alexametrics
29.7 C
Bojonegoro
Wednesday, August 10, 2022

Musim Panas, Permintaan Kipas Angin Meningkat Tajam

BOJONEGORO – Musim kemarau memberikan keuntungan bagi penjual elektronik. Pasalnya, permintaan kulkas dan kipas angin sontak bertambah.

Sehingga, penjual mulai menambah stoknya untuk memenuhi permintaan. Salah satu penjual elektronik di Pasar Sumberrejo, Siti Rahma mengatakan, permintaan kipas angin dan kulkas mengalami kenaikan.

Hal itu karena kondisi cuaca memang sangat terik. Sehingga, kebutuhan kedua jenis elektronik tersebut sangat mendesak. 

Menurut Siti, permintaan elektronik selalu dipengaruhi oleh musim. Karena kebutuhan elektronik akan menyesuaikan dengan situasinya.

Misalnya Ramadan, permintaan cenderung didominasi oleh magic com. Sedangkan musim kemarau peminatnya rata-rata kipas dan kulkas.

”Dalam sehari penjualan bisa mencapai 5-6 unit,” ujarnya kemarin (10/9). 

Meski permintaan tinggi, harga perkakas elektronik tersebut masih stabil. Kipas angin ukuran kecil misalnya, dibandrol seharga Rp 150 ribu-Rp 175 ribu menyesuaikan merek.

Baca Juga :  Truk Tabrak Tiga Kendaraan, Sopir Panik. Ini Penyebabnya

Sedangkan ukuran besar biasanya dijual seharga Rp 250 ribu lebih. Begitu juga harga kulkas, menyesuaikan dengan merek dan ukurannya. 

Terpisah, Soewandi, penjual lainnya, mengatakan, permintaan perkakas elektronik masih stabil. Tetapi, untuk jenis air conditioner (AC) masih terbatas.

Selain harganya lebih mahal, peminat AC dari kalangan tertentu Konsumen belum terbiasa menggunakan produk tersebut sehingga peminatnya hanya kalangan tertentu.

BOJONEGORO – Musim kemarau memberikan keuntungan bagi penjual elektronik. Pasalnya, permintaan kulkas dan kipas angin sontak bertambah.

Sehingga, penjual mulai menambah stoknya untuk memenuhi permintaan. Salah satu penjual elektronik di Pasar Sumberrejo, Siti Rahma mengatakan, permintaan kipas angin dan kulkas mengalami kenaikan.

Hal itu karena kondisi cuaca memang sangat terik. Sehingga, kebutuhan kedua jenis elektronik tersebut sangat mendesak. 

Menurut Siti, permintaan elektronik selalu dipengaruhi oleh musim. Karena kebutuhan elektronik akan menyesuaikan dengan situasinya.

Misalnya Ramadan, permintaan cenderung didominasi oleh magic com. Sedangkan musim kemarau peminatnya rata-rata kipas dan kulkas.

”Dalam sehari penjualan bisa mencapai 5-6 unit,” ujarnya kemarin (10/9). 

Meski permintaan tinggi, harga perkakas elektronik tersebut masih stabil. Kipas angin ukuran kecil misalnya, dibandrol seharga Rp 150 ribu-Rp 175 ribu menyesuaikan merek.

Baca Juga :  Masih Memungkinan Gagal , Perjuangan K-2 Mengikuti Seleksi PPPK

Sedangkan ukuran besar biasanya dijual seharga Rp 250 ribu lebih. Begitu juga harga kulkas, menyesuaikan dengan merek dan ukurannya. 

Terpisah, Soewandi, penjual lainnya, mengatakan, permintaan perkakas elektronik masih stabil. Tetapi, untuk jenis air conditioner (AC) masih terbatas.

Selain harganya lebih mahal, peminat AC dari kalangan tertentu Konsumen belum terbiasa menggunakan produk tersebut sehingga peminatnya hanya kalangan tertentu.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/