alexametrics
23.9 C
Bojonegoro
Sunday, June 26, 2022

3 Hari, 2 Orang Tewas Kesetrum

TUBAN – Selama 3 hari, 2 warga tewas tersengat listrik. Korban terakhir Sandim, 58. Senin (9/4) sekitar pukul 09.00, warga Desa Klotok, Kecamatan Plumpang ini tewas kesetrum di rumahnya ketika mengerjakan pesanan mebel. Tiga hari sebelumnya, Jumat (6/4), Eri Pralingga,18, pelajar yang tinggal di Desa Bejagung, Kecamatan Semanding mengalami hal serupa di rumahnya.

Tewasnya Sandim bermula ketika dia beres-beres dan mengambil sebuah besi cor bangunan. Tanpa disadari, ujung lain besi tersebut menempel kabel perkakas kayu yang terputus dan dialiri listrik. Ketika tersengat, korban spontan berteriak. Masfiah, istri korban yang mendengar teriakan tersebut langsung mendatangi sumber suara tersebut.

Saksi inilah yang mendapati suaminya meregang nyawa. Petugas Polsek Plumpang yang mendatangi tempat kejadian perkara memastikan Sandim meninggal karena tersengat listrik. Tangan kanan korban yang memegang besi tersebut terlihat hangus. 

Baca Juga :  Naas, Hendak Karaoke Eh Pria ini Malah Kesetrum

Sementara itu, Eri Pralingga tewas di rumahnya. Bermula ketika Agus Supriyanto, ayahnya memperbaiki antena parabola. Saat memperbaiki, ujung kabel yang teraliri listrik jatuh ke tanah. Merasa orang tuanya membutuhkan bantuan, dia yang saat itu memasak air lantas menuju ke ruang tamu dan memegang ujung kabel yang dialiri listrik tersebut.

Ayah korban sudah mencoba menolong dengan mencabut stop kontak aliran listrik tersebut. Namun, nyawa Eri tak tertolong. Kasubbag Humas Polres Tuban Iptu Agus Edy Pranoto mengatakan, dua insiden tersebut disebabkan karena human error. Dipastikan tidak ada unsur kesengajaan.

TUBAN – Selama 3 hari, 2 warga tewas tersengat listrik. Korban terakhir Sandim, 58. Senin (9/4) sekitar pukul 09.00, warga Desa Klotok, Kecamatan Plumpang ini tewas kesetrum di rumahnya ketika mengerjakan pesanan mebel. Tiga hari sebelumnya, Jumat (6/4), Eri Pralingga,18, pelajar yang tinggal di Desa Bejagung, Kecamatan Semanding mengalami hal serupa di rumahnya.

Tewasnya Sandim bermula ketika dia beres-beres dan mengambil sebuah besi cor bangunan. Tanpa disadari, ujung lain besi tersebut menempel kabel perkakas kayu yang terputus dan dialiri listrik. Ketika tersengat, korban spontan berteriak. Masfiah, istri korban yang mendengar teriakan tersebut langsung mendatangi sumber suara tersebut.

Saksi inilah yang mendapati suaminya meregang nyawa. Petugas Polsek Plumpang yang mendatangi tempat kejadian perkara memastikan Sandim meninggal karena tersengat listrik. Tangan kanan korban yang memegang besi tersebut terlihat hangus. 

Baca Juga :  Ibu-ibu Serbu Perpustakaan Keliling yang menggunakan Delman

Sementara itu, Eri Pralingga tewas di rumahnya. Bermula ketika Agus Supriyanto, ayahnya memperbaiki antena parabola. Saat memperbaiki, ujung kabel yang teraliri listrik jatuh ke tanah. Merasa orang tuanya membutuhkan bantuan, dia yang saat itu memasak air lantas menuju ke ruang tamu dan memegang ujung kabel yang dialiri listrik tersebut.

Ayah korban sudah mencoba menolong dengan mencabut stop kontak aliran listrik tersebut. Namun, nyawa Eri tak tertolong. Kasubbag Humas Polres Tuban Iptu Agus Edy Pranoto mengatakan, dua insiden tersebut disebabkan karena human error. Dipastikan tidak ada unsur kesengajaan.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/