alexametrics
24 C
Bojonegoro
Wednesday, May 25, 2022

High Heels Diburu Penyanyi Lokal

BOJONEGORO – Sejumlah penyanyi lokal mulai berburu perlengkapan manggung. Salah satunya high heels, perangkat satu ini memang tidak bisa dipisahkan dari panggung musik. Karena hampir setiap penyanyi akan mengoleksi setidaknya tiga pasang. 

Penjual sandal dan sepatu di Jalan Pemuda Bojonegoro, Siti Aisyah, mengungkapkan, permintaan high heels trennya meningkat.

Karena jelang tutup tahun, biasanya sejumlah penyanyi permintaan manggungnya semakin padat.

Sehingga, mereka membutuhkan sejumlah perlengkapan untuk penunjang performanya selama di panggung.

Selain pakaian, sandal mengambil peranan penting untuk menunjang penampilan.

Sebab, ketika berada di panggung semua orang ingin terlihat maksimal. 

Menurut Aisyah, konsumen high heels Bojonegoro hanya menyasar segmen tertentu.

Selain haknya tinggi antara 10-12 cm, motif serta harganya memang berbeda dengan sandal untuk pernikahan biasanya.

Baca Juga :  Pratu Jefri Ardianto, Atlet Dayung Nasional asal Kecamatan Dander

Sehingga, konsumennya memang tertentu diantaranya penyanyi dan model. ”Kalau untuk pernikahan haknya selalu di bawah 8 cm,” ujarnya.

Menurutnya, harga high heels juga terpaut lebih mahal dibandingkan sandal lainnya.

Karena untuk motif simpel saja harganya sudah Rp 250 ribu. Sedangkan motif bling-bling harganya di atas Rp 300 ribu per pasang. 

Dina, penjual lainnya, mengatakan, high heels identik dengan sandal pentas.

Sehingga, peminatnya hanya kalangan tertentu karena desain dan harganya memang berbeda.

Karena itu, pihaknya tidak menyediakan dalam jumlah banyak karena kebutuhan di pasar tidak setinggi sandal biasa.

Setidaknya, dalam satu bulan bisa terjual antara 4-5 pasang normal, kalau rame bisa dua kali lipat. ”Akhir tahun biasanya memang ramai,” tukasnya. 

Baca Juga :  Tanpa Momen, Penjualan Lesu

BOJONEGORO – Sejumlah penyanyi lokal mulai berburu perlengkapan manggung. Salah satunya high heels, perangkat satu ini memang tidak bisa dipisahkan dari panggung musik. Karena hampir setiap penyanyi akan mengoleksi setidaknya tiga pasang. 

Penjual sandal dan sepatu di Jalan Pemuda Bojonegoro, Siti Aisyah, mengungkapkan, permintaan high heels trennya meningkat.

Karena jelang tutup tahun, biasanya sejumlah penyanyi permintaan manggungnya semakin padat.

Sehingga, mereka membutuhkan sejumlah perlengkapan untuk penunjang performanya selama di panggung.

Selain pakaian, sandal mengambil peranan penting untuk menunjang penampilan.

Sebab, ketika berada di panggung semua orang ingin terlihat maksimal. 

Menurut Aisyah, konsumen high heels Bojonegoro hanya menyasar segmen tertentu.

Selain haknya tinggi antara 10-12 cm, motif serta harganya memang berbeda dengan sandal untuk pernikahan biasanya.

Baca Juga :  Wajibkan Mata Kuliah Kewirausahaan

Sehingga, konsumennya memang tertentu diantaranya penyanyi dan model. ”Kalau untuk pernikahan haknya selalu di bawah 8 cm,” ujarnya.

Menurutnya, harga high heels juga terpaut lebih mahal dibandingkan sandal lainnya.

Karena untuk motif simpel saja harganya sudah Rp 250 ribu. Sedangkan motif bling-bling harganya di atas Rp 300 ribu per pasang. 

Dina, penjual lainnya, mengatakan, high heels identik dengan sandal pentas.

Sehingga, peminatnya hanya kalangan tertentu karena desain dan harganya memang berbeda.

Karena itu, pihaknya tidak menyediakan dalam jumlah banyak karena kebutuhan di pasar tidak setinggi sandal biasa.

Setidaknya, dalam satu bulan bisa terjual antara 4-5 pasang normal, kalau rame bisa dua kali lipat. ”Akhir tahun biasanya memang ramai,” tukasnya. 

Baca Juga :  Konsumen Tertarik Gaun Simpel

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/