alexametrics
23.4 C
Bojonegoro
Wednesday, August 17, 2022

Muhajir Diperiksa Lagi

- Advertisement -

LAMONGAN, Radar Lamongan – Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Lamongan, Muhajir, kembali diperiksa Kejaksaan Negeri (Kejari) Lamongan kemarin (10/9) pagi. Dia diperiksa terkait statusnya sebagai mantan sekretaris KPUK Lamongan.

Sebab, ada dugaan penyimpangan dana hibah Pilkada Lamongan 2015. Kemarin, Muhajir tidak dipanggil sendirian. Juga, bendahara APBN KPUK, Iwan Prasetyo, dan Kasubag Hukum KPUK, Nikmah.

Kasi Pidsus Kejari Lamongan, Yugo Susandi, mengatakan, status Muhajir, Iwan, dan Nikmah masih sebagai saksi. Selanjutnya, kejari minggu depan memanggil komisioner KPUK.

‘’Dua minggu setelah pemanggilan komisioner, baru mengetahui hasilnya dan dilakukan penetapan tersangka,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Kerap Macet, Berlakukan Buka-Tutup Jalan

Muhajir saat keluar dari ruangan Kasi Pidsus mengatakan, dirinya dipanggil terkait dana hibah pilkada 2015. ‘’Pertanyaan saat pemeriksaan sekitar 14 atau 15 pertanyaan tadi, saya lupa,’’ katanya sambil berjalan cepat.

- Advertisement -

Pertanyaannya, lanjut dia,  terkait tupoksi dan mekanisme pencairan dana waktu itu.

Seperti diberitakan, Muhajir sebelumnya pernah diperiksa 25 Juli lalu.

LAMONGAN, Radar Lamongan – Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Lamongan, Muhajir, kembali diperiksa Kejaksaan Negeri (Kejari) Lamongan kemarin (10/9) pagi. Dia diperiksa terkait statusnya sebagai mantan sekretaris KPUK Lamongan.

Sebab, ada dugaan penyimpangan dana hibah Pilkada Lamongan 2015. Kemarin, Muhajir tidak dipanggil sendirian. Juga, bendahara APBN KPUK, Iwan Prasetyo, dan Kasubag Hukum KPUK, Nikmah.

Kasi Pidsus Kejari Lamongan, Yugo Susandi, mengatakan, status Muhajir, Iwan, dan Nikmah masih sebagai saksi. Selanjutnya, kejari minggu depan memanggil komisioner KPUK.

‘’Dua minggu setelah pemanggilan komisioner, baru mengetahui hasilnya dan dilakukan penetapan tersangka,’’ ujarnya.

Baca Juga :  Gelar Women Appreciation Week

Muhajir saat keluar dari ruangan Kasi Pidsus mengatakan, dirinya dipanggil terkait dana hibah pilkada 2015. ‘’Pertanyaan saat pemeriksaan sekitar 14 atau 15 pertanyaan tadi, saya lupa,’’ katanya sambil berjalan cepat.

- Advertisement -

Pertanyaannya, lanjut dia,  terkait tupoksi dan mekanisme pencairan dana waktu itu.

Seperti diberitakan, Muhajir sebelumnya pernah diperiksa 25 Juli lalu.

Artikel Terkait

Most Read

Banyak Mimpi yang Ingin Diraih

Pemilu Era Big data 

Tonton Tinju sebelum Bertanding

Temukan Lahan Industri Mangkrak

Artikel Terbaru


/