alexametrics
29.3 C
Bojonegoro
Sunday, June 26, 2022

Hanya Tujuh CJH Cadangan Berangkat

KOTA – Tidak Semua calon jamaah haji (CJH) cadangan dari Bojonegoro yang bisa berangkat tahun ini. Dari 18 CJH cadangan yang telah melunasi biaya pelaksanaan ibadah haji (BPIH), hanya tujuh CJH yang bisa berangkat. “Hanya tujuh CJH cadangan yang sudah positif berangkat,” kata Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah Kemenag Bojonegoro Masrukin minggu (10/6).

Dia menjelaskan, penentuan keberangkatan CJH cadangan dilakukan langsung oleh Kanwil Kemenag Jatim. Sebab keberangkatannya berdasarkan kekosongan kursi CJH di seluruh Jatim. 

Menurut dia, para CJH cadangan yang sudah mendapatkan porsi keberangkatan itu, tidak berangkat dalam kelompok terbang (kloter) Bojonegoro. Mereka akan digabung dengan CJH kloter lainnya yang ada di Jatim. “Mereka nanti masuk kloter 44. Kalau Bojonegoro kloter 39, 40, dan 41,” ujarnya.

Baca Juga :  Malam Ini, Jamaah Haji Tiba di Tuban

Dia menjelaskan, para CJH cadangan tidak bisa masuk kloter Bojonegoro, karena kloter Kota Ledre itu sudah penuh. Sehingga tidak memungkinkan lagi CJH cadangan ikut bergabung. “Kalau Bojonegoro sudah full,” jelasnya. 

Masrukin melanjutkan, kemungkinan besar masih ada tambahan untuk CJH cadangan. Sehingga, 11 CJH cadangan yang masih belum dipanggil diperkirakan bisa berangkat. “Sepertinya masih ada lagi. Semoga yang sisa cadangan bisa berangkat semua,” jelasnya.

Menurut dia, pihaknya sudah memberikan penjelasan pada CJH cadangan mengenai keberangkatan. Sebab CJH cadangan diwajibkan melunasi BPIH, namun keberangkatan menunggu kanwil. “Mereka bisa diberangkatkan atau tidak, tergantung kuota yang tersisa,“ terangnya.

Dia menambahkan, awalnya jumlah CJH cadangan di Bojonegoro mencapai 60 orang lebih. Namun yang melakukan pelunasan hanya 18 orang. 

Baca Juga :  Selidiki Penyebab Pasar Bungkal Balen, Bojonegoro Terbakar

Menurut Masrukin, CJH Bojonegoro dipastikan berangkat pada 29 Juni mendatang. Jumlah CJH yang dipastikan berangkat ke tanah suci mencapai 1.335 orang. Kini mereka tinggal menunggu pelaksanaan manasik. “Juga masih ada yang belum menuntaskan kepengurusan paspornya,” tukasnya.

KOTA – Tidak Semua calon jamaah haji (CJH) cadangan dari Bojonegoro yang bisa berangkat tahun ini. Dari 18 CJH cadangan yang telah melunasi biaya pelaksanaan ibadah haji (BPIH), hanya tujuh CJH yang bisa berangkat. “Hanya tujuh CJH cadangan yang sudah positif berangkat,” kata Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah Kemenag Bojonegoro Masrukin minggu (10/6).

Dia menjelaskan, penentuan keberangkatan CJH cadangan dilakukan langsung oleh Kanwil Kemenag Jatim. Sebab keberangkatannya berdasarkan kekosongan kursi CJH di seluruh Jatim. 

Menurut dia, para CJH cadangan yang sudah mendapatkan porsi keberangkatan itu, tidak berangkat dalam kelompok terbang (kloter) Bojonegoro. Mereka akan digabung dengan CJH kloter lainnya yang ada di Jatim. “Mereka nanti masuk kloter 44. Kalau Bojonegoro kloter 39, 40, dan 41,” ujarnya.

Baca Juga :  Purnama Sastra yang Memesona di Balik Ruang Redaksi Radar Bojonegoro

Dia menjelaskan, para CJH cadangan tidak bisa masuk kloter Bojonegoro, karena kloter Kota Ledre itu sudah penuh. Sehingga tidak memungkinkan lagi CJH cadangan ikut bergabung. “Kalau Bojonegoro sudah full,” jelasnya. 

Masrukin melanjutkan, kemungkinan besar masih ada tambahan untuk CJH cadangan. Sehingga, 11 CJH cadangan yang masih belum dipanggil diperkirakan bisa berangkat. “Sepertinya masih ada lagi. Semoga yang sisa cadangan bisa berangkat semua,” jelasnya.

Menurut dia, pihaknya sudah memberikan penjelasan pada CJH cadangan mengenai keberangkatan. Sebab CJH cadangan diwajibkan melunasi BPIH, namun keberangkatan menunggu kanwil. “Mereka bisa diberangkatkan atau tidak, tergantung kuota yang tersisa,“ terangnya.

Dia menambahkan, awalnya jumlah CJH cadangan di Bojonegoro mencapai 60 orang lebih. Namun yang melakukan pelunasan hanya 18 orang. 

Baca Juga :  Legislatif Minta Fokus Turunkan Angka Positif

Menurut Masrukin, CJH Bojonegoro dipastikan berangkat pada 29 Juni mendatang. Jumlah CJH yang dipastikan berangkat ke tanah suci mencapai 1.335 orang. Kini mereka tinggal menunggu pelaksanaan manasik. “Juga masih ada yang belum menuntaskan kepengurusan paspornya,” tukasnya.

Artikel Terkait

Most Read

Sukses, Overhaul Serious Inspection #1

Tiga OPD Serapannya Rendah

Gandeng Sembilan Pakar Hukum

Artikel Terbaru


/