alexametrics
28.7 C
Bojonegoro
Monday, August 8, 2022

Balita Tewas Tercebur Kali

LAMONGAN – Mengawasi anak ketika bermain dekat kali, harus sangat seksama. Pelajaran ini agar tak terulang kejadian yang menimpa Raihan Abiyan Al Ayubi. Bocah empat tahun ini ditemukan tewas tenggelam di aliran kali Desa Sungelebak, Kecamatan Karanggeneng, sabtu pagi (10/2).

Nahasnya, petaka pagi tersebut terjadi berdekatan dengan warung milik kakek dan neneknya. Kali tersebut lebarnya sekitar 10 meter aliran Karanggeneng-Karangbinangun. Petugas Polsek Karanggeneng yang datang ke tempat kejadian perkara (TKP) tak menemukan tanda-tanda penganiayaan. ‘’Diduga korban terpeleset ke sungai. Kami tak menemukan tanda-tanda kekerasan,’’ kata Kapolsek Karanggeneng AKP Saifudin melalui Kanit Reskrim Aiptu Cokro sabtu (10/2). 

Keluarga korban, lanjut dia, menolak proses otopsi karena menganggap insiden merenggut nyawa Raihan itu murni karena tenggelam. Setelah menjalani pemeriksaan di Puskesmas Pembantu (Pustu) Sungelebak, putra kedua pasangan suami-istri (pasutri) Mujianto dan Siti Hardiyanti Rohmana itu bergegas dibawa ke rumah duka. ‘’Setelah dari pustu, jenazah korban di bawa ke rumah duka,’’ ucap Cokro. 

Baca Juga :  Lulusan SD/MI Berebut Kuota PPDB!

Insiden nahas itu, terang Cokro, berawal pukul 07.00, korban dititipkan oleh orang tuanya kepada Saiful dan Zubaidah (kakek dan nenek korban) di warung tempat usahanya di Desa Sungelebak. Lalu, korban bermain dan ditemani Saiful di sebelah warung berhimpitan sungai tersebut. Sedangkan, Zubaidah berada di dalam warung. Saiful kemudian meninggalkan Raihan untuk membantu istrinya di dalam warung. Tak lama berselang, Saiful kembali menghampiri Raihan. 

Namun cucu kesayangannya tersebut tak berada di tempat semula. Hanya tersisa alas kaki dikenakan korban. Merasa penasaran, kakek pun mencarinya. Namun, tak kunjung menemukan. Akhirnya Saiful meminta bantuan warga sekitar untuk mencari Raihan.‘’Korban ditemukan tenggelam sekitar 10 menit setelah proses pencarian,’’ ujar Cokro. 

Baca Juga :  Belum Genap 6 Tahun, Pertama Kali Ikut Langsung Juara¬†

Kejadian ini harus menjadi pelajaran bagi orang tua, agar selalu mengawasi anak saat bermain. Terutama jika berada di dekat sungai maupun aliran kali. Sehingga, dapat meminimalisasi hal-hal yang tidak diinginkan. ‘’Di Karanggeneng banyak terdapat sungai. Jadi saat hujan seperti ini cukup bahaya bagi anak kecil bermain di sebelahnya. Orang tua harus meningkatkan pengawasan,’’ ujarnya.

LAMONGAN – Mengawasi anak ketika bermain dekat kali, harus sangat seksama. Pelajaran ini agar tak terulang kejadian yang menimpa Raihan Abiyan Al Ayubi. Bocah empat tahun ini ditemukan tewas tenggelam di aliran kali Desa Sungelebak, Kecamatan Karanggeneng, sabtu pagi (10/2).

Nahasnya, petaka pagi tersebut terjadi berdekatan dengan warung milik kakek dan neneknya. Kali tersebut lebarnya sekitar 10 meter aliran Karanggeneng-Karangbinangun. Petugas Polsek Karanggeneng yang datang ke tempat kejadian perkara (TKP) tak menemukan tanda-tanda penganiayaan. ‘’Diduga korban terpeleset ke sungai. Kami tak menemukan tanda-tanda kekerasan,’’ kata Kapolsek Karanggeneng AKP Saifudin melalui Kanit Reskrim Aiptu Cokro sabtu (10/2). 

Keluarga korban, lanjut dia, menolak proses otopsi karena menganggap insiden merenggut nyawa Raihan itu murni karena tenggelam. Setelah menjalani pemeriksaan di Puskesmas Pembantu (Pustu) Sungelebak, putra kedua pasangan suami-istri (pasutri) Mujianto dan Siti Hardiyanti Rohmana itu bergegas dibawa ke rumah duka. ‘’Setelah dari pustu, jenazah korban di bawa ke rumah duka,’’ ucap Cokro. 

Baca Juga :  Pipa Jaringan Gas Mulai Masuk Sambungan Rumah Warga

Insiden nahas itu, terang Cokro, berawal pukul 07.00, korban dititipkan oleh orang tuanya kepada Saiful dan Zubaidah (kakek dan nenek korban) di warung tempat usahanya di Desa Sungelebak. Lalu, korban bermain dan ditemani Saiful di sebelah warung berhimpitan sungai tersebut. Sedangkan, Zubaidah berada di dalam warung. Saiful kemudian meninggalkan Raihan untuk membantu istrinya di dalam warung. Tak lama berselang, Saiful kembali menghampiri Raihan. 

Namun cucu kesayangannya tersebut tak berada di tempat semula. Hanya tersisa alas kaki dikenakan korban. Merasa penasaran, kakek pun mencarinya. Namun, tak kunjung menemukan. Akhirnya Saiful meminta bantuan warga sekitar untuk mencari Raihan.‘’Korban ditemukan tenggelam sekitar 10 menit setelah proses pencarian,’’ ujar Cokro. 

Baca Juga :  Tim Cyber Terus Mengintai Medsos

Kejadian ini harus menjadi pelajaran bagi orang tua, agar selalu mengawasi anak saat bermain. Terutama jika berada di dekat sungai maupun aliran kali. Sehingga, dapat meminimalisasi hal-hal yang tidak diinginkan. ‘’Di Karanggeneng banyak terdapat sungai. Jadi saat hujan seperti ini cukup bahaya bagi anak kecil bermain di sebelahnya. Orang tua harus meningkatkan pengawasan,’’ ujarnya.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/