alexametrics
29.7 C
Bojonegoro
Friday, August 12, 2022

24 Jam Lebih, Pencarian Kastur hingga Babat

BAURENO – Hingga selasa malam (10/4) tim SAR gabungan masih melakukan pencarian terhadap Kastur, warga Desa Kadungrejo, Kecamatan Baureno yang tenggelam. Praktis lebih 24 jam korban belum ditemukan. Korban diduga tenggelam di Bengawan Solo. Kastur diketahui tenggelam di Bengawan Solo Desa Kadungrejo pada Senin (9/4) lalu. Korban saat itu berencana mau mandi dan mencari kayu bakar. Tetapi naasnya tenggelam. Kapolsek Baureno AKP Marjono mengatakan, korban diketahui tenggelam ketika Maslim, saudara iparnya, melakukan pencarian korban di bantaran Bengawan Solo. Sebab, menurut informasi keluarganya sejak pukul 11.30 Senin lalu, korban pamit mandi di sungai.

Ketika sampai di lokasi, Maslim bertemu dengan Nadi, warga Desa Pucangarum, Kecamatan Baureno, saat itu menambang pasir di Bengawan Solo. Nadi sempat melihat  korban meminta tolong ketika tenggelam. “Lalu Nadi  berusaha menolong korban dengan memberikan bambu panjang. Tetapi korban sudah tidak kuat dan akhirnya tenggelam,” terangnya. 

Baca Juga :  Layani Penderita Kanker di Lamongan

Ketika kejadian tersebut dilaporkan, warga setempat sudah berupaya mencari korban di sekitar lokasi kejadian hingga malam dan dilanjut selasa. Tetapi hingga berita ini ditulis, korban belum ditemukan. Kasi Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro Budi Mulyono mengatakan, tim SAR gabungan mengerahkan 13 personel dan dua perahu karet. Juga dibantu empat personel dan satu perahu karet BPBD Lamongan. Termasuk dibantu warga masyarakat. “Penelusuran tim SAR sampai ke hilir di wilayah Babat, Lamongan. Sehingga kami berkoordimasi dengan BPBD Lamongan membantu pencarian di wilayah Babat,” ujarnya.

BAURENO – Hingga selasa malam (10/4) tim SAR gabungan masih melakukan pencarian terhadap Kastur, warga Desa Kadungrejo, Kecamatan Baureno yang tenggelam. Praktis lebih 24 jam korban belum ditemukan. Korban diduga tenggelam di Bengawan Solo. Kastur diketahui tenggelam di Bengawan Solo Desa Kadungrejo pada Senin (9/4) lalu. Korban saat itu berencana mau mandi dan mencari kayu bakar. Tetapi naasnya tenggelam. Kapolsek Baureno AKP Marjono mengatakan, korban diketahui tenggelam ketika Maslim, saudara iparnya, melakukan pencarian korban di bantaran Bengawan Solo. Sebab, menurut informasi keluarganya sejak pukul 11.30 Senin lalu, korban pamit mandi di sungai.

Ketika sampai di lokasi, Maslim bertemu dengan Nadi, warga Desa Pucangarum, Kecamatan Baureno, saat itu menambang pasir di Bengawan Solo. Nadi sempat melihat  korban meminta tolong ketika tenggelam. “Lalu Nadi  berusaha menolong korban dengan memberikan bambu panjang. Tetapi korban sudah tidak kuat dan akhirnya tenggelam,” terangnya. 

Baca Juga :  Ditemukan Tak Jauh dari Lokasi Tenggelam

Ketika kejadian tersebut dilaporkan, warga setempat sudah berupaya mencari korban di sekitar lokasi kejadian hingga malam dan dilanjut selasa. Tetapi hingga berita ini ditulis, korban belum ditemukan. Kasi Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro Budi Mulyono mengatakan, tim SAR gabungan mengerahkan 13 personel dan dua perahu karet. Juga dibantu empat personel dan satu perahu karet BPBD Lamongan. Termasuk dibantu warga masyarakat. “Penelusuran tim SAR sampai ke hilir di wilayah Babat, Lamongan. Sehingga kami berkoordimasi dengan BPBD Lamongan membantu pencarian di wilayah Babat,” ujarnya.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/