alexametrics
25.2 C
Bojonegoro
Sunday, August 14, 2022

Laba PDAM Belum Bisa Jadi PAD

- Advertisement -

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Bojonegoro tahun ini belum memberi setoran untuk pendapatan asli daerah (PAD). Padahal, BUMD itu tahun ini siap menyetorkan labanya bagi pendapatan asli daerah (PAD) sekitar Rp 1,5 miliar.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur PDAM Bojonegoro Joko Siswanto menjelaskan, sejak tahun lalu PDAM sudah siap setor PAD. Karena ada persyaratan belum terpenuhi, maka PDAM belum bisa setor. ‘’Tahun lalu kami siap setor Rp 1,5 miliar. Tahun ini juga sama. Tapi memang belum bisa disetorkan,’’ katanya kepada Jawa Pos Radar Bojonegoro.

Laba yang diperoleh PDAM akhirnya digunakan perluasan jumlah sambungan. Joko menjelaskan, untuk setor PAD, persyaratan jumlah minimal pelanggan harus terpenuhi. 

Baca Juga :  PAD Tahun Lalu Didominasi BLUD Rumah Sakit

Ketentuannya, kawasan perkotaan pelanggan yang wajib terpenuhi 80 persen dari total penduduk. Sedangkan, wilayah pedesaan 60 persen jumlah penduduk. 

‘’Sampai saat ini rata-rata baru mencapai 30 persen dari target itu,’’ ujar pria asli Bojonegoro ini.

- Advertisement -

Pelanggan PDAM hingga saat ini 39.500 sambungan. Tahun ini ditargetkan bertambah 3.165 sambungan. ‘’Kalau untuk target masih sangat jauh. Jadi, kami diminta fokus melakukan layanan,’’ jelasnya.

Joko menjelaskan, setiap tahun PDAM selalu memperoleh laba. Namun, laba itu digunakan kembali untuk meningkatkan layanan. Sebab, sampai saat ini belum bisa disetorkan PAD. ‘’Jika disetorkan tidak bisa digunakan. Karena belum ada aturannya,’’ jelasnya.

Anggota Komisi B DPRD Lasuri menjelaskan, PDAM memang belum wajib setor PAD. Sebab, belum memenuhi jumlah minimal supaya wajib setor PAD.  ‘’Saya kira untuk memenuhi angka itu masih sangat jauh,’’ jelasnya.

Baca Juga :  PKB Belum Tentukan Ketua DPRD Sementara

PDAM memang berbeda dengan BUMD lainnya. BUMD lainnya diwajibkan menyetorkan PAD. Baik mencapai target yang ditetapkan maupun tidak. Tahun ini sejumlah BUMD mengalami kenaikan target PAD.

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Bojonegoro tahun ini belum memberi setoran untuk pendapatan asli daerah (PAD). Padahal, BUMD itu tahun ini siap menyetorkan labanya bagi pendapatan asli daerah (PAD) sekitar Rp 1,5 miliar.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur PDAM Bojonegoro Joko Siswanto menjelaskan, sejak tahun lalu PDAM sudah siap setor PAD. Karena ada persyaratan belum terpenuhi, maka PDAM belum bisa setor. ‘’Tahun lalu kami siap setor Rp 1,5 miliar. Tahun ini juga sama. Tapi memang belum bisa disetorkan,’’ katanya kepada Jawa Pos Radar Bojonegoro.

Laba yang diperoleh PDAM akhirnya digunakan perluasan jumlah sambungan. Joko menjelaskan, untuk setor PAD, persyaratan jumlah minimal pelanggan harus terpenuhi. 

Baca Juga :  Usai Pengadilan Agama Tutup Lima Hari, Pengajuan Cerai Membeludak

Ketentuannya, kawasan perkotaan pelanggan yang wajib terpenuhi 80 persen dari total penduduk. Sedangkan, wilayah pedesaan 60 persen jumlah penduduk. 

‘’Sampai saat ini rata-rata baru mencapai 30 persen dari target itu,’’ ujar pria asli Bojonegoro ini.

- Advertisement -

Pelanggan PDAM hingga saat ini 39.500 sambungan. Tahun ini ditargetkan bertambah 3.165 sambungan. ‘’Kalau untuk target masih sangat jauh. Jadi, kami diminta fokus melakukan layanan,’’ jelasnya.

Joko menjelaskan, setiap tahun PDAM selalu memperoleh laba. Namun, laba itu digunakan kembali untuk meningkatkan layanan. Sebab, sampai saat ini belum bisa disetorkan PAD. ‘’Jika disetorkan tidak bisa digunakan. Karena belum ada aturannya,’’ jelasnya.

Anggota Komisi B DPRD Lasuri menjelaskan, PDAM memang belum wajib setor PAD. Sebab, belum memenuhi jumlah minimal supaya wajib setor PAD.  ‘’Saya kira untuk memenuhi angka itu masih sangat jauh,’’ jelasnya.

Baca Juga :  Warga Bojonegoro Tak Kuat Menahan Rindu Untuk Berolahraga

PDAM memang berbeda dengan BUMD lainnya. BUMD lainnya diwajibkan menyetorkan PAD. Baik mencapai target yang ditetapkan maupun tidak. Tahun ini sejumlah BUMD mengalami kenaikan target PAD.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/