alexametrics
27.2 C
Bojonegoro
Friday, May 27, 2022

Pengetatan, GeNose Hanya Berlaku Satu Hari

Radar Bojonegoro – Masa berlaku hasil tes GeNose bagi penumpang kereta api (KA) saat ini dipersingkat. Sebelumnya tes GeNose berlaku tiga hari (3×24 jam) sebelum keberangkatan. Kini hanya berlaku satu hari (1×24 jam) sebelum keberangkatan.

Aturan tersebut mengacu pada Surat Edaran (SE) Satgas Penanganan Covid-19 Nomor 12 Tahun 2021 dan SE Kementerian Perhubungan Nomor 27 Tahun 2021. “Tes GeNose hanya berlaku satu hari (1×24 jam) bagi penumpang KAI jarak jauh sejak 7 April. Memang dari pemerintah pusat melakukan pengetatan serta meminimalisasi orang bepergian,” kata Kepala Stasiun Bojonegoro Agus Widodo kemarin.

Namun, tes GeNose belum tersedia di Stasiun Bojonegoro. Pihaknya mengarahkan agar para penumpang asal Bojonegoro melakukan tes GeNose di Stasiun Cepu, biayanya Rp 30 ribu. Sedangkan, masa berlaku hasil tes rapid Antigen atau PCR hanya berlaku tiga hari sebelum keberangkatan.

Baca Juga :  Warga Masih Pilih Pot Plastik untuk Media Tanaman

“Di Stasiun Cepu tersedia tes GeNose dan Antigen. Kalau biaya tes Antigen turun, sebelumnya Rp 105 ribu, sekarang jadi Rp 85 ribu,” imbuhnya. Sementara itu, akhir pekan kali ini jumlah penumpang KA lokal dan KA jarak jauh cenderung landai.

Prediksinya penumpang KA lokal sekitar 400-an orang, sedangkan KA jarak jauh sekitar 100-an orang. Namun, imbas dari adanya SE larangan mudik itu, PT KAI membuka penjualan tiket hanya sampai 30 April mendatang. “Penjualan tiket masih dilayani sampai 30 April, sedangkan tiket bulan Mei masih menunggu info dari pusat,” jelasnya.

Radar Bojonegoro – Masa berlaku hasil tes GeNose bagi penumpang kereta api (KA) saat ini dipersingkat. Sebelumnya tes GeNose berlaku tiga hari (3×24 jam) sebelum keberangkatan. Kini hanya berlaku satu hari (1×24 jam) sebelum keberangkatan.

Aturan tersebut mengacu pada Surat Edaran (SE) Satgas Penanganan Covid-19 Nomor 12 Tahun 2021 dan SE Kementerian Perhubungan Nomor 27 Tahun 2021. “Tes GeNose hanya berlaku satu hari (1×24 jam) bagi penumpang KAI jarak jauh sejak 7 April. Memang dari pemerintah pusat melakukan pengetatan serta meminimalisasi orang bepergian,” kata Kepala Stasiun Bojonegoro Agus Widodo kemarin.

Namun, tes GeNose belum tersedia di Stasiun Bojonegoro. Pihaknya mengarahkan agar para penumpang asal Bojonegoro melakukan tes GeNose di Stasiun Cepu, biayanya Rp 30 ribu. Sedangkan, masa berlaku hasil tes rapid Antigen atau PCR hanya berlaku tiga hari sebelum keberangkatan.

Baca Juga :  Jelang Nataru, Harga Cabai Tembus Rp 50 Ribu

“Di Stasiun Cepu tersedia tes GeNose dan Antigen. Kalau biaya tes Antigen turun, sebelumnya Rp 105 ribu, sekarang jadi Rp 85 ribu,” imbuhnya. Sementara itu, akhir pekan kali ini jumlah penumpang KA lokal dan KA jarak jauh cenderung landai.

Prediksinya penumpang KA lokal sekitar 400-an orang, sedangkan KA jarak jauh sekitar 100-an orang. Namun, imbas dari adanya SE larangan mudik itu, PT KAI membuka penjualan tiket hanya sampai 30 April mendatang. “Penjualan tiket masih dilayani sampai 30 April, sedangkan tiket bulan Mei masih menunggu info dari pusat,” jelasnya.

Artikel Terkait

Most Read

439 Kilometer Jalan Rusak

Gara-Gara Surat Bupati

Rapid Test Mandiri Dinilai Mahal

Artikel Terbaru


/