alexametrics
27.2 C
Bojonegoro
Tuesday, May 24, 2022

Harga Naik, Tetap Dibeli

KOTA – Harga cabai kembali terasa pedas. Cabai rawit sekarang harganya Rp 55 ribu per kilogram (kg). Menurut Rusmi, salah seorang pedagang sembako, setelah lebaran, harga cabai rawit sempat turun  Rp 48 ribu per kg.

Dia menduga kenaikan harga tersebut dipengaruhi stok yang mulai menipis. Sebab, beberapa daerah belum memasuki musim panen.

Dia menambahkan, harga cabai tidak bisa diprediksi, menyesuaikan stok di pasar. Meski harganya naik, cabai rawit tetap menjadi pilihan utama konsumen. Cabai impor yang ada di pasaran, kurang diminati. Alasannya, jenisnya kering. Padahal, harga cabai impor hanya Rp 40 ribu per kg.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Lamongan, M. Zamroni, mengatakan, sejumlah bahan pokok memang terjadi kenaikan. Namun,  kenaikannya dinilai masih wajar dan tidak menyebabkan inflasi. Dia memrediksi kenaikan harga itu dipengaruhi pesta demokrasi beberapa waktu lalu.

Baca Juga :  Persela Ditahan Imbang Perseru 0-0

Dia memastikan kenaikan harga bahan pokok itu tidak berlangsung lama. Sebab, sejumlah wilayah memasuki musim panen bulan depan. “Kalau stoknya melimpah, harga pasti normal,” tandasnya.

KOTA – Harga cabai kembali terasa pedas. Cabai rawit sekarang harganya Rp 55 ribu per kilogram (kg). Menurut Rusmi, salah seorang pedagang sembako, setelah lebaran, harga cabai rawit sempat turun  Rp 48 ribu per kg.

Dia menduga kenaikan harga tersebut dipengaruhi stok yang mulai menipis. Sebab, beberapa daerah belum memasuki musim panen.

Dia menambahkan, harga cabai tidak bisa diprediksi, menyesuaikan stok di pasar. Meski harganya naik, cabai rawit tetap menjadi pilihan utama konsumen. Cabai impor yang ada di pasaran, kurang diminati. Alasannya, jenisnya kering. Padahal, harga cabai impor hanya Rp 40 ribu per kg.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Lamongan, M. Zamroni, mengatakan, sejumlah bahan pokok memang terjadi kenaikan. Namun,  kenaikannya dinilai masih wajar dan tidak menyebabkan inflasi. Dia memrediksi kenaikan harga itu dipengaruhi pesta demokrasi beberapa waktu lalu.

Baca Juga :  Pemkab Lamongan Terus Fokus Tangani Banjir

Dia memastikan kenaikan harga bahan pokok itu tidak berlangsung lama. Sebab, sejumlah wilayah memasuki musim panen bulan depan. “Kalau stoknya melimpah, harga pasti normal,” tandasnya.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/