alexametrics
29.2 C
Bojonegoro
Tuesday, June 28, 2022

SMA Negeri 1 Lamongan Membentuk Generasi Emas Yang Bermartabat

Radar Lamongan- SMA Negeri 1 Lamongan terus berupaya menyiapkan generasi unggul, cerdas, sehat, terampil dan berkarakter dalam menghadapi abad ke-21. Persiapan ini tidak hanya di bidang akademik saja tapi sekolah sudah mempersiapkan pembinaan dan ekstra untuk memudahkan siswa dalam meraih cita-cita dan masa depannya.

Kepala SMAN 1 Lamongan Dr. Sofyan Hadi, M.Pd menjelaskan lembaga pendidikan sudah seharusnya menjadi solusi siswa dalam mempersiapkan masa depannya. Karena siswa dituntut untuk meraih ilmu setinggi-tingginya. Ilmu itu bukan akademik saja, tapi sosial, agama, berdemokrasi, serta menerima pendapat orang lain.

Sehingga ke depan mereka bisa menjadi anak cerdas, terampil, berakhlaq, dan tetap mengutamakan pendidikan spiritualnya. “Anak-anak ini generasi emas, sehingga kita siapkan bekalnya agar bisa menjadi pribadi yang terbuka dan berintegritas,” jelasnya.

Dr. Sofyan Hadi, M.Pd mengatakan empat pilar yang menjadi landasan dalam mendidik siswa-siswi. Antara lain, latihan berpikir kritis, kreatif, berkolaborasi, dan berkomunikasi. Menurut dia, ketika siswa memiliki kemampuan ke empatnya maka jalan dalam meraih cita-cita semakin mudah.

Sebab sekolah terus memfasilitasi anak dalam mempersiapkan cita-citanya lebih awal. Selain memberikan materi akademik sesuai dengan kurikulum yang ada. sekolah juga membuka banyak pembinaan dan ekstra untuk menunjang prestasi siswa.

Sehingga siswa bisa mempersiapkan diri sedini mungkin dalam meraih cita-cita dan menata masa depannya. “Kita siapkan kegiatan sesuai kebutuhan siswa. Bukan hanya untuk mereka yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi, tapi juga persiapan mematangkan keahlian agar mereka siap dengan tantangan kerja,” terangnya.

Baca Juga :  Petani Cabai Nikmati Harga Tinggi

Pembinaan dan Ekstra di SMAN 1 Lamongan Dalam Mempersiapkan Generasi Emas yang Bermartabat  

Entrepreneur Camp : Pendampingan yang diberikan sekolah kepada siswa-siswi yang tidak berencana melanjutkan ke jenjang perkuliahan. Mereka dibekali ketrampilan membuat produk, memasarkan secara online, serta pembukuan untuk memanage biaya produksi dan mempertimbangkan keuntungan. Contohnya produk olahan lele yang sekarang pasarnya sudah tembus Malaysia dan Singapura. Pembinaan bukan hanya kuliner, ada tata boga, tata busana, dan rias. Peminatnya sekitar 12 persen dari siswa SMA Negeri 1 Lamongan.

Kelompok Belajar Di atas Rata-rata (KBDR) : Konsekuensi dari program SKS, terpetakan anak KBDR yg potensi lulus 2 tahun. Seleksi dilakukan secara alami bukan berdasarkan tes IQ. Siswa baru kelas X akan dipantau perkembangan nilainya selama empat bulan pertama. Ketika dia berprestasi dan mampu menerima pembelajaran dengan cepat akan dipisahkan untuk dibina lebih lanjut. Sebaliknya apabila dipertengahan siswa merasa tidak mampu mereka akan dikembalikan ke kelas umum.

Pembinaan Perguruan Tinggi Negeri (PTN) : Lembaga memberikan pembinaan kepada siswa dalam mempersiapkan dirinya untuk masuk PTN. Pembinaan diberikan sesuai kebutuhan sehingga latihan soalnya juga pilihan. Kemudian dikuatkan psikotes, potensi akademik, dan pembahasannya.

