alexametrics
25.4 C
Bojonegoro
Sunday, June 26, 2022

Buat Ikon Kota, Rencana Bangun Masjid Megah di Perbatasan Ngawi

Radar Bojonegoro – Bojonegoro bakal membangun ikon baru di kawasan perbatasan. Pemkab Bojonegoro berencana membangun masjid megah di kawasan perbatasan Bojonegoro-Ngawi. Tepatnya di Desa Sumberrejo, Kecamatan Margomulyo.

Alokasi anggaran disiapkan cukup besar. Mencapai Rp 24 miliar. Pembangunan bakal dilakukan tahun ini. ‘’Diharapkan bisa menjadi salah satu ikon Bojonegoro di kawasan perbatasan,’’ kata Kepala Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Cipta Karya (DPKPCK) Adie Witjaksono kemarin (9/2).

Dipilihnya lokasi di Desa Sumberrejo, karena dekat dengan tol Ngawi. Pengguna jalan yang turun dari tol diharapkan singgah di masjid dikonsep sebagai ikon. ‘’Pengguna jalan yang masuk Bojonegoro dari Ngawi cukup banyak. Sehingga, nanti bisa istirahat di situ,’’ ujar mantan kepala dinas perhubungan itu.

Baca Juga :  Sopir Ngantuk, Dump Truk Terguling

Sejak Tol Ngawi beroperasi, banyak pengguna jalan masuk atau melintas ke Bojonegoro. Sehingga, berdirinya masjid itu nantinya bisa menjadi tempat salat dan istirahat atau rest area bagi pengguna jalan.

Saat ini, rencana pembangunan masjid itu masih proses perencanaan. Sehingga, belum bisa dipastikan bentuk dan desainnya. Namun, anggaran disiapkan mencapai Rp 24 miliar. ‘’Tahun ini hanya masjid itu. Ke depannya akan dibangun sarana lainnya,’’ tutur Adie.

Masjid itu akan dibangun di lahan milik pemkab. Luasnya sekitar dua hektare lebih. Sehingga, ke depan akan dibangun beberapa fasilitas lain. Mulai restoran hingga taman. ‘’Ke depannya nanti tergantung usulan,’’ jelasnya. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Bojonegoro Budiyanto mengatakan, bahwa masjid itu nantinya memang diharap kan akan menjadi salah satu ikon. Sehingga, kunjungan wisata di Bojonegoro bisa meningkat.

Baca Juga :  Temukan Lahan Industri Mangkrak

Tujuan utamanya adalah sebagai tempat ibadah. Selain masjid, rencananya juga akan dibangun beberapa miniatur objek wisata di Bojonegoro. Sehingga, para pengguna yang singgah bisa tahu objek wisata apa saja di kabupaten yang dialiri Sungai Bengawan Solo terpanjang ini. Bisa menarik pengunjung berlibur ke Bojonegoro. ‘’Konsepnya begitu,’’ jelasnya. Pembangunan masjid itu dilakukan dinas PKP cipta karya. Sedangkan, pengelolanya disbudpar.

Radar Bojonegoro – Bojonegoro bakal membangun ikon baru di kawasan perbatasan. Pemkab Bojonegoro berencana membangun masjid megah di kawasan perbatasan Bojonegoro-Ngawi. Tepatnya di Desa Sumberrejo, Kecamatan Margomulyo.

Alokasi anggaran disiapkan cukup besar. Mencapai Rp 24 miliar. Pembangunan bakal dilakukan tahun ini. ‘’Diharapkan bisa menjadi salah satu ikon Bojonegoro di kawasan perbatasan,’’ kata Kepala Dinas Perumahan Kawasan Pemukiman dan Cipta Karya (DPKPCK) Adie Witjaksono kemarin (9/2).

Dipilihnya lokasi di Desa Sumberrejo, karena dekat dengan tol Ngawi. Pengguna jalan yang turun dari tol diharapkan singgah di masjid dikonsep sebagai ikon. ‘’Pengguna jalan yang masuk Bojonegoro dari Ngawi cukup banyak. Sehingga, nanti bisa istirahat di situ,’’ ujar mantan kepala dinas perhubungan itu.

Baca Juga :  Menolak Divaksin, Bantuan KPM Bakal Ditangguhkan

Sejak Tol Ngawi beroperasi, banyak pengguna jalan masuk atau melintas ke Bojonegoro. Sehingga, berdirinya masjid itu nantinya bisa menjadi tempat salat dan istirahat atau rest area bagi pengguna jalan.

Saat ini, rencana pembangunan masjid itu masih proses perencanaan. Sehingga, belum bisa dipastikan bentuk dan desainnya. Namun, anggaran disiapkan mencapai Rp 24 miliar. ‘’Tahun ini hanya masjid itu. Ke depannya akan dibangun sarana lainnya,’’ tutur Adie.

Masjid itu akan dibangun di lahan milik pemkab. Luasnya sekitar dua hektare lebih. Sehingga, ke depan akan dibangun beberapa fasilitas lain. Mulai restoran hingga taman. ‘’Ke depannya nanti tergantung usulan,’’ jelasnya. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Bojonegoro Budiyanto mengatakan, bahwa masjid itu nantinya memang diharap kan akan menjadi salah satu ikon. Sehingga, kunjungan wisata di Bojonegoro bisa meningkat.

Baca Juga :  Setubuhi Dua Anak, Widi Divonis 12 Tahun

Tujuan utamanya adalah sebagai tempat ibadah. Selain masjid, rencananya juga akan dibangun beberapa miniatur objek wisata di Bojonegoro. Sehingga, para pengguna yang singgah bisa tahu objek wisata apa saja di kabupaten yang dialiri Sungai Bengawan Solo terpanjang ini. Bisa menarik pengunjung berlibur ke Bojonegoro. ‘’Konsepnya begitu,’’ jelasnya. Pembangunan masjid itu dilakukan dinas PKP cipta karya. Sedangkan, pengelolanya disbudpar.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/