alexametrics
26.8 C
Bojonegoro
Friday, May 20, 2022

Rencana Perbaikan Pasar Kota Belum Jelas

Radar Bojonegoro – Rencana perbaikan Pasar Kota tahun depan masih belum jelas. Namun, ada secercah harapan atas keluhan kondisi pasar tersebut terkait informasi jika Pasar Kota akan diperbaiki tahun depan.

Tetapi, dinas terkait belum memberi kepastian perbaikan. Namun, melihat kondisi Pasar Kota yang bocor dan becek ketika hujan ini mendapat respons DPRD setempat. Komisi B DPRD berencana akan inspeksi mendadak (sidak) terhadap kondisi pasar sebagai hajat hidup perekonomian ribuan pedagang tersebut.

Anggota Komisi B DPRD Bojonegoro Neles Sunaryo mengatakan, komisinya berencana akan melakukan sidak. Namun, usai kegiatan padatnya berkurang. Karena saat ini pihaknya masih berada di luar kota dan setibanya di Bojonegoro 16 Desember nanti juga sudah ada agenda rapat paripurna.

Baca Juga :  Pojok Baca Terminal Kurang Optimal

‘’Setelahnya juga ada agenda kunker ke luar kota. Mungkin setelah 19 Desember akan sidak,” ujar politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu.

Menurut Neles, kondisi Pasar Kota memang mendesak sentuhan rekonstruksi. Setidaknya perbaikan bagian atap dan talang saluran air yang bocor. Perbaikan itu penting karena seiring optimisme pemkab akan menata pasar daerah agar lebih bersih serta rapi.

‘’Kalau bangunan masih layak. Tapi memang perlu direhab (terutama bagian atap dan talang yang bocor),” ujar politisi asal Kecamatan Sekar itu. Neles mengatakan, sepengetahuannya akan terjadi rehabilitasi atau perbaikan pada Pasar Kota tahun depan.

Namun, untuk organisasi perangkat daerah (OPD) yang menangani, ia belum tahu pasti. Yakni antara dinas perdagangan (disdag) atau dinas perumahan, kawasan permukiman dan cipta karya. ‘’Sepertinya yang menangani dinas perdagangan (perbaikannya),” jelasnya.

Baca Juga :  Usulkan Bantuan 600 Nelayan 

Sementara itu, Kepala Disdag Bojonegoro Sukaemi masih belum bisa dikonfirmasi kemarin (10/12). Ketika dihubungi Jawa Pos Radar Bojonegoro melalui sambungan telepon, nomornya tidak aktif.

Pesan singkat via WhatsApp yang terkirim juga belum dibalas hingga berita ini ditulis pukul 18.35. Kabid Tata Bangunan Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya Bojonegoro Beni Kurniawan juga belum bisa dikonfirmasi. Ketika dihubungi melalui sambungan telepon terdengar nada sambung namun tidak diangkat.

Radar Bojonegoro – Rencana perbaikan Pasar Kota tahun depan masih belum jelas. Namun, ada secercah harapan atas keluhan kondisi pasar tersebut terkait informasi jika Pasar Kota akan diperbaiki tahun depan.

Tetapi, dinas terkait belum memberi kepastian perbaikan. Namun, melihat kondisi Pasar Kota yang bocor dan becek ketika hujan ini mendapat respons DPRD setempat. Komisi B DPRD berencana akan inspeksi mendadak (sidak) terhadap kondisi pasar sebagai hajat hidup perekonomian ribuan pedagang tersebut.

Anggota Komisi B DPRD Bojonegoro Neles Sunaryo mengatakan, komisinya berencana akan melakukan sidak. Namun, usai kegiatan padatnya berkurang. Karena saat ini pihaknya masih berada di luar kota dan setibanya di Bojonegoro 16 Desember nanti juga sudah ada agenda rapat paripurna.

Baca Juga :  Tempat Karaoke Ilegal Marak saat Pandemi

‘’Setelahnya juga ada agenda kunker ke luar kota. Mungkin setelah 19 Desember akan sidak,” ujar politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu.

Menurut Neles, kondisi Pasar Kota memang mendesak sentuhan rekonstruksi. Setidaknya perbaikan bagian atap dan talang saluran air yang bocor. Perbaikan itu penting karena seiring optimisme pemkab akan menata pasar daerah agar lebih bersih serta rapi.

‘’Kalau bangunan masih layak. Tapi memang perlu direhab (terutama bagian atap dan talang yang bocor),” ujar politisi asal Kecamatan Sekar itu. Neles mengatakan, sepengetahuannya akan terjadi rehabilitasi atau perbaikan pada Pasar Kota tahun depan.

Namun, untuk organisasi perangkat daerah (OPD) yang menangani, ia belum tahu pasti. Yakni antara dinas perdagangan (disdag) atau dinas perumahan, kawasan permukiman dan cipta karya. ‘’Sepertinya yang menangani dinas perdagangan (perbaikannya),” jelasnya.

Baca Juga :  Bahas Irigasi di Bali

Sementara itu, Kepala Disdag Bojonegoro Sukaemi masih belum bisa dikonfirmasi kemarin (10/12). Ketika dihubungi Jawa Pos Radar Bojonegoro melalui sambungan telepon, nomornya tidak aktif.

Pesan singkat via WhatsApp yang terkirim juga belum dibalas hingga berita ini ditulis pukul 18.35. Kabid Tata Bangunan Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya Bojonegoro Beni Kurniawan juga belum bisa dikonfirmasi. Ketika dihubungi melalui sambungan telepon terdengar nada sambung namun tidak diangkat.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/