alexametrics
27.2 C
Bojonegoro
Tuesday, May 24, 2022

Maksimalkan Bursa Transfer

LAMONGAN, Radar Lamongan – Keinginan Persela Lamongan untuk lepas dari zona degradasi semakin sulit. Tim berjuluk Laskar Joko Tingkir masih ‘’nyaman’’ berada di zona bagi klub yang bakal turun kasta musim depan. 

Kemarin sore (11/1), tim yang kini dipoles Jafri Sastra ini gagal meraih poin. Pada laga kedua putaran kedua itu, Persela digunduli Persita Tangerang di Stadion I Gusti Ngurah Rai Denpasar Bali dengan tiga gol tanpa balas. 

Menurut Jafri Sastra, hasil pertandingan itu sangat tidak diharapkan. Dia mengklaim timnya sudah bermain baik, tapi kebobolan. Persela banyak mendapatkan bola mati dan peluang. Namun, tidak bisa mencetak gol. Menurut mantan pelatih PSPS itu, tim pelatih akan berbenah lagi. Evaluasi sementara, pemain kurang cerdik. 

Jafri menambahkan, masih ada kemungkinan pemain untuk keluar masuk selama bursa transfer. “Kita masih ada pemain asing yang belum bisa dimainkan, mudah-mudahan laga depan,” harapnya. 

Andri Mauladi, stoper Persela, menilai para pemain kurang focus, sehingga banyak peluang tidak berbuah gol. Ke depan, dia berharap bisa menjadi evaluasi bersama. “Saya akan berusaha dengan teman-teman untuk bisa memberikan yang terbaik untuk Lamongan,” katanya.

Baca Juga :  Hari Ini, Real Count Mulai Bergeser ke KPU

Hasil tersebut menjadikan Persela tak pernah mendapatkan poin saat berjumpa dengan Persita musim ini. Pada putaran pertama, Persela juga takluk dengan skor 1 – 0. 

Pada laga kemarin, Agung Prasetyo mengawali keran gol Persita pada menit ke-37. Arsyad Maulana menggandakan keunggulan Pendekar Cisadane, -julukan Persita- di menit ke-66. Tendangan Taylon Nicolas Correa Marcolino di menit ke-91 mengakhiri kemenangan Persita 3 – 0 atas Persela.

Jafri Sastra berusaha melakukan perubahan setelah turun minum. Risqki Putra Utomo dan Nerius Alom dimasukkan setelah lima menit pertandingan berjalan. Keduanya masuk menggantikan Radiansyah dan Ilham Fathoni. Jafri juga meminta Muhammad Nur Iskandar dan Ibrahim Musa Kosepa merumput pada menit ke-72 setelah menarik Malik Risaldi dan Gian Zola. 

Bahkan, gelandang asing Guilherme Felipe de Castro ikut ditarik keluar untuk digantikan Syarif Wijianto. Namun, perubahan komposisi pemain itu tetap tak bisa menghasilkan gol. 

Baca Juga :  Perlintasan Rel Tidak Rata, Butuh 2 Minggu Untuk Perbaikan

Pelatih Persita Widodo C Putra merasa kondisi gerimis cukup menguntungkan timnya. Pemain bermain all-out dan meraih kemenangan sesuai keinginannya. 

Menurut mantan bomber timnas PSSI itu, M Edo Febriansyah sudah bisa bergabung setelah membela timnas di Piala AFF. Karena kondisinya belum pulih sepenuhnya, dia hanya dimainkan beberapa menit. “Kalau permainan Edo masih sama, dia termasuk impresif tapi kondisinya belum pulih sepenuhnya,” jelasnya. 

Pemain Persita, Irsyad Maulana, mengatakan, pemain sempat meraba-raba untuk membongkar pertahanan Persela. “Ini sesuai keinginan kami, mudah-mudahan tren baik terus terjadi,” harapnya. 

Bagi Persita itu menjadi kemenangan kedua atas Persela. Pada putaran pertama, Persita juga menang dengan skor 1-0. 

Sementara bagi Persela, kekalahan itu menjadikan posisinya makin tenggelam di zona degradasi. Demerson dkk kini berada di peringkat ke-17 dari 18 peserta Liga 1.

