alexametrics
25.1 C
Bojonegoro
Monday, August 8, 2022

Trotoar Dirombak, Telan Rp 24,7 Miliar

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Pembangunan trotoar di kawasan perkotaan atau Kecamatan Kota, tahun ini terbilang besar. Ada 12 paket perbaikan trotoar. Berdasarkan data sistem Layanan Pengadaan secara Elektronik (LPSE) diketahui ada 12 paket proyek pembangunan trotoar. Totalnya sebanyak Rp 24,7 miliar.    

Berbeda dengan perbaikan trotoar tahun lalu hanya dua titik. Berdasar data website Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) pembangunan trotoar tahun lalu sebanyak  Rp 2,6 miliar. Sedangkan, rehabilitasi atau pemeliharaan trotoar Rp 2 miliar.

Tanda-tanda perbaikan trotoar mulai dilakukan. Sejumlah trotoar di wilayah perkotaan mulai dibongkar. Selain diperbaiki dengan batu granit, sejumlah masyarakat berharap perbaikan trotoar menjadi lebih nyaman dan inklusif atau bisa diakses penyandang disabilitas.

Baca Juga :  Anak Berkebutuhan Khusus Semakin Kreatif

Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya (DPKPCK)  Bojonegoro Welly Fitrama mengatakan, desain trotoar yang hendak dibangun tersebut akan mengadaptasi trotoar di kota-kota besar. Tentu, konsepnya ramah bagi pejalan kaki.

Nantinya, trotoar tersebut benar-benar digunakan oleh pejalan kaki sekaligus pedestrian. Tidak dipakai selain untuk kegiatan pejalan kaki. “Insya Allah ramah bagi disabilitas,” ujarnya kepada Jawa Pos Radar Bojonegoro.

Dia mengatakan, sebanyak 12 titik trotoar yang diperbaiki tahun ini terdiri atas 11 trotoar di jalan perkotaan dan 1 titik di depan kantor Kecamatan Sukosewu. Trotoar jalan kota, di antaranya depan kantor Pemkab Bojonegoro, Jalan Teuku Umar, lingkungan alun-alun, Jalan Diponegoro, Jalan Trunojoyo, Jalan Gajah Mada, Jalan Jaksa Agung Suprapto, Jalan dr Wahidin, Jalan Ahmad Yani, Jalan WR Supratman, dan Jalan KH Mansyur.

Baca Juga :  Usai Kerja Bakti, Sertu Budi dan Narti Bersihkan Jalan

Kepala Seksi (Kasi) Pengembangan Prasarana Lingkungan DPKPCK Bojonegoro Fitra Malabuana mengungkapkan, bahan yang digunakan untuk lantai trotoar, yakni granit kasar. Sehingga trotoar akan ramah bagi disabilitas.

Ketinggian trotoar pun dibuat lebih rendah. Sebelumnya, tinggi trotoar 30 sentimeter (cm) kini dibuat 20 sentimeter. Ditargetkan proyek trotoar rampung pada Desember mendatang.

“Kami pilihkan granit kasar agar saat hujan tidak licin. Sekaligus kami buat lebih rendah trotoarnya,” terangnya.

Selain 12 paket proyek trotoar itu, ia mengatakan ada satu perbaikan trotoar lagi di Jalan Pattimura. Namun di LPSE tidak dimasukkan paket pembangunan trotoar, melainkan pembangunan saluran drainase.

“Jadi pembangunan drainase sekaligus trotoarnya,” pungkasnya.

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Pembangunan trotoar di kawasan perkotaan atau Kecamatan Kota, tahun ini terbilang besar. Ada 12 paket perbaikan trotoar. Berdasarkan data sistem Layanan Pengadaan secara Elektronik (LPSE) diketahui ada 12 paket proyek pembangunan trotoar. Totalnya sebanyak Rp 24,7 miliar.    

Berbeda dengan perbaikan trotoar tahun lalu hanya dua titik. Berdasar data website Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) pembangunan trotoar tahun lalu sebanyak  Rp 2,6 miliar. Sedangkan, rehabilitasi atau pemeliharaan trotoar Rp 2 miliar.

Tanda-tanda perbaikan trotoar mulai dilakukan. Sejumlah trotoar di wilayah perkotaan mulai dibongkar. Selain diperbaiki dengan batu granit, sejumlah masyarakat berharap perbaikan trotoar menjadi lebih nyaman dan inklusif atau bisa diakses penyandang disabilitas.

Baca Juga :  Tradisi Megengan Masih Lestari, Dongkrak Daya Beli

Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya (DPKPCK)  Bojonegoro Welly Fitrama mengatakan, desain trotoar yang hendak dibangun tersebut akan mengadaptasi trotoar di kota-kota besar. Tentu, konsepnya ramah bagi pejalan kaki.

Nantinya, trotoar tersebut benar-benar digunakan oleh pejalan kaki sekaligus pedestrian. Tidak dipakai selain untuk kegiatan pejalan kaki. “Insya Allah ramah bagi disabilitas,” ujarnya kepada Jawa Pos Radar Bojonegoro.

Dia mengatakan, sebanyak 12 titik trotoar yang diperbaiki tahun ini terdiri atas 11 trotoar di jalan perkotaan dan 1 titik di depan kantor Kecamatan Sukosewu. Trotoar jalan kota, di antaranya depan kantor Pemkab Bojonegoro, Jalan Teuku Umar, lingkungan alun-alun, Jalan Diponegoro, Jalan Trunojoyo, Jalan Gajah Mada, Jalan Jaksa Agung Suprapto, Jalan dr Wahidin, Jalan Ahmad Yani, Jalan WR Supratman, dan Jalan KH Mansyur.

Baca Juga :  150 SD Belum Miliki Kasek

Kepala Seksi (Kasi) Pengembangan Prasarana Lingkungan DPKPCK Bojonegoro Fitra Malabuana mengungkapkan, bahan yang digunakan untuk lantai trotoar, yakni granit kasar. Sehingga trotoar akan ramah bagi disabilitas.

Ketinggian trotoar pun dibuat lebih rendah. Sebelumnya, tinggi trotoar 30 sentimeter (cm) kini dibuat 20 sentimeter. Ditargetkan proyek trotoar rampung pada Desember mendatang.

“Kami pilihkan granit kasar agar saat hujan tidak licin. Sekaligus kami buat lebih rendah trotoarnya,” terangnya.

Selain 12 paket proyek trotoar itu, ia mengatakan ada satu perbaikan trotoar lagi di Jalan Pattimura. Namun di LPSE tidak dimasukkan paket pembangunan trotoar, melainkan pembangunan saluran drainase.

“Jadi pembangunan drainase sekaligus trotoarnya,” pungkasnya.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/