alexametrics
30.4 C
Bojonegoro
Sunday, May 29, 2022

Air PDAM Mampet Empat Hari

LAMONGAN – Warga Kecamatan Deket sejak Kamis (6/3) hingga Minggu (10/3) tidak dapat menikmati pelayanan air bersih. Khusnan, salah satu warga Deket, mengatakan, air PDAM mati beberapa hari. Dia tidak mendapatkan pemberitahuan dari BUMD milik pemkab setempat terkait tidak menetesnya air PDAM di rumahnya. 

Direktur PDAM Lamongan, Ali Mahfud, mengatakan, Kamis lalu ada pemadaman listrik di wilayah hulu, salah satunya Babat. Padamnya listrik selama sehari itu berimbas pada distribusi air. Sebab, Babat merupakan distributor utama. Jika wilayah tersebut bermasalah, hilir akan mengikuti. 

‘’Kalau kota sebenarnya hanya beberapa jam, sementara Deket karena lokasinya cukup jauh pemulihannya lama,’’ alasannya. 

Ali mengakui hingga kemarin pagi  PDAM Deket masih mati. Dia memastikan tidak ada kebocoran pipa. Hanya, Ali mengklaim pemulihan distribusi air membutuhkan waktu lama. Apalagi, wilayah Deket cukup jauh dan terhalang rel kereta api. 

Baca Juga :  Krisis Bek Sayap Menghantui Persela Lamongan

Ali menambahkan, petugas di lapangan masih melakukan pengecekan untuk memastikan titik kejenuhan di wilayah terdekat. Pengecekan juga sebagai antisipasi kebocoran ringan. 

Dia menjelaskan, saat ini pipa distributor utama ada di Babat. Sementara kondisi di Kota Wingko itu tidak bisa diprediksi. Ketika kondisi air Bengawan meninggi, otomatis ada pemadaman mendadak. “Itu memicu distribusi ke wilayah kota terganggu,” tuturnya. 

Ali menuturkan, wilayah kota masih kesulitan untuk mencari bahan baku. Hingga saat ini, bahan baku hanya mengandalkan bengawan Solo. Jika kondisi bengawan naik dan masuk ke  pemukiman warga, maka otomatis petugas PLN akan mengehentikan aliran listrik. Dampaknya, pengolahan terganggu. 

Khusnan menilai seharusnya kalau memang dampak banjir, maka petugas sudah bisa melakukan terobosan lain. Sebab,  banjir ini masalah tahunan, sehingga tidak merugikan salah satu pihak. 

Baca Juga :  Amar Akui Aqib Ketua DPD PAN

Selama ini, pelayanan PDAM memang masih dikeluhkan sebagian pelanggannya. Beberapa waktu lalu, warga pernah mengeluhkan air PDAM tidak jernih.

LAMONGAN – Warga Kecamatan Deket sejak Kamis (6/3) hingga Minggu (10/3) tidak dapat menikmati pelayanan air bersih. Khusnan, salah satu warga Deket, mengatakan, air PDAM mati beberapa hari. Dia tidak mendapatkan pemberitahuan dari BUMD milik pemkab setempat terkait tidak menetesnya air PDAM di rumahnya. 

Direktur PDAM Lamongan, Ali Mahfud, mengatakan, Kamis lalu ada pemadaman listrik di wilayah hulu, salah satunya Babat. Padamnya listrik selama sehari itu berimbas pada distribusi air. Sebab, Babat merupakan distributor utama. Jika wilayah tersebut bermasalah, hilir akan mengikuti. 

‘’Kalau kota sebenarnya hanya beberapa jam, sementara Deket karena lokasinya cukup jauh pemulihannya lama,’’ alasannya. 

Ali mengakui hingga kemarin pagi  PDAM Deket masih mati. Dia memastikan tidak ada kebocoran pipa. Hanya, Ali mengklaim pemulihan distribusi air membutuhkan waktu lama. Apalagi, wilayah Deket cukup jauh dan terhalang rel kereta api. 

Baca Juga :  Nuryanto, Peternak Ayam Broiler Musiman Jelang Lebaran

Ali menambahkan, petugas di lapangan masih melakukan pengecekan untuk memastikan titik kejenuhan di wilayah terdekat. Pengecekan juga sebagai antisipasi kebocoran ringan. 

Dia menjelaskan, saat ini pipa distributor utama ada di Babat. Sementara kondisi di Kota Wingko itu tidak bisa diprediksi. Ketika kondisi air Bengawan meninggi, otomatis ada pemadaman mendadak. “Itu memicu distribusi ke wilayah kota terganggu,” tuturnya. 

Ali menuturkan, wilayah kota masih kesulitan untuk mencari bahan baku. Hingga saat ini, bahan baku hanya mengandalkan bengawan Solo. Jika kondisi bengawan naik dan masuk ke  pemukiman warga, maka otomatis petugas PLN akan mengehentikan aliran listrik. Dampaknya, pengolahan terganggu. 

Khusnan menilai seharusnya kalau memang dampak banjir, maka petugas sudah bisa melakukan terobosan lain. Sebab,  banjir ini masalah tahunan, sehingga tidak merugikan salah satu pihak. 

Baca Juga :  Ciri Pemilih Milenial

Selama ini, pelayanan PDAM memang masih dikeluhkan sebagian pelanggannya. Beberapa waktu lalu, warga pernah mengeluhkan air PDAM tidak jernih.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/