alexametrics
30.7 C
Bojonegoro
Monday, May 16, 2022

Rehab Gedung di Polres – Kodim Mundur

Radar Lamongan – Lelang rehab gedung yang dijadwalkan bulan lalu batal dilakukan. Proyek rehab mengalami penyesuaian APBD. “Seharusnya bulan lalu, tapi semua kegiatan di perkim belum ada yang lelang karena dipetakan ulang,” ujar Kabid Cipta Karya Dinas Perkim Lamongan Yayuk Sri Rahayu.

Dia mencontohkan rehab gedung polres dan kodim. Jadwal lelangnya Maret dengan harapan bulan ini mulai dibongkar. Karena ada penyesuaian dana, kegiatannya terpaksa mundur.

Namun, rehab gedung polres dan kodim tetap dilakukan karena termasuk kegiatan prioritas. Yayuk tidak menyebutkan nilainya. Alasannya, masih ada perubahan-perubahan.

Menurut dia, di polres ada tiga kegiatan dan dua kegiatan di kodim. ‘’Kalau dinas alokasinya melekat di dinasnya sendiri. Kita hanya menangani untuk hibah dan pelayan publik,” terangnya.

Baca Juga :  Berdampak pada Pertanian, Air Bengawan Tercemar Pabrik Tekstil?

Yayuk menambahkan, penyesuaian anggaran membuat beberapa kegiatan fisik terpaksa ditunda. Bahkan, peningkatan saluran drainase banyak yang dibatalkan karena anggarannya tidak cukup.

Dia menuturkan, kegiatan yang masih dilanjutkan rata-rata bantuan DAK. Kegiatan itu sudah diusulkan sejak lama. Sedangkan usulan baru terpaksa ditunda. Salah satunya pembangunan selasar di lapangan Sidoharjo. Tahun ini pembangunan proyek itu belum bisa dilanjutkan karena kondisinya masih pandemi.

Radar Lamongan – Lelang rehab gedung yang dijadwalkan bulan lalu batal dilakukan. Proyek rehab mengalami penyesuaian APBD. “Seharusnya bulan lalu, tapi semua kegiatan di perkim belum ada yang lelang karena dipetakan ulang,” ujar Kabid Cipta Karya Dinas Perkim Lamongan Yayuk Sri Rahayu.

Dia mencontohkan rehab gedung polres dan kodim. Jadwal lelangnya Maret dengan harapan bulan ini mulai dibongkar. Karena ada penyesuaian dana, kegiatannya terpaksa mundur.

Namun, rehab gedung polres dan kodim tetap dilakukan karena termasuk kegiatan prioritas. Yayuk tidak menyebutkan nilainya. Alasannya, masih ada perubahan-perubahan.

Menurut dia, di polres ada tiga kegiatan dan dua kegiatan di kodim. ‘’Kalau dinas alokasinya melekat di dinasnya sendiri. Kita hanya menangani untuk hibah dan pelayan publik,” terangnya.

Baca Juga :  Berdampak pada Pertanian, Air Bengawan Tercemar Pabrik Tekstil?

Yayuk menambahkan, penyesuaian anggaran membuat beberapa kegiatan fisik terpaksa ditunda. Bahkan, peningkatan saluran drainase banyak yang dibatalkan karena anggarannya tidak cukup.

Dia menuturkan, kegiatan yang masih dilanjutkan rata-rata bantuan DAK. Kegiatan itu sudah diusulkan sejak lama. Sedangkan usulan baru terpaksa ditunda. Salah satunya pembangunan selasar di lapangan Sidoharjo. Tahun ini pembangunan proyek itu belum bisa dilanjutkan karena kondisinya masih pandemi.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru

/