alexametrics
32.7 C
Bojonegoro
Monday, August 8, 2022

UNBK Kejar Paket Lebih Berat 

BOJONEGORO – Siswa kejar paket C dan B harus belajar keras. Sebab, mata pelajaran (mapel) yang akan masuk UNBK lebih banyak dibanding sekolah formal. Sekolah formal hanya melaksanakan empat mapel. Sedangkan siswa kejar paket ada tujuh mapel yang harus dikerjakan. ”Juknis dari Kemendikbud demikian. Jadi, harus dilaksanakan,” ungkap Kabid Paud dan Dikmas Disdik Bojonegoro Nandar kemarin. 

Nandar menjelaskan, mapel yang akan diujikan selama tiga hari pelaksanakan UNBK paket C adalah bahasa Indonesia, geologi, matematika, sosiologi, Pkn, bahasa Inggris, dan ekonomi. Sedangkan sekolah formal hanya empat mapel. Yaitu, bahasa Indonesia, matematika, bahasa Inggris, dan satu mapel jurusan. ”Waktunya sebenarnya 4 hari. Tapi rapat di Surabaya lalu diputuskan Jatim hanya tiga hari. Jadi, mapel hari ke-4 digabung hari ke-3,” terang dia.  

Selain itu, UNBK untuk siswa kejar paket juga hanya dilakukan satu sesi. Tidak ada sesi kedua atau ketiga. UNBK kejar paket menggunakan skema seperti unas berbasis kertas. Yaitu, jam pertama dan kedua. ”Kalau di sekolah formal kan sesi,” jelasnya.

Baca Juga :  Komunitas Dongeng Tak Lelah Menyemangati Anak-Anak

Mengenai persiapan, lanjut Nandar, bisa dipastikan sudah matang. Para siswa sudah beberapa kali melaksanakan simulasi. Sehingga, pada pelaksanaanya nanti, dia yakin tidak ada kendala. Terutama pada siswa. 

UNBK kejar paket dilaksanakan mulai 27 hingga 29 April mendatang. Para siswa kejar paket akan menumpang di sejumlah sekolah formal. Sebab, kajer paket tidak memiliki gedung sendiri. Bahkan, untuk melaksanakan pembelajaran setiap hari. 

UNBK paket B akan diikuti sebanyak 895 orang. Sedangkan paket C jumlahnya mencapai 2.969. Biaya UNBK peserta kejar paket tersebut ditanggung oleh Kemendibud. Kemendikbud mengucurkan biaya senilai Rp 25 ribu untuk paket C dan Rp 20 ribu untuk paket B. Dari jumlah itu, paket B akan mendapatkan anggaran senilai Rp 17 juta. Sedangkan paket C yang jumlahnya mencapai 2.969 nominalnya mencapai Rp 71 juta. Dana tersebut digunakan untuk biaya pelaksanaan UNBK. Mulai biaya sewa hingga honor tutor dan proktor UNBK. 

Baca Juga :  Ingin Libur Lama, Santri ini Bakar Rak Sepatu Pondok Pesantren

Sementara itu, persiapan UNBK jenjang SMP juga terus dimatangkan. Terutama soal sinkronisasi UNBK. Sinkronisasi akan dimulai pada Sabtu hingga Minggu mendatang. ”Persiapan saat ini mengecek semua jaringan dan kesiapan perangkat,” jelas Kabid SMP Disdik Bojonegoro Puji Widodo kemarin. 

Puji menjelaskan, simulasi dan tryout UNBK sudah rampung. Siswa saat ini memasuki hari tenang. Sehingga, pada hari H pelaksanaan UNBK mereka bisa lebih fresh. UNBK SMP dilaksanakan Senin besok. (zim/nas)

BOJONEGORO – Siswa kejar paket C dan B harus belajar keras. Sebab, mata pelajaran (mapel) yang akan masuk UNBK lebih banyak dibanding sekolah formal. Sekolah formal hanya melaksanakan empat mapel. Sedangkan siswa kejar paket ada tujuh mapel yang harus dikerjakan. ”Juknis dari Kemendikbud demikian. Jadi, harus dilaksanakan,” ungkap Kabid Paud dan Dikmas Disdik Bojonegoro Nandar kemarin. 

Nandar menjelaskan, mapel yang akan diujikan selama tiga hari pelaksanakan UNBK paket C adalah bahasa Indonesia, geologi, matematika, sosiologi, Pkn, bahasa Inggris, dan ekonomi. Sedangkan sekolah formal hanya empat mapel. Yaitu, bahasa Indonesia, matematika, bahasa Inggris, dan satu mapel jurusan. ”Waktunya sebenarnya 4 hari. Tapi rapat di Surabaya lalu diputuskan Jatim hanya tiga hari. Jadi, mapel hari ke-4 digabung hari ke-3,” terang dia.  

Selain itu, UNBK untuk siswa kejar paket juga hanya dilakukan satu sesi. Tidak ada sesi kedua atau ketiga. UNBK kejar paket menggunakan skema seperti unas berbasis kertas. Yaitu, jam pertama dan kedua. ”Kalau di sekolah formal kan sesi,” jelasnya.

Baca Juga :  Ingin Libur Lama, Santri ini Bakar Rak Sepatu Pondok Pesantren

Mengenai persiapan, lanjut Nandar, bisa dipastikan sudah matang. Para siswa sudah beberapa kali melaksanakan simulasi. Sehingga, pada pelaksanaanya nanti, dia yakin tidak ada kendala. Terutama pada siswa. 

UNBK kejar paket dilaksanakan mulai 27 hingga 29 April mendatang. Para siswa kejar paket akan menumpang di sejumlah sekolah formal. Sebab, kajer paket tidak memiliki gedung sendiri. Bahkan, untuk melaksanakan pembelajaran setiap hari. 

UNBK paket B akan diikuti sebanyak 895 orang. Sedangkan paket C jumlahnya mencapai 2.969. Biaya UNBK peserta kejar paket tersebut ditanggung oleh Kemendibud. Kemendikbud mengucurkan biaya senilai Rp 25 ribu untuk paket C dan Rp 20 ribu untuk paket B. Dari jumlah itu, paket B akan mendapatkan anggaran senilai Rp 17 juta. Sedangkan paket C yang jumlahnya mencapai 2.969 nominalnya mencapai Rp 71 juta. Dana tersebut digunakan untuk biaya pelaksanaan UNBK. Mulai biaya sewa hingga honor tutor dan proktor UNBK. 

Baca Juga :  Anggota DPRD Minta Tunjangan Perumahan Naik

Sementara itu, persiapan UNBK jenjang SMP juga terus dimatangkan. Terutama soal sinkronisasi UNBK. Sinkronisasi akan dimulai pada Sabtu hingga Minggu mendatang. ”Persiapan saat ini mengecek semua jaringan dan kesiapan perangkat,” jelas Kabid SMP Disdik Bojonegoro Puji Widodo kemarin. 

Puji menjelaskan, simulasi dan tryout UNBK sudah rampung. Siswa saat ini memasuki hari tenang. Sehingga, pada hari H pelaksanaan UNBK mereka bisa lebih fresh. UNBK SMP dilaksanakan Senin besok. (zim/nas)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/