alexametrics
24 C
Bojonegoro
Tuesday, June 28, 2022

Sepatu Pelengkap Penampilan

Alas kaki sudah menjadi penunjang penampilan yang paling dibutuhkan.  Sehingga industri alas kaki di kota soto bergerak cukup progresif.  Setelah adanya proses akulturasi model dari berbagai penjuru negeri.  Fatimah,  karyawan toko sepatu mengatakan,  model dan jenis alas kaki sepatu paling banyak.  Mulai dari booth,  vantofel,  sampai sepatu ikat biasa.  Semua jenis sepatu tersebut sudah memiliki pasarnya masing-masing.  Sehingga,  penjual hanya dituntun memperhatikan tren pasar, pasti penjualan akan mengikuti. 

Saat ini,  penjualan sepatu tidak hanya ditopang oleh anak sekolah saja.  Tapi,  konsumen umum seperti remaja dan ibu-ibu juga kerap menggunakan sepatu.  Bahkan kebutuhannya lebih tinggi,  karena menyesuaikan dengan model. “Pengguna sepatu beragam,  segmentasinya menyesuaikan dengan jenis sepatunya,” ungkapnya.  

Baca Juga :  Siaran Program Televisi Kurang Diminati

Menurut Fatimah,  mengenai harga setiap jenis sepatu berbeda.  Biasanya disesuaikan dengan model dan bahannya.  Tapi kalau konsumen soto biasanya menyesuaikan kebutuhan dan peruntukannya.  Harganya normal,  mulai Rp 85ribu-100 ribu/ pasang untuk sepatu santai. 

Terpisah,  Lina karyawan toko lainnya membenarkan kebutuhan sepatu dipengaruhi tren televisi.  Kalau banyak model sepatu berserakan di media, pasti konsumen akan menanyakan jenis yang sama.  Meski,  model dan tipenya berbeda. 

Karena mereka menyesuaikan bujet.  Tapi konsumen Lamongan cukup update,  bahkan selangkah lebih cepat dari penjual.  “Kadang stoknya belum ada sudah inden,” lanjutnya. 

 

Alas kaki sudah menjadi penunjang penampilan yang paling dibutuhkan.  Sehingga industri alas kaki di kota soto bergerak cukup progresif.  Setelah adanya proses akulturasi model dari berbagai penjuru negeri.  Fatimah,  karyawan toko sepatu mengatakan,  model dan jenis alas kaki sepatu paling banyak.  Mulai dari booth,  vantofel,  sampai sepatu ikat biasa.  Semua jenis sepatu tersebut sudah memiliki pasarnya masing-masing.  Sehingga,  penjual hanya dituntun memperhatikan tren pasar, pasti penjualan akan mengikuti. 

Saat ini,  penjualan sepatu tidak hanya ditopang oleh anak sekolah saja.  Tapi,  konsumen umum seperti remaja dan ibu-ibu juga kerap menggunakan sepatu.  Bahkan kebutuhannya lebih tinggi,  karena menyesuaikan dengan model. “Pengguna sepatu beragam,  segmentasinya menyesuaikan dengan jenis sepatunya,” ungkapnya.  

Baca Juga :  Penerima BPNT Bertambah, Kini 83.633 Orang

Menurut Fatimah,  mengenai harga setiap jenis sepatu berbeda.  Biasanya disesuaikan dengan model dan bahannya.  Tapi kalau konsumen soto biasanya menyesuaikan kebutuhan dan peruntukannya.  Harganya normal,  mulai Rp 85ribu-100 ribu/ pasang untuk sepatu santai. 

Terpisah,  Lina karyawan toko lainnya membenarkan kebutuhan sepatu dipengaruhi tren televisi.  Kalau banyak model sepatu berserakan di media, pasti konsumen akan menanyakan jenis yang sama.  Meski,  model dan tipenya berbeda. 

Karena mereka menyesuaikan bujet.  Tapi konsumen Lamongan cukup update,  bahkan selangkah lebih cepat dari penjual.  “Kadang stoknya belum ada sudah inden,” lanjutnya. 

 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/