alexametrics
29.7 C
Bojonegoro
Wednesday, August 10, 2022

Tangkap Kurir SS

KOTA – Agus Setiawan, 21,  asal Desa Sendangrejo, Lamongan diamankan Satreskoba Polres Lamongan, dinihari Senin (9/4). Dia diduga menjadi kurir sabu – sabu (SS) dan hendak mengantarkan barang haram itu kepada seorang pelanggannya di halte bus Jalan Jaksa Agung Suprapto Lamongan. 

Di hadapan petugas, tersangka mengaku mendapatkan barang tersebut dari seorang temannya di Surabaya dua hari lalu. Dia membeli dengan harga Rp 400 ribu. ‘’Saya tidak pernah menjual. Baru kali ini melakukan penjualan sabu – sabu,’’ katanya sambil menundukkan kepala.

Kasatnarkoba Polres Lamongan, AKP Djoko Bisono, mengatakan, tersangka dinihari itu sendirian. Polisi curiga karena tersangka hampir satu jam di atas motor Revo W 2695 MS merah miliknya. Tersangka sempat keliling terminal dan berhenti lagi. 

Baca Juga :  Kuda Messi Keledai Emosi

Saat digeledah, polisi menemukan satu kilip sabu – sabu yang dimasukkan dalam bungkus rokok di saku celana kanan. 

‘’Setelah terbukti, tersangka tidak bisa apa – apa. Setiap kali ditanya pembelian  barang tersebut, selalu berpindah lokasi,’’ katanya.

Setelah diintrogasi, tersangka sudah mengonsumsi sabu – sabu sebelum menjual kepada pelanggannya. ‘’Kalau diambil sedikit, pastinya pembeli tidak akan curiga, karena sudah mendapatkan barang, sangat senang sekali. Kebanyakan pembeli tidak memikirkan berat, terpenting mendapatkan barang,’’ imbuhnya. 

Menurut Djoko, tersangka mendapatkan keuntungan bisa mencicipi sabu – sabu. Juga, mendapatkan laba dari penjualannya. ‘’Barang bukti yang diamankan, satu klip sabu – sabu seberat 0,39 gram, satu handphone, satu bungkus rokok, satu unit sepeda motor,’’ jelasnya.

Baca Juga :  Gagal Pertahankan Rp 2 M Per Tahun

KOTA – Agus Setiawan, 21,  asal Desa Sendangrejo, Lamongan diamankan Satreskoba Polres Lamongan, dinihari Senin (9/4). Dia diduga menjadi kurir sabu – sabu (SS) dan hendak mengantarkan barang haram itu kepada seorang pelanggannya di halte bus Jalan Jaksa Agung Suprapto Lamongan. 

Di hadapan petugas, tersangka mengaku mendapatkan barang tersebut dari seorang temannya di Surabaya dua hari lalu. Dia membeli dengan harga Rp 400 ribu. ‘’Saya tidak pernah menjual. Baru kali ini melakukan penjualan sabu – sabu,’’ katanya sambil menundukkan kepala.

Kasatnarkoba Polres Lamongan, AKP Djoko Bisono, mengatakan, tersangka dinihari itu sendirian. Polisi curiga karena tersangka hampir satu jam di atas motor Revo W 2695 MS merah miliknya. Tersangka sempat keliling terminal dan berhenti lagi. 

Baca Juga :  Bandel, Bus Pariwisata Masuk Kota Disorot

Saat digeledah, polisi menemukan satu kilip sabu – sabu yang dimasukkan dalam bungkus rokok di saku celana kanan. 

‘’Setelah terbukti, tersangka tidak bisa apa – apa. Setiap kali ditanya pembelian  barang tersebut, selalu berpindah lokasi,’’ katanya.

Setelah diintrogasi, tersangka sudah mengonsumsi sabu – sabu sebelum menjual kepada pelanggannya. ‘’Kalau diambil sedikit, pastinya pembeli tidak akan curiga, karena sudah mendapatkan barang, sangat senang sekali. Kebanyakan pembeli tidak memikirkan berat, terpenting mendapatkan barang,’’ imbuhnya. 

Menurut Djoko, tersangka mendapatkan keuntungan bisa mencicipi sabu – sabu. Juga, mendapatkan laba dari penjualannya. ‘’Barang bukti yang diamankan, satu klip sabu – sabu seberat 0,39 gram, satu handphone, satu bungkus rokok, satu unit sepeda motor,’’ jelasnya.

Baca Juga :  Ajukan Ulang Lelang 168 Kendaraan Dinas

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/