alexametrics
24.6 C
Bojonegoro
Friday, August 12, 2022

Tinggal Menunggu Ahli Bahasa 

LAMONGAN –  Diam-diam Polres Lamongan telah melakukan pemeriksaan terhadap saksi pelapor maupun terlapor terkait kasus dugaan pencemaran nama baik lewat postingan di media sosial. Proses selanjutnya tinggal menunggu saksi ahli bahasa.‘’Tinggal tunggu saksi ahli bahasa,’’ kata  Kasat Reskrim Polres Lamongan AKP Yadwivana Jumbo Qantason selasa (10/4).Dia mengungkapkan, pemilik akun facebook, Nur Rozuqin sebagai terlapor sudah dimintai keterangan. Sebelumnya para pelapor telah diminta keterangan terlebih dahulu.

‘’Pemilik akun sudah datang ke Polres Lamongan dan telah dimintai keterangan terkait postingannya tersebut,’’ ungkapnya. Menurut dia, dimintainya keterangan pemilik akun facebook tersebut sudah dilakukan sekitar tiga hari yang lalu. Hal itu dilakukan untuk memastikan apakah benar dirinya yang melakukan postingan yang telah dilaporkan oleh saksi pelapor.  ‘’Pemilik akun membenarkan. Garis besarnya, dia (pemilik akun,Red) mengungkapkan kekesalan atau unek – unek di dalam hatinya melalui media sosial,’’ ungkapnya 

Baca Juga :  Belanja Daring Banyak Digemari Kalangan Muda

Jumbo menegaskan, semua pelapor yang berjumlah 12 orang sudah dimintai keterangan. Begitu juga dengan terlapor. Proses akan dilanjutkan dengan meminta keterangan saksi ahli bahasa. ‘’Semua sudah dimintai keterangan. Tinggal menunggu ahli bahasa untuk proses lebih lanjut,’’ terangnya

Menurut dia, kalau memang benar mengandung pelanggaran hukum,  tentu akan dilakukan penindakan. Tidak menutup kemungkinan berupa penahanan tersangka. ‘’Penindakan atau tidak menunggu ahli bahasa,’’ tukasnya. 

Sebelumnya diberitakan, kalangan pendamping desa dan kepala desa berjumlah 12 orang melapor ke Mapolres Lamongan. Mereka merasa mengalami pencemaran nama baik oleh postingan di akun facebook Nur Rozuqin. Postingan itu berbunyi ‘ternyata tidak hanya Kades yang banyak jadi Pemborong,Pendamping desa pun ada yang jadi pemborong Bajingan Juga ‘’.

Baca Juga :  Ribuan Warga Muhammadiyah Bojonegoro Bergemuruh Rayakan Milad ke 107

LAMONGAN –  Diam-diam Polres Lamongan telah melakukan pemeriksaan terhadap saksi pelapor maupun terlapor terkait kasus dugaan pencemaran nama baik lewat postingan di media sosial. Proses selanjutnya tinggal menunggu saksi ahli bahasa.‘’Tinggal tunggu saksi ahli bahasa,’’ kata  Kasat Reskrim Polres Lamongan AKP Yadwivana Jumbo Qantason selasa (10/4).Dia mengungkapkan, pemilik akun facebook, Nur Rozuqin sebagai terlapor sudah dimintai keterangan. Sebelumnya para pelapor telah diminta keterangan terlebih dahulu.

‘’Pemilik akun sudah datang ke Polres Lamongan dan telah dimintai keterangan terkait postingannya tersebut,’’ ungkapnya. Menurut dia, dimintainya keterangan pemilik akun facebook tersebut sudah dilakukan sekitar tiga hari yang lalu. Hal itu dilakukan untuk memastikan apakah benar dirinya yang melakukan postingan yang telah dilaporkan oleh saksi pelapor.  ‘’Pemilik akun membenarkan. Garis besarnya, dia (pemilik akun,Red) mengungkapkan kekesalan atau unek – unek di dalam hatinya melalui media sosial,’’ ungkapnya 

Baca Juga :  Meski Antrean 32 Tahun, Per Bulan Ada 112 Pendaftar Haji

Jumbo menegaskan, semua pelapor yang berjumlah 12 orang sudah dimintai keterangan. Begitu juga dengan terlapor. Proses akan dilanjutkan dengan meminta keterangan saksi ahli bahasa. ‘’Semua sudah dimintai keterangan. Tinggal menunggu ahli bahasa untuk proses lebih lanjut,’’ terangnya

Menurut dia, kalau memang benar mengandung pelanggaran hukum,  tentu akan dilakukan penindakan. Tidak menutup kemungkinan berupa penahanan tersangka. ‘’Penindakan atau tidak menunggu ahli bahasa,’’ tukasnya. 

Sebelumnya diberitakan, kalangan pendamping desa dan kepala desa berjumlah 12 orang melapor ke Mapolres Lamongan. Mereka merasa mengalami pencemaran nama baik oleh postingan di akun facebook Nur Rozuqin. Postingan itu berbunyi ‘ternyata tidak hanya Kades yang banyak jadi Pemborong,Pendamping desa pun ada yang jadi pemborong Bajingan Juga ‘’.

Baca Juga :  Belanja Daring Banyak Digemari Kalangan Muda

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/