LAMONGAN, Radar Lamongan – Keinginan Persela Lamongan untuk lepas dari zona degradasi semakin sulit. Tim berjuluk Laskar Joko Tingkir masih ‘’nyaman’’ berada di zona bagi klub yang bakal turun kasta musim depan. 

Kemarin sore (11/1), tim yang kini dipoles Jafri Sastra ini gagal meraih poin. Pada laga kedua putaran kedua itu, Persela digunduli Persita Tangerang di Stadion I Gusti Ngurah Rai Denpasar Bali dengan tiga gol tanpa balas. 

Menurut Jafri Sastra, hasil pertandingan itu sangat tidak diharapkan. Dia mengklaim timnya sudah bermain baik, tapi kebobolan. Persela banyak mendapatkan bola mati dan peluang. Namun, tidak bisa mencetak gol. Menurut mantan pelatih PSPS itu, tim pelatih akan berbenah lagi. Evaluasi sementara, pemain kurang cerdik. 

Jafri menambahkan, masih ada kemungkinan pemain untuk keluar masuk selama bursa transfer. “Kita masih ada pemain asing yang belum bisa dimainkan, mudah-mudahan laga depan,” harapnya. 

Andri Mauladi, stoper Persela, menilai para pemain kurang focus, sehingga banyak peluang tidak berbuah gol. Ke depan, dia berharap bisa menjadi evaluasi bersama. “Saya akan berusaha dengan teman-teman untuk bisa memberikan yang terbaik untuk Lamongan,” katanya.

Baca Juga :  Perlintasan Rel Tidak Rata, Butuh 2 Minggu Untuk Perbaikan

Hasil tersebut menjadikan Persela tak pernah mendapatkan poin saat berjumpa dengan Persita musim ini. Pada putaran pertama, Persela juga takluk dengan skor 1 – 0. 

Pada laga kemarin, Agung Prasetyo mengawali keran gol Persita pada menit ke-37. Arsyad Maulana menggandakan keunggulan Pendekar Cisadane, -julukan Persita- di menit ke-66. Tendangan Taylon Nicolas Correa Marcolino di menit ke-91 mengakhiri kemenangan Persita 3 – 0 atas Persela.

Jafri Sastra berusaha melakukan perubahan setelah turun minum. Risqki Putra Utomo dan Nerius Alom dimasukkan setelah lima menit pertandingan berjalan. Keduanya masuk menggantikan Radiansyah dan Ilham Fathoni. Jafri juga meminta Muhammad Nur Iskandar dan Ibrahim Musa Kosepa merumput pada menit ke-72 setelah menarik Malik Risaldi dan Gian Zola. 

Bahkan, gelandang asing Guilherme Felipe de Castro ikut ditarik keluar untuk digantikan Syarif Wijianto. Namun, perubahan komposisi pemain itu tetap tak bisa menghasilkan gol. 

Baca Juga :  Polisi Intensif Kejar Pelaku Lain

Pelatih Persita Widodo C Putra merasa kondisi gerimis cukup menguntungkan timnya. Pemain bermain all-out dan meraih kemenangan sesuai keinginannya. 

Menurut mantan bomber timnas PSSI itu, M Edo Febriansyah sudah bisa bergabung setelah membela timnas di Piala AFF. Karena kondisinya belum pulih sepenuhnya, dia hanya dimainkan beberapa menit. “Kalau permainan Edo masih sama, dia termasuk impresif tapi kondisinya belum pulih sepenuhnya,” jelasnya. 

Pemain Persita, Irsyad Maulana, mengatakan, pemain sempat meraba-raba untuk membongkar pertahanan Persela. “Ini sesuai keinginan kami, mudah-mudahan tren baik terus terjadi,” harapnya. 

Bagi Persita itu menjadi kemenangan kedua atas Persela. Pada putaran pertama, Persita juga menang dengan skor 1-0. 

Sementara bagi Persela, kekalahan itu menjadikan posisinya makin tenggelam di zona degradasi. Demerson dkk kini berada di peringkat ke-17 dari 18 peserta Liga 1.

Artikel Terkait

Most Read

Syamsul Pertanyakan Penerima Uang

Street Dance Kembali Populer

Masuk Musim Hujan, DBD Renggut Dua Nyawa

Artikel Terbaru


/