alexametrics
22.7 C
Bojonegoro
Friday, July 1, 2022

Sarankan Sembahyang di Rumah, Di Kelenteng Hanya 20 Perwakilan

Radar Bojonegoro – Sembahyang di rumah menjadi anjuran pengurus Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) Kelenteng Hok Swie Bio (HSB). Perayaan Tahun Baru Imlek 2021 atau 2572 Kongzili seiring pandemi Covid-19. Meski tanpa gegap gempita kemeriahan, ibadah di rumah tetap menjaga tradisi.

Pantauan kemarin (10/2) TITD Kelenteng Hok Swie Bio (HSB) terpantau sepi. Namun, ragam ornamen khas Imlek seperti lampion telah terpasang rapi. Tak lupa warna merah menyala menyelimuti setiap sudut ruang kelenteng di Jalan Jaksa Agung Suprapto itu.

Ketua TITD Kelenteng HSB Hari Widodo Rahmad alias Tan Tjien Hwat mengatakan, seluruh jemaat di Kelenteng HSB telah memahami kondisi dan situasi pandemi Covid-19. Sehingga, pihaknya menyarankan agar para jemaat sembahyang di rumah saja. Juga diimbau agar tidak pergi ke luar kota. “Sebenarnya tanpa imbauan, para jemaat sudah paham. Karena itu, kemungkinan tidak lebih dari 20 jemaat akan sembahyang di kelenteng HSB pas menyambut malam tahun baru Imlek,” tutur Hwat.

Baca Juga :  Libur Nasional, Hasil Rapid Test Hanya Berlaku Sehari

Penerapan protokol kesehatan Covid-19 tetap dilaksanakan. Mengingat penyebaran Covid-19 di Bojonegoro belum selesai. Serta, Imlek tahun ini merupakan tahun kerbau logam. Tahun bisa memberikan aura atau energi positif serta keberuntungan.

Erna, salah satu warga keturunan Tionghoa memilih sembahyang di rumah saja. Namun, tradisinya membuat kue keranjang tetap dilakukan. “Imlek tahun ini nggak kemana-mana, saya bersama keluarga sembahyang di rumah,” ucapnya.

Cucu Damayanti akan merayakan Imlek di rumah bersama keluarga. Juga tetap bekerja di toko. Pandemi korona membuat silaturahmi ke kerabat lebih tua tidak bisa dilakukan. Hanya bisa menghubungi melalui telepon saja. “Sama seperti muslim ketika Lebaran,” jelasnya perempuan tinggal di Kelurahan Sukorejo, Kecamatan Kota itu. Ming Cu sapaan akrabnya juga tak menyediakan kudapan khas Imlek secara banyak. Hanya, tergantung kesukaan keluarga. Itu karena tidak ada tamu atau kerabat yang berkunjung. Sehingga tidak ada hal-hal khusus yang dipersiapkan.

Baca Juga :  Gedung DPRD Dijanjikan Rehab Tahun Depan dengan Anggaran Lebih Besar

Berbeda dilakukan Clarissa Belinda. Imlek besok, dirinya tetap merayakan Imlek meski secara terbatas. Clarissa akan mengunjungi saudara dekat dengan rumah. Kemudian tamu berkunjung juga lebih sedikit. Siswi SMA Katolik Ignatius Slamet Riyadi itu mengaku terdapat beberapa hal identik dengan Imlek. Seperti makanan siumi dan siombak. Juga menggenakan baju khas merah.

Thomas Djaja juga keturunan Tionghoa mengingatkan, agar perayaan imlek tahun ini dirayakan bersama keluarga inti saja. Karena tradisi Imlek biasanya syarat kumpul bersama keluarga besar di rumah orang tua atau saudara yang dituakan. Jadi, sebaiknya apabila ingin berkomunikasi dengan saudara di luar kota menggunakan video call. “Selain itu, hati-hati ketika makan bersama di ruang tertutup, ada risiko penularan karena masker dilepas,” ujar pria menjabat humas RSUD dr R. Sosodoro Djatikoesomo itu. (irv)

Radar Bojonegoro – Sembahyang di rumah menjadi anjuran pengurus Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) Kelenteng Hok Swie Bio (HSB). Perayaan Tahun Baru Imlek 2021 atau 2572 Kongzili seiring pandemi Covid-19. Meski tanpa gegap gempita kemeriahan, ibadah di rumah tetap menjaga tradisi.

