alexametrics
29.7 C
Bojonegoro
Friday, August 12, 2022

HANYA LAMONGAN, KABUPATEN DI JATIM YANG PENUHI TARGET SENSUS ONLINE

Radar Lamongan – Sensus Penduduk (SP) Online yang dilaksanakan 15 Februari – 29 Mei 2020 telah berakhir. Pelaksanaan sensus yang dilakukan secara mandiri dengan cara mengisi kuesioner sensus di laman sensus.bps. go.id itu ternyata banyak mengundang antusiasme masyarakat Lamongan.

Hasilnya membanggakan. Kabupaten Lamongan berhasil melampaui target SP Online yang dicanangkan pemerintah pusat. Pemerintah Pusat menargetkan sekitar 18 juta keluarga di Indonesia akan berpartisipasi mensukseskan pelaksanaan SP Online 2020.

Bahkan, Kabupaten Lamongan menjadi satu-satunya kabupaten di Jawa Timur yang mampu melampaui target. Persentase keluarga clean terhadap target mencapai 106,86 persen. Data Jumlah Keluarga di Kabupaten Lamongan pada tahun 2020 diiestimasikan sebanyak 349.280 KK. Dari jumlah itu, 127.327 KK keluarga respons, dan 121.405 keluarga clean. Kecamatan Lamongan memiliki antusiasme tertinggi. Jumlah keluarga clean 12.023 dari jumlah estimasi 18.971 KK (63,38 persen).

Baca Juga :  Setahun Pandemi Covid-19 BPJAMSOSTEK Bojonegoro Bayar Klaim Rp 77 M

Berkat partisipasi warga Kota Soto ini, Kabupaten Lamongan memperoleh piagam penghargaan sebagai kabupaten dengan capaian response rate yang melebihi target dalam pelaksanaan Sensus Penduduk Online. Bupati Lamongan Fadeli menerima piagam penghargaan dari Badan Pusat Statistik (BPS) yang diserahkan oleh Kepala BPS Provinsi Jawa Timur, Dr. Dadang Hardiawan, S.Si, M.Si di ruang kerja bupaƟ Lamongan Kamis (30/7).

“Saya mengucapkan terima kasih atas antusiasme masyarakat Lamongan dalam mensukseskan pelaksanaan SP Online 2020. Melalui partisipasi ini, mari kita bersama-sama bangun Indonesia dengan satu data kependudukan,” ujar Bupati Fadeli. Kepala BPS Kabupaten Lamongan Ellyn Tambarnita Brahmana, SE, M.Si. menuturkan, masyarakat Lamongan yang belum berpartisipasi dalam sensus penduduk secara online tetap dapat berpartisipasi dalam pendataan penduduk pada September 2020.

Baca Juga :  Bupati Resmikan Masjid Nurul Ilmi SMPN 1 Lamongan

Radar Lamongan – Sensus Penduduk (SP) Online yang dilaksanakan 15 Februari – 29 Mei 2020 telah berakhir. Pelaksanaan sensus yang dilakukan secara mandiri dengan cara mengisi kuesioner sensus di laman sensus.bps. go.id itu ternyata banyak mengundang antusiasme masyarakat Lamongan.

Hasilnya membanggakan. Kabupaten Lamongan berhasil melampaui target SP Online yang dicanangkan pemerintah pusat. Pemerintah Pusat menargetkan sekitar 18 juta keluarga di Indonesia akan berpartisipasi mensukseskan pelaksanaan SP Online 2020.

Bahkan, Kabupaten Lamongan menjadi satu-satunya kabupaten di Jawa Timur yang mampu melampaui target. Persentase keluarga clean terhadap target mencapai 106,86 persen. Data Jumlah Keluarga di Kabupaten Lamongan pada tahun 2020 diiestimasikan sebanyak 349.280 KK. Dari jumlah itu, 127.327 KK keluarga respons, dan 121.405 keluarga clean. Kecamatan Lamongan memiliki antusiasme tertinggi. Jumlah keluarga clean 12.023 dari jumlah estimasi 18.971 KK (63,38 persen).

Baca Juga :  Langsung Menatap Madura United

Berkat partisipasi warga Kota Soto ini, Kabupaten Lamongan memperoleh piagam penghargaan sebagai kabupaten dengan capaian response rate yang melebihi target dalam pelaksanaan Sensus Penduduk Online. Bupati Lamongan Fadeli menerima piagam penghargaan dari Badan Pusat Statistik (BPS) yang diserahkan oleh Kepala BPS Provinsi Jawa Timur, Dr. Dadang Hardiawan, S.Si, M.Si di ruang kerja bupaƟ Lamongan Kamis (30/7).

“Saya mengucapkan terima kasih atas antusiasme masyarakat Lamongan dalam mensukseskan pelaksanaan SP Online 2020. Melalui partisipasi ini, mari kita bersama-sama bangun Indonesia dengan satu data kependudukan,” ujar Bupati Fadeli. Kepala BPS Kabupaten Lamongan Ellyn Tambarnita Brahmana, SE, M.Si. menuturkan, masyarakat Lamongan yang belum berpartisipasi dalam sensus penduduk secara online tetap dapat berpartisipasi dalam pendataan penduduk pada September 2020.

Baca Juga :  Curi HP – Uang Tetangga Rp 10 Juta, Dituntut 1,5 Tahun

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/