alexametrics
27.2 C
Bojonegoro
Friday, May 27, 2022

Pasien Terkonfirmasi Covid-19 di 99 Desa dan Kelurahan

Radar Lamongan – Pertumbuhan kasus terkonfirmasi Covid-19 tidak merata. Berdasarkan laporan Covid Center Lamongan, 371 desa dari 462 desa dan empat kelurahan dari 12 kelurahan tidak ada kasus terkonfirmasi.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Taufik Hidayat menjelaskan, desa/kelurahan yang nihil kasus positif berarti bisa menerapkan standar pencegahan dengan benar.

Selain itu, di wilayah tersebut tidak ada pekerja pulang pergi, pemudik, atau impor dari kabupaten lain. Sehingga penerapan protokol kesehatan bisa dilakukan secara maksimal.

Taufik mengatakan, temuan kasus baru di Lamongan sudah dibedakan sesuai klasternya. Saat ini, temuan terbanyak masih dari klaster nelayan yang tersebar di Kecamatan Paciran.

Yakni, 14 kasus di Kelurahan Blimbing dan enam kasus di Desa Kandangsemangkon. Sementara di Kecamatan Brondong terbanyak di Kelurahan Brondong (12 kasus).

Baca Juga :  Kata Gadis ini, Pebisnis Harus Peka

‘’Kita bedakan klasternya untuk memudahkan tracing dan meminimalisir adanya penularan virus,” tuturnya. Taufik menambahkan, penambahan kasus saat ini hasil swab beberapa hari sebelumnya.

Perhitungan ratio penularan berdasarkan onset penyakit. Penularannya cukup mudah lewat droplet, percikan keluar dari hidung dan mulut, serta cairan yang keluar ketika bersin atau batuk.

Virus tersebut bisa bertahan delapan jam meski dalam kondisi kering. Sementara itu, kemarin menjadi jadwal terakhir tim hunter provinsi melakukan rapid di Puskesmas Karangkembang Babat.

Hasilnya, lima orang reaktif dan 268 orang nonreaktif saat dirapid test. Pasien reaktif langsung diminta isolasi mandiri dan dilakukan swab test. 

Radar Lamongan – Pertumbuhan kasus terkonfirmasi Covid-19 tidak merata. Berdasarkan laporan Covid Center Lamongan, 371 desa dari 462 desa dan empat kelurahan dari 12 kelurahan tidak ada kasus terkonfirmasi.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Taufik Hidayat menjelaskan, desa/kelurahan yang nihil kasus positif berarti bisa menerapkan standar pencegahan dengan benar.

Selain itu, di wilayah tersebut tidak ada pekerja pulang pergi, pemudik, atau impor dari kabupaten lain. Sehingga penerapan protokol kesehatan bisa dilakukan secara maksimal.

Taufik mengatakan, temuan kasus baru di Lamongan sudah dibedakan sesuai klasternya. Saat ini, temuan terbanyak masih dari klaster nelayan yang tersebar di Kecamatan Paciran.

Yakni, 14 kasus di Kelurahan Blimbing dan enam kasus di Desa Kandangsemangkon. Sementara di Kecamatan Brondong terbanyak di Kelurahan Brondong (12 kasus).

Baca Juga :  Lokasi Gedung Baru DPRD Bojonegoro Hampir Pasti

‘’Kita bedakan klasternya untuk memudahkan tracing dan meminimalisir adanya penularan virus,” tuturnya. Taufik menambahkan, penambahan kasus saat ini hasil swab beberapa hari sebelumnya.

Perhitungan ratio penularan berdasarkan onset penyakit. Penularannya cukup mudah lewat droplet, percikan keluar dari hidung dan mulut, serta cairan yang keluar ketika bersin atau batuk.

Virus tersebut bisa bertahan delapan jam meski dalam kondisi kering. Sementara itu, kemarin menjadi jadwal terakhir tim hunter provinsi melakukan rapid di Puskesmas Karangkembang Babat.

Hasilnya, lima orang reaktif dan 268 orang nonreaktif saat dirapid test. Pasien reaktif langsung diminta isolasi mandiri dan dilakukan swab test. 

Artikel Terkait

Most Read

Persela: Bus Baru, Semangat Baru

Hujan Masih Parsial

Artikel Terbaru


/