Baca Juga :  Keberangkatan Haji Diestimasikan Bulan Juli

Perguruan Tinggi Kedinasan : Program ini memberikan pendampingan dan pelatihan kepada siswa yang ingin melanjutkan ke sekolah kedinasan. Lembaga bekerjasama dengan LBB professional dalam menekankan materi-materi untuk siswa serta persiapan menghadapi soal seleksi kompetensi dasar (SKD).

Pendidikan Kemiliteran : Lembaga bekerjasama dengan KODIM dan Polres Lamongan dalam mendukung keinginan siswa untuk menjadi TNI/Polri. Sehingga siswa akan dibentuk fisiknya, karakter, serta membiasakan disiplin sejak dini.Pembinaan kemiliteran untuk membentuk sikap nasionalisme, patriotisme, bela negara, dan cinta tanah air.

EKTRA KIR : Lembaga memfasilitasi siswa yang ingin masuk PTN melalui jalur undangan. Pembinaan prestasi, sehingga mereka bisa mendapatkan piagam yang menambah poin dalam masuk PTN.

Kompetensi Sains Nasional (KSN) : Pembinaan ini fokus pada soal mata pelajaran (mapel). Kerjasama dengan tim dari Bandung.

Olahraga : SMAN 1 Lamongan dikenal banyak melahirkan atlet berprestasi. Misalnya gulat, atlet berprestasi ini bukan hanya di kancah provinsi tapi sudah menasional. Sepak Bola wanita : Ekstra ini cukup diminati dan juga banyak menorehkan prestasi.

Pendidikan Karakter Spiritual : Pembinaan di bidang keagamaan, sholat berjama’ah, baca tulis Al-qur’an, mutiara pagi, Hafalan Qur’an juzz 30 QS surat-surat pilihan, Qotmil Qur’an, Karakter spiritual, membentuk generasi islami, beraklakul karimah, berbudi pekerti yang luhur, bertaqwa, cinta Alquran, cinta masjid, jujur, penuh hormat taat dan patuh pada orang tua.

Radar Lamongan- SMA Negeri 1 Lamongan terus berupaya menyiapkan generasi unggul, cerdas, sehat, terampil dan berkarakter dalam menghadapi abad ke-21. Persiapan ini tidak hanya di bidang akademik saja tapi sekolah sudah mempersiapkan pembinaan dan ekstra untuk memudahkan siswa dalam meraih cita-cita dan masa depannya.

Kepala SMAN 1 Lamongan Dr. Sofyan Hadi, M.Pd menjelaskan lembaga pendidikan sudah seharusnya menjadi solusi siswa dalam mempersiapkan masa depannya. Karena siswa dituntut untuk meraih ilmu setinggi-tingginya. Ilmu itu bukan akademik saja, tapi sosial, agama, berdemokrasi, serta menerima pendapat orang lain.

Sehingga ke depan mereka bisa menjadi anak cerdas, terampil, berakhlaq, dan tetap mengutamakan pendidikan spiritualnya. “Anak-anak ini generasi emas, sehingga kita siapkan bekalnya agar bisa menjadi pribadi yang terbuka dan berintegritas,” jelasnya.

Dr. Sofyan Hadi, M.Pd mengatakan empat pilar yang menjadi landasan dalam mendidik siswa-siswi. Antara lain, latihan berpikir kritis, kreatif, berkolaborasi, dan berkomunikasi. Menurut dia, ketika siswa memiliki kemampuan ke empatnya maka jalan dalam meraih cita-cita semakin mudah.

Sebab sekolah terus memfasilitasi anak dalam mempersiapkan cita-citanya lebih awal. Selain memberikan materi akademik sesuai dengan kurikulum yang ada. sekolah juga membuka banyak pembinaan dan ekstra untuk menunjang prestasi siswa.

Sehingga siswa bisa mempersiapkan diri sedini mungkin dalam meraih cita-cita dan menata masa depannya. “Kita siapkan kegiatan sesuai kebutuhan siswa. Bukan hanya untuk mereka yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi, tapi juga persiapan mematangkan keahlian agar mereka siap dengan tantangan kerja,” terangnya.

