alexametrics
23.5 C
Bojonegoro
Wednesday, August 10, 2022

PPDB Jenjang SMPN: Salah Pilih Rayon Berakibat Fatal

TUBAN – Penerapan sistem rayonisasi pada penerimaan peserta didik baru (PPDB) jalur reguler jenjang SMPN, menuntut setiap orang tua dan siswa jeli dalam menentukan pilihan sekolah. Sebab, sedikit saja salah dalam menentukan pilihan bisa berakibat fatal.

Berbeda dengan PPDB SMAN yang masih bisa menentukan pilihan pertama dan kedua pada zona yang berbeda. Khusus PPDB SMPN, pilihan sekolah harus dalam satu rayon. Untuk itu, para orang tua harus bijaksana dalam menentukan pilihan rayon. Jangan sampai memberatkan anak. Utamanya, bagi orang tua yang terobsesi anaknya masuk di SMPN unggulan. Jika obsesi tersebut tidak diukur dengan kemampuan yang dimiliki si anak, maka bisa berakibat fatal.

Calon peserta didik dari Kecamatan Merakurak, misalnya. Jika memang kemampuannya tidak mencukupi untuk masuk di sekolah unggulan SMPN 1 Tuban maupun SMPN 3 Tuban, maka sebaiknya jangan memaksakan diri. Sebab, berkas pendaftaran yang sudah masuk sudah tidak bisa dicabut lagi.

Baca Juga :  Disdik Ingatkan Sekolah Lebih Hati-Hati

Artinya, jika sudah menentukan pilihan di SMPN 1 Tuban atau di SMPN 3 Tuban, maka secara otomatis sudah masuk dalam rayon tersebut. Dengan begitu, jika tidak masuk dalam pilihan pertama, maka harus turun pada pilihan berikutnya dalam satu rayon. Tidak bisa lagi kembali ke rayon yang dekat dengan rumah si anak. Dengan demikian, jarak rumah dengan sekolah akan semakin jauh.

Sebagaimana diketahui, SMPN 1 Tuban masuk dalam rayon I bersama SMPN 5 Tuban, SMPN 7 Tuban, SMPN 1 Palang, dan SMPN 2 Palang.

Plt Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Tuban Nur Khamid berharap, para orang tua bisa menentukan pilihan sekolah yang terbaik untuk anaknya. Dan, salah satu pilihan sekolah yang baik adalah tidak jauh dari rumah. ‘’Jangan sampai salah menentukan pilihan yang bisa membuat anak jauh dari sekolah tujuannya,’’ katanya kepada Jawa Pos Radar Tuban.

Baca Juga :  Pagu Belum Terpenuhi, MTsN di Bojonegoro Perpanjang PPDB

Ditegaskan Khamid, dengan adanya sistem rayon atau zonasi tersebut, kini kesempatan calon siswa untuk diterima di sekolah yang dekat dengan rumahnya sangat terbuka lebar. Bahkan, anak yang rumahnya dekat dengan sekolah pasti akan diterima.

‘’Sudah sering kami sampaikan kepada orang tua wali murid agar tidak pusing-pusing dengan sistem zonasi, maka pilihlah sekolah yang dekat dengan rumah saja. Saya jamin pasti diterima,’’ katanya memberikan solusi bagi orang tua yang kebingungan dengan skema PPBD dengan menggunakan sistem rayonisasi. Selain itu, juga menghindarkan orang tua salah dalam menentukan pilihan rayon.

TUBAN – Penerapan sistem rayonisasi pada penerimaan peserta didik baru (PPDB) jalur reguler jenjang SMPN, menuntut setiap orang tua dan siswa jeli dalam menentukan pilihan sekolah. Sebab, sedikit saja salah dalam menentukan pilihan bisa berakibat fatal.

Berbeda dengan PPDB SMAN yang masih bisa menentukan pilihan pertama dan kedua pada zona yang berbeda. Khusus PPDB SMPN, pilihan sekolah harus dalam satu rayon. Untuk itu, para orang tua harus bijaksana dalam menentukan pilihan rayon. Jangan sampai memberatkan anak. Utamanya, bagi orang tua yang terobsesi anaknya masuk di SMPN unggulan. Jika obsesi tersebut tidak diukur dengan kemampuan yang dimiliki si anak, maka bisa berakibat fatal.

Calon peserta didik dari Kecamatan Merakurak, misalnya. Jika memang kemampuannya tidak mencukupi untuk masuk di sekolah unggulan SMPN 1 Tuban maupun SMPN 3 Tuban, maka sebaiknya jangan memaksakan diri. Sebab, berkas pendaftaran yang sudah masuk sudah tidak bisa dicabut lagi.

Baca Juga :  Dua SMAN Belum Penuhi Pagu

Artinya, jika sudah menentukan pilihan di SMPN 1 Tuban atau di SMPN 3 Tuban, maka secara otomatis sudah masuk dalam rayon tersebut. Dengan begitu, jika tidak masuk dalam pilihan pertama, maka harus turun pada pilihan berikutnya dalam satu rayon. Tidak bisa lagi kembali ke rayon yang dekat dengan rumah si anak. Dengan demikian, jarak rumah dengan sekolah akan semakin jauh.

Sebagaimana diketahui, SMPN 1 Tuban masuk dalam rayon I bersama SMPN 5 Tuban, SMPN 7 Tuban, SMPN 1 Palang, dan SMPN 2 Palang.

Plt Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Tuban Nur Khamid berharap, para orang tua bisa menentukan pilihan sekolah yang terbaik untuk anaknya. Dan, salah satu pilihan sekolah yang baik adalah tidak jauh dari rumah. ‘’Jangan sampai salah menentukan pilihan yang bisa membuat anak jauh dari sekolah tujuannya,’’ katanya kepada Jawa Pos Radar Tuban.

Baca Juga :  Disdik Ingatkan Sekolah Lebih Hati-Hati

Ditegaskan Khamid, dengan adanya sistem rayon atau zonasi tersebut, kini kesempatan calon siswa untuk diterima di sekolah yang dekat dengan rumahnya sangat terbuka lebar. Bahkan, anak yang rumahnya dekat dengan sekolah pasti akan diterima.

‘’Sudah sering kami sampaikan kepada orang tua wali murid agar tidak pusing-pusing dengan sistem zonasi, maka pilihlah sekolah yang dekat dengan rumah saja. Saya jamin pasti diterima,’’ katanya memberikan solusi bagi orang tua yang kebingungan dengan skema PPBD dengan menggunakan sistem rayonisasi. Selain itu, juga menghindarkan orang tua salah dalam menentukan pilihan rayon.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/