Pantauan kemarin (10/2) TITD Kelenteng Hok Swie Bio (HSB) terpantau sepi. Namun, ragam ornamen khas Imlek seperti lampion telah terpasang rapi. Tak lupa warna merah menyala menyelimuti setiap sudut ruang kelenteng di Jalan Jaksa Agung Suprapto itu.

Ketua TITD Kelenteng HSB Hari Widodo Rahmad alias Tan Tjien Hwat mengatakan, seluruh jemaat di Kelenteng HSB telah memahami kondisi dan situasi pandemi Covid-19. Sehingga, pihaknya menyarankan agar para jemaat sembahyang di rumah saja. Juga diimbau agar tidak pergi ke luar kota. “Sebenarnya tanpa imbauan, para jemaat sudah paham. Karena itu, kemungkinan tidak lebih dari 20 jemaat akan sembahyang di kelenteng HSB pas menyambut malam tahun baru Imlek,” tutur Hwat.

Baca Juga :  Kali Ganggang Meluap, 56 Rumah Tergenang

Penerapan protokol kesehatan Covid-19 tetap dilaksanakan. Mengingat penyebaran Covid-19 di Bojonegoro belum selesai. Serta, Imlek tahun ini merupakan tahun kerbau logam. Tahun bisa memberikan aura atau energi positif serta keberuntungan.

Erna, salah satu warga keturunan Tionghoa memilih sembahyang di rumah saja. Namun, tradisinya membuat kue keranjang tetap dilakukan. “Imlek tahun ini nggak kemana-mana, saya bersama keluarga sembahyang di rumah,” ucapnya.

Cucu Damayanti akan merayakan Imlek di rumah bersama keluarga. Juga tetap bekerja di toko. Pandemi korona membuat silaturahmi ke kerabat lebih tua tidak bisa dilakukan. Hanya bisa menghubungi melalui telepon saja. “Sama seperti muslim ketika Lebaran,” jelasnya perempuan tinggal di Kelurahan Sukorejo, Kecamatan Kota itu. Ming Cu sapaan akrabnya juga tak menyediakan kudapan khas Imlek secara banyak. Hanya, tergantung kesukaan keluarga. Itu karena tidak ada tamu atau kerabat yang berkunjung. Sehingga tidak ada hal-hal khusus yang dipersiapkan.

Baca Juga :  Kental dengan Kebudayaan Mataraman

Berbeda dilakukan Clarissa Belinda. Imlek besok, dirinya tetap merayakan Imlek meski secara terbatas. Clarissa akan mengunjungi saudara dekat dengan rumah. Kemudian tamu berkunjung juga lebih sedikit. Siswi SMA Katolik Ignatius Slamet Riyadi itu mengaku terdapat beberapa hal identik dengan Imlek. Seperti makanan siumi dan siombak. Juga menggenakan baju khas merah.

Thomas Djaja juga keturunan Tionghoa mengingatkan, agar perayaan imlek tahun ini dirayakan bersama keluarga inti saja. Karena tradisi Imlek biasanya syarat kumpul bersama keluarga besar di rumah orang tua atau saudara yang dituakan. Jadi, sebaiknya apabila ingin berkomunikasi dengan saudara di luar kota menggunakan video call. “Selain itu, hati-hati ketika makan bersama di ruang tertutup, ada risiko penularan karena masker dilepas,” ujar pria menjabat humas RSUD dr R. Sosodoro Djatikoesomo itu. (irv)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/