alexametrics
24.5 C
Bojonegoro
Tuesday, August 9, 2022

Konsep Penyangga Kota Perlu Keseriusan

DANDER – Kecamatan Dander diproyeksikan sebagai kawasan yang dikembangkan. Termasuk perluasan perkotaan akan diarahkan ke kawasan selatan ini. Selain banyaknya perumahan, kawasan ini juga memiliki ciri khas kampung kuliner. Musfota salah satu pengusaha di Kecamatan Dander mengatakan, banyak potensi yang perlu ada penataan serius. Jika Dander menjadi kawasan hunian, perlu ada perhatian khusus. Apalagi, banyak yang menyebut Dander sebagai penyangga kota. 

Nah, jika penyangga kota ini tidak dikelola dengan maksimal, akan berdampak pada masyarakatnya itu sendiri. “Jadinya kan penyangga kota yang mati suri,” ujarnya lantas memastikan Dander yang diproyeksikan wisata juga masih setengah hati. 

Wakil Ketua DPRD Bojonegoro Sukur Priyanto mengatakan, mendorong pemkab mengembangkan perluasan perkotaan ke arah selatan, timur, dan barat. “Kalau ke utara sudah tidak mungkin. Jadi, kalau ke selatan ya salah satunya Dander,” katanya. 

Baca Juga :  Bu Anna: Tunggu Saja 2021 Nanti, Ada Program Lebih Baik Lagi

Dia menjelaskan, Dander salah satu kecamatan berpotensi dikembangkan menjadi perkotaan. Kelak jika tidak ada penataan yang jelas, jalur kota akan semakin padat. Sehingga, untuk memperlebar perkotaan ke wilayah Dander itu menjadi penting. “Secara geografis juga tepat,” terang dia. 

Jika Dander kelak dikembangkan menjadi perkotaan, menurut Sukur, agar diperhatikan akses fasilitas umumnya. Baik pendidikan hingga kesehatan. Dengan begitu bisa menopang perekonomian masyarakat. “Jadi pembangunan juga tidak terpusat di perkotaan saja,” tandas politikus Partai Demokrat ini.

DANDER – Kecamatan Dander diproyeksikan sebagai kawasan yang dikembangkan. Termasuk perluasan perkotaan akan diarahkan ke kawasan selatan ini. Selain banyaknya perumahan, kawasan ini juga memiliki ciri khas kampung kuliner. Musfota salah satu pengusaha di Kecamatan Dander mengatakan, banyak potensi yang perlu ada penataan serius. Jika Dander menjadi kawasan hunian, perlu ada perhatian khusus. Apalagi, banyak yang menyebut Dander sebagai penyangga kota. 

Nah, jika penyangga kota ini tidak dikelola dengan maksimal, akan berdampak pada masyarakatnya itu sendiri. “Jadinya kan penyangga kota yang mati suri,” ujarnya lantas memastikan Dander yang diproyeksikan wisata juga masih setengah hati. 

Wakil Ketua DPRD Bojonegoro Sukur Priyanto mengatakan, mendorong pemkab mengembangkan perluasan perkotaan ke arah selatan, timur, dan barat. “Kalau ke utara sudah tidak mungkin. Jadi, kalau ke selatan ya salah satunya Dander,” katanya. 

Baca Juga :  Wiwik Dituntut Lima Tahun Penjara

Dia menjelaskan, Dander salah satu kecamatan berpotensi dikembangkan menjadi perkotaan. Kelak jika tidak ada penataan yang jelas, jalur kota akan semakin padat. Sehingga, untuk memperlebar perkotaan ke wilayah Dander itu menjadi penting. “Secara geografis juga tepat,” terang dia. 

Jika Dander kelak dikembangkan menjadi perkotaan, menurut Sukur, agar diperhatikan akses fasilitas umumnya. Baik pendidikan hingga kesehatan. Dengan begitu bisa menopang perekonomian masyarakat. “Jadi pembangunan juga tidak terpusat di perkotaan saja,” tandas politikus Partai Demokrat ini.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/