Baca Juga :  Tahun Ini Fokus Normalisasi Embung

Pembinaan dan Ekstra di SMAN 1 Lamongan Dalam Mempersiapkan Generasi Emas yang Bermartabat  

Entrepreneur Camp : Pendampingan yang diberikan sekolah kepada siswa-siswi yang tidak berencana melanjutkan ke jenjang perkuliahan. Mereka dibekali ketrampilan membuat produk, memasarkan secara online, serta pembukuan untuk memanage biaya produksi dan mempertimbangkan keuntungan. Contohnya produk olahan lele yang sekarang pasarnya sudah tembus Malaysia dan Singapura. Pembinaan bukan hanya kuliner, ada tata boga, tata busana, dan rias. Peminatnya sekitar 12 persen dari siswa SMA Negeri 1 Lamongan.

Kelompok Belajar Di atas Rata-rata (KBDR) : Konsekuensi dari program SKS, terpetakan anak KBDR yg potensi lulus 2 tahun. Seleksi dilakukan secara alami bukan berdasarkan tes IQ. Siswa baru kelas X akan dipantau perkembangan nilainya selama empat bulan pertama. Ketika dia berprestasi dan mampu menerima pembelajaran dengan cepat akan dipisahkan untuk dibina lebih lanjut. Sebaliknya apabila dipertengahan siswa merasa tidak mampu mereka akan dikembalikan ke kelas umum.

Pembinaan Perguruan Tinggi Negeri (PTN) : Lembaga memberikan pembinaan kepada siswa dalam mempersiapkan dirinya untuk masuk PTN. Pembinaan diberikan sesuai kebutuhan sehingga latihan soalnya juga pilihan. Kemudian dikuatkan psikotes, potensi akademik, dan pembahasannya.

Baca Juga :  Aji Anggap Teco Belum TerujiĀ 

Perguruan Tinggi Kedinasan : Program ini memberikan pendampingan dan pelatihan kepada siswa yang ingin melanjutkan ke sekolah kedinasan. Lembaga bekerjasama dengan LBB professional dalam menekankan materi-materi untuk siswa serta persiapan menghadapi soal seleksi kompetensi dasar (SKD).

Pendidikan Kemiliteran : Lembaga bekerjasama dengan KODIM dan Polres Lamongan dalam mendukung keinginan siswa untuk menjadi TNI/Polri. Sehingga siswa akan dibentuk fisiknya, karakter, serta membiasakan disiplin sejak dini.Pembinaan kemiliteran untuk membentuk sikap nasionalisme, patriotisme, bela negara, dan cinta tanah air.

EKTRA KIR : Lembaga memfasilitasi siswa yang ingin masuk PTN melalui jalur undangan. Pembinaan prestasi, sehingga mereka bisa mendapatkan piagam yang menambah poin dalam masuk PTN.

Kompetensi Sains Nasional (KSN) : Pembinaan ini fokus pada soal mata pelajaran (mapel). Kerjasama dengan tim dari Bandung.

Olahraga : SMAN 1 Lamongan dikenal banyak melahirkan atlet berprestasi. Misalnya gulat, atlet berprestasi ini bukan hanya di kancah provinsi tapi sudah menasional. Sepak Bola wanita : Ekstra ini cukup diminati dan juga banyak menorehkan prestasi.

Pendidikan Karakter Spiritual : Pembinaan di bidang keagamaan, sholat berjama’ah, baca tulis Al-qur’an, mutiara pagi, Hafalan Qur’an juzz 30 QS surat-surat pilihan, Qotmil Qur’an, Karakter spiritual, membentuk generasi islami, beraklakul karimah, berbudi pekerti yang luhur, bertaqwa, cinta Alquran, cinta masjid, jujur, penuh hormat taat dan patuh pada orang tua.

Artikel Terkait

Most Read

Perbanyak Latihan Teknik dan Strategi

Gadis ini Tekuni Dunia Seni Rias

Artikel Terbaru


/