alexametrics
30.7 C
Bojonegoro
Monday, May 16, 2022

Menurut Gadis ini Jadi Jurnalis itu Menantang

PADA akhirnya, setiap orang akan terjun bermasyarakat dan dunia karir, sehingga Nova Yuniar Sari menyikapinya dengan penuh perencanaan. Sebab, menurut dia, ketika terjun bermasyarakat tak hanya butuh akademik saja, namun juga softskill yang mumpuni. Karena, kapabilitas seseorang tak bisa dipandang dari prestasi akademik saja.

“Pastinya hidup tidak sekadar teori, tetapi juga keahlian-keahlian lain yang mampu menunjang banyak hal ketika kelak terjun bermasyarakat atau berkarir,” ujar perempuan asal Desa Siwalan, Kecamatan Sugihwaras itu. 

Pengalaman adalah kunci dari segalanya. Tanpa pengalaman, tentu wawasan tak akan berkembang.

Nova, sapaan akrabnya, sejak berkuliah selalu mengisi waktunya dengan sibuk berorganisasi.

“Perlu keseimbangan antara akademik dan nonakademik biar bisa berkembang,” tutur mahasiswi Unair jurusan sastra Indonesia itu.

Baca Juga :  Gadis ini Merintis Jadi Entrepeneur

Selama ini, Nova pun merasa bahwa menjadi mahasiswa yang aktif itu tidak ada ruginya, namun tetap tahu batas-batasnya.

“Sibuk di organisasi itu seru, banyak kawan dan wawasan, tapi saya tetap menomorsatukan kuliah saya,” jelasnya.

Organisasi yang dia ikuti ialah himpunan mahasiswa dan BEM. Dia merasakan suka duka dengan penuh makna.

Dia tidak ingin jadi mahasiswa kuliah-pulang kuliah-pulang (kupu-kupu). Karena, dari berorganisasi, imbuh dia, bisa melatih jiwa kepemimpinan, kerja sama, manajemen waktu, manajemen konflik, dan sebagaianya.

“Organisasi mengajarkan banyak hal sekaligu mempraktikkannya, beda dengan kuliah yang lebih banyak teorinya,” terang perempuan kelahiran 19 Juni 1997 itu.

Adapun cita-cita yang dia idam-idamkan kelak ialah menjadi seorang jurnalis atau penulis.

Baca Juga :  BPJS Ketenagakerjaan Ajak Desa Sadar Jaminan Sosial

Bagi dia yang hobi membaca dan menulis itu, profesi sangat seru apabila bisa memberikan manfaat bagi banyak orang.

Selain itu, cita-citanya itu juga sesuai dengan jurusan kuliahnya saat ini, sehingga sedikit banyak bisa menunjangnya.

“Entah kenapa saya merasa profesi jurnalis atau penulis yang memang terbesit di pikiran saya, sepertinya menantang dan bisa beri manfaat bagi orang lain,” pungkasnya. 

PADA akhirnya, setiap orang akan terjun bermasyarakat dan dunia karir, sehingga Nova Yuniar Sari menyikapinya dengan penuh perencanaan. Sebab, menurut dia, ketika terjun bermasyarakat tak hanya butuh akademik saja, namun juga softskill yang mumpuni. Karena, kapabilitas seseorang tak bisa dipandang dari prestasi akademik saja.

“Pastinya hidup tidak sekadar teori, tetapi juga keahlian-keahlian lain yang mampu menunjang banyak hal ketika kelak terjun bermasyarakat atau berkarir,” ujar perempuan asal Desa Siwalan, Kecamatan Sugihwaras itu. 

Pengalaman adalah kunci dari segalanya. Tanpa pengalaman, tentu wawasan tak akan berkembang.

Nova, sapaan akrabnya, sejak berkuliah selalu mengisi waktunya dengan sibuk berorganisasi.

“Perlu keseimbangan antara akademik dan nonakademik biar bisa berkembang,” tutur mahasiswi Unair jurusan sastra Indonesia itu.

Baca Juga :  Amankan Delapan Pelajar Konvoi usai UNBK

Selama ini, Nova pun merasa bahwa menjadi mahasiswa yang aktif itu tidak ada ruginya, namun tetap tahu batas-batasnya.

“Sibuk di organisasi itu seru, banyak kawan dan wawasan, tapi saya tetap menomorsatukan kuliah saya,” jelasnya.

Organisasi yang dia ikuti ialah himpunan mahasiswa dan BEM. Dia merasakan suka duka dengan penuh makna.

Dia tidak ingin jadi mahasiswa kuliah-pulang kuliah-pulang (kupu-kupu). Karena, dari berorganisasi, imbuh dia, bisa melatih jiwa kepemimpinan, kerja sama, manajemen waktu, manajemen konflik, dan sebagaianya.

“Organisasi mengajarkan banyak hal sekaligu mempraktikkannya, beda dengan kuliah yang lebih banyak teorinya,” terang perempuan kelahiran 19 Juni 1997 itu.

Adapun cita-cita yang dia idam-idamkan kelak ialah menjadi seorang jurnalis atau penulis.

Baca Juga :  Mantap Berjilbab Hingga Membuat Tutorial Cara Berhijab

Bagi dia yang hobi membaca dan menulis itu, profesi sangat seru apabila bisa memberikan manfaat bagi banyak orang.

Selain itu, cita-citanya itu juga sesuai dengan jurusan kuliahnya saat ini, sehingga sedikit banyak bisa menunjangnya.

“Entah kenapa saya merasa profesi jurnalis atau penulis yang memang terbesit di pikiran saya, sepertinya menantang dan bisa beri manfaat bagi orang lain,” pungkasnya. 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/