alexametrics
29.4 C
Bojonegoro
Saturday, June 25, 2022

Cabai Tembus Rp 100 Ribu/Kg

LAMONGAN, Radar Lamongan – Harga cabai rawit semakin pedas. Berdasarkan pantauan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Lamongan, harga cabai kini menembus Rp 100 ribu per kilogram (kg).

Harga itu terpantau di Pasar Babat. Padahal, sebelumnya harga cabai di pasar tersebut Rp 85 ribu per kg. 

Kepala Disperindag Lamongan, M Zamroni, menjelaskan, kenaikan harga cabai itu karena tidak ada petani lokal yang panen. Akibatnya, distribusi mengandalkan tengkulak luar kota. 

Harga dari masing-masing pasar juga dinilai berbeda. Zamroni memastikan dalam waktu dekat ada petani lokal yang panen. Sehingga bisa mendistribusikan cabai untuk pasar lokal.

Memang di Pasar Babat paling tinggi harga cabainya. Di Pasar Blimbing, Kecamatan Paciran, harga bumbu berasa pedas itu Rp 95 ribu per kg. Sebelumnya, Rp 85 ribu per kg. 

Baca Juga :  Dominasi SMAN 1 Tuban Belum Tergoyahkan

Sedangkan di dua pasar tradisional lainnya, Pasar Sidoharjo Lamongan dan Pasar Mantup, harga cabai naik Rp 10 ribu per kg. Yakni, Rp 80 ribu per kg menjadi Rp 90 ribu per kg.

Rusmiati, pedagang Pasar Sidoharjo, Lamongan, mengatakan, kenaikan harga cabai bertahap. Awal bulan lalu, harga cabai Rp 55 ribu per kg, naik dari Rp 45 ribu per kg. Selanjutnya, terjadi kenaikan setiap minggu sekitar Rp 5 ribu hingga Rp 10 ribu per kg. Saat ini, harganya tembus Rp 90 ribu per kg. 

Rusmi tidak menyimpan stok cabai dalam jumlah banyak. Dia hanya membeli untuk kebutuhan satu dua hari. Alasannya, harga cabai bisa berubah sewaktu-waktu. Selain itu, cabai tidak bisa bertahan lama karena mudah busuk. “Pedagang sudah antisipasi, tidak ada yang membeli dalam jumlah banyak kecuali ada pesanan,” ujarnya. 

Baca Juga :  Belum Putuskan Merger

Menurut dia, ketika stok pedagang banyak, biasanya harga turun. Jika itu terjadi, maka pedagang harus menanggung dua kali rugi. Maskamah, pedagang lainnya, menuturkan, sejak bulan lalu belum ada penurunan harga cabai. Bahkan cabai keriting dan cabai merah besar harganya juga naik. Saat ini, harga cabai keriting Rp 60 ribu per kg. Padahal, satu minggu lalu Rp 55 ribu per kg. Sedangkan cabai merah besar harganya Rp 60 ribu. Sebelumnya, Rp 56 ribu per kg.  

LAMONGAN, Radar Lamongan – Harga cabai rawit semakin pedas. Berdasarkan pantauan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Lamongan, harga cabai kini menembus Rp 100 ribu per kilogram (kg).

Harga itu terpantau di Pasar Babat. Padahal, sebelumnya harga cabai di pasar tersebut Rp 85 ribu per kg. 

Kepala Disperindag Lamongan, M Zamroni, menjelaskan, kenaikan harga cabai itu karena tidak ada petani lokal yang panen. Akibatnya, distribusi mengandalkan tengkulak luar kota. 

Harga dari masing-masing pasar juga dinilai berbeda. Zamroni memastikan dalam waktu dekat ada petani lokal yang panen. Sehingga bisa mendistribusikan cabai untuk pasar lokal.

Memang di Pasar Babat paling tinggi harga cabainya. Di Pasar Blimbing, Kecamatan Paciran, harga bumbu berasa pedas itu Rp 95 ribu per kg. Sebelumnya, Rp 85 ribu per kg. 

Baca Juga :  11 Korban Melapor ke Polres Lamongan, Tertipu 1,2 Miliar

Sedangkan di dua pasar tradisional lainnya, Pasar Sidoharjo Lamongan dan Pasar Mantup, harga cabai naik Rp 10 ribu per kg. Yakni, Rp 80 ribu per kg menjadi Rp 90 ribu per kg.

Rusmiati, pedagang Pasar Sidoharjo, Lamongan, mengatakan, kenaikan harga cabai bertahap. Awal bulan lalu, harga cabai Rp 55 ribu per kg, naik dari Rp 45 ribu per kg. Selanjutnya, terjadi kenaikan setiap minggu sekitar Rp 5 ribu hingga Rp 10 ribu per kg. Saat ini, harganya tembus Rp 90 ribu per kg. 

Rusmi tidak menyimpan stok cabai dalam jumlah banyak. Dia hanya membeli untuk kebutuhan satu dua hari. Alasannya, harga cabai bisa berubah sewaktu-waktu. Selain itu, cabai tidak bisa bertahan lama karena mudah busuk. “Pedagang sudah antisipasi, tidak ada yang membeli dalam jumlah banyak kecuali ada pesanan,” ujarnya. 

Baca Juga :  Suara Terbanyak Tidak Dapat Jaminan

Menurut dia, ketika stok pedagang banyak, biasanya harga turun. Jika itu terjadi, maka pedagang harus menanggung dua kali rugi. Maskamah, pedagang lainnya, menuturkan, sejak bulan lalu belum ada penurunan harga cabai. Bahkan cabai keriting dan cabai merah besar harganya juga naik. Saat ini, harga cabai keriting Rp 60 ribu per kg. Padahal, satu minggu lalu Rp 55 ribu per kg. Sedangkan cabai merah besar harganya Rp 60 ribu. Sebelumnya, Rp 56 ribu per kg.  

Artikel Terkait

Most Read

Pemdes Pilang Tak Sanggup Benahi

Anggaran Disdik 2022 Capai Rp 1 Triliun

Berkesenian di Era Adaptasi Baru

Artikel Terbaru


/