alexametrics
29.2 C
Bojonegoro
Tuesday, June 28, 2022

Belanja Daring Banyak Digemari Kalangan Muda

BISNIS – Kemudahan teknologi memberikan berbagai penawaran menarik bagi penggunanya. Ibarat dunia dalam genggaman. Apa pun bisa dilakukan hanya dengan perangkat teknologi handphone. Yakni, berbelanja dengan daring. Tanpa terkecuali untuk kebutuhan kuliner. Aulia, salah satu mahasiswi di Lamongan membenarkan, libur akhir pekan seperti sekarang memang lebih enak dinikmati dengan bersantai di kos sambil menikmati menu-menu khas Kota Soto.

Karena sering turun hujan, Erin sapaannya, kerap memanfaatkan jasa pembelian makanan secara daring atau delivery order (DO). Berbelanja dengan mengandalkan teknologi ini memang lebih mudah dan tidak merogoh kocek terlalu dalam. 

Sekali belanja, untuk makanan berat, dia hanya merogoh kocek Rp 30-50 ribu plus jasa ongkos kirimnya. Sedangkan untuk makanan ringan biasanya menyesuaikan dengan jenisnya. Misalnya, ayam seblak harganya hanya Rp 15 ribu per porsi plus ongkos kirim Rp 5 ribu.

Baca Juga :  Dua Purel Menyesal, Akibat Unggah Video

Makanan akan langsung diantar tanpa repot keluar kos. “Memang lebih mudah sih, apalagi kalau sedang malas keluar,” ujar dia.  

Sementara, Nanda salah satu pengguna jasa lainnya membenarkan, belanja menggunakan daring memiliki keuntungan dan kelebihan. Untuk pembelian makanan memang lebih enak, karena biasanya langsung diantarkan penjualnya. Jadi tidak mungkin ada kecacatan. “Jadi memang ada plus minusnya setiap transaksi itu,” ungkapnya.

BISNIS – Kemudahan teknologi memberikan berbagai penawaran menarik bagi penggunanya. Ibarat dunia dalam genggaman. Apa pun bisa dilakukan hanya dengan perangkat teknologi handphone. Yakni, berbelanja dengan daring. Tanpa terkecuali untuk kebutuhan kuliner. Aulia, salah satu mahasiswi di Lamongan membenarkan, libur akhir pekan seperti sekarang memang lebih enak dinikmati dengan bersantai di kos sambil menikmati menu-menu khas Kota Soto.

Karena sering turun hujan, Erin sapaannya, kerap memanfaatkan jasa pembelian makanan secara daring atau delivery order (DO). Berbelanja dengan mengandalkan teknologi ini memang lebih mudah dan tidak merogoh kocek terlalu dalam. 

Sekali belanja, untuk makanan berat, dia hanya merogoh kocek Rp 30-50 ribu plus jasa ongkos kirimnya. Sedangkan untuk makanan ringan biasanya menyesuaikan dengan jenisnya. Misalnya, ayam seblak harganya hanya Rp 15 ribu per porsi plus ongkos kirim Rp 5 ribu.

Baca Juga :  Dua Purel Menyesal, Akibat Unggah Video

Makanan akan langsung diantar tanpa repot keluar kos. “Memang lebih mudah sih, apalagi kalau sedang malas keluar,” ujar dia.  

Sementara, Nanda salah satu pengguna jasa lainnya membenarkan, belanja menggunakan daring memiliki keuntungan dan kelebihan. Untuk pembelian makanan memang lebih enak, karena biasanya langsung diantarkan penjualnya. Jadi tidak mungkin ada kecacatan. “Jadi memang ada plus minusnya setiap transaksi itu,” ungkapnya.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/