alexametrics
25.2 C
Bojonegoro
Sunday, August 14, 2022

Gadis ini Ikut Memaksimalkan Wisata Daerah

- Advertisement -

NDUK – Memiliki hobi traveling ke sejumlah tempat wisata di Indonesia, membuat Nurliana Siswatin Khotimah paham betul pentingnya wisata bagi perkembangan suatu daerah. Dara 21 tahun ini mengatakan, salah satu faktor yang membuat suatu daerah cepat terkenal adalah objek wisatanya yang mengundang wisatawan. 

Liana, panggilan akrabnya mencontohkan Batu. Di Kota Apel tersebut, hampir setiap kecamatan mempunyai objek wisata. Tentu, hal itu mempunyai banyak keuntungan. Melalui wisata, Pemkot Batu tidak hanya mendapat pendapatan dari penjual tiket masuk, namun secara tidak langsung bisa menghidupi masyarakatnya melalui sektor informal. Belum lagi tumbuhnya hotel dan restoran serta sektor lain. ‘’Keuntungan ini yang belum disadari semua elemen,’’ kata dia.

Baca Juga :  Bawa SS, Tukang Parkir Diamankan

Mahasiswi Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Perbanas Surabaya ini mengatakan, Tuban mempunyai banyak potensi wisata. Terbukti, hampir sebagian besar desa di Bumi Wali mempunyai wisata yang sangat layak dikomersilkan. Mulai dari wisata pantai hingga wisata alam lain, seperti pemandian, sendang, air terjun, gua, dan panorama alam lainnya. 

Hanya saja, peran dari Pemkab Tuban dan kesadaran wisata masyarakatnya masih rendah. ‘’Ini yang harus ditumbuhkan,’’ ujarnya.

Dikatakan dara asal Desa Boto, Kecamatan Semanding ini, memaksimalkan wisata daerah butuh dukungan semua elemen. ‘’Kalau sama-sama memiliki kesadaran tinggi, pasti Tuban bisa mempunyai branding kota seribu wisata,’’ ujar dia. 

NDUK – Memiliki hobi traveling ke sejumlah tempat wisata di Indonesia, membuat Nurliana Siswatin Khotimah paham betul pentingnya wisata bagi perkembangan suatu daerah. Dara 21 tahun ini mengatakan, salah satu faktor yang membuat suatu daerah cepat terkenal adalah objek wisatanya yang mengundang wisatawan. 

Liana, panggilan akrabnya mencontohkan Batu. Di Kota Apel tersebut, hampir setiap kecamatan mempunyai objek wisata. Tentu, hal itu mempunyai banyak keuntungan. Melalui wisata, Pemkot Batu tidak hanya mendapat pendapatan dari penjual tiket masuk, namun secara tidak langsung bisa menghidupi masyarakatnya melalui sektor informal. Belum lagi tumbuhnya hotel dan restoran serta sektor lain. ‘’Keuntungan ini yang belum disadari semua elemen,’’ kata dia.

Baca Juga :  Kaharudin Jabat Ketua Pansus LKPJ

Mahasiswi Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Perbanas Surabaya ini mengatakan, Tuban mempunyai banyak potensi wisata. Terbukti, hampir sebagian besar desa di Bumi Wali mempunyai wisata yang sangat layak dikomersilkan. Mulai dari wisata pantai hingga wisata alam lain, seperti pemandian, sendang, air terjun, gua, dan panorama alam lainnya. 

Hanya saja, peran dari Pemkab Tuban dan kesadaran wisata masyarakatnya masih rendah. ‘’Ini yang harus ditumbuhkan,’’ ujarnya.

Dikatakan dara asal Desa Boto, Kecamatan Semanding ini, memaksimalkan wisata daerah butuh dukungan semua elemen. ‘’Kalau sama-sama memiliki kesadaran tinggi, pasti Tuban bisa mempunyai branding kota seribu wisata,’’ ujar dia. 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/