancar,’’ tandasnya.

TUBAN – Kendala teknis pelaksanaan ujian nasional berbasis komputer (UNBK) kembali muncul di hari kedua Rabu (11/4). Kali ini putusnya jaringan listrik di SMAN 1 Jatirogo. Informasi yang diterima Jawa Pos Radar Tuban, putusnya jaringan listrik yang menyebabkan seluruh server offline itu bukan karena faktor pemadaman listrik dari PLN. Namun, karena kerusakan korsleting instalasi los watt yang dipasang PLN. Ini yang menjadikan seluruh jaring listrik di sekolah putus.

Perlu diketahui, kebijakan los watt dilakukan untuk memastikan agar tidak terjadi penurunan daya saat ujian berlangsung. Namun, malah sebaliknya, jaringan listrik putus akibat  korsleting pada sekring yang dipasang PLN.

Tak pelak, kendala teknis yang berlangsung pada sesi kedua jelang 30 menit berakhirnya waktu mengerjakan soal pelajaran bahasa Inggris itu membuat sebagian siswa panik.

Baca Juga :  Jaringan Waduk Anggarkan Rp 8 Miliar 

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Wilayah Tuban Edy Sukarno membenarkan terjadinya kesalahan teknis di SMAN 1 Jatirogo tersebut. Namun, kata dia, kendala itu segera bisa diatasi. ‘’Tidak lama, sekitar 10 menit sudah bisa diperbaiki,’’ ujar Edy, sapaan akrabnya.

Dikatakan dia, kendala teknis yang muncul masih dalam batas kewajaran. Sebab, kendala teknis tersebut langsung bisa diatasi. ‘’Untuk waktu yang tersita selama perbaikan, tinggal ditambah saja,’’ terang  mantan kepala SMAN 1 Montong itu.

Disinggung terkait kendala-kendala lain, Edy menyampaikan, hingga hari kedua kemarin pelaksanaan UNBK berjalan lancar. ‘’Semua kendala yang muncul masih bisa diatasi dengan cepat. Secara umum berjalan lancar,’’ tandasnya.

Artikel Terkait

Most Read

Pertahankan Populasi Monyet Jawa

Minta Hukuman Ringan

Melenceng, Konsep CFD di Tuban

Satpol PP Segera Cek Legalitas Tower

Artikel Terbaru


/