alexametrics
23.5 C
Bojonegoro
Wednesday, August 10, 2022

Baru Diperbaiki Sudah Retak

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Pengendara harus hati-hati ketika melintas di tikungan Dusun Sugihan, Desa Kedungsumber, Kecamatan Temayang. Ruas Jalan Bojonegoro-Nganjuk tersebut terdapat penahan jalan yang retak dan berlubang.
Lokasi itu membahayakan karena penahan kastin jalan tersebut berada di tikungan. Padahal, penahan jalan tersebut belum lama ini dibangun. Ketika malam, tikungan tersebut gelap. Sehingga, cukup membahayakan pengguna jalan.
‘’Beberapa kali orang jatuh di titik itu,’’ kata Hanifah, salah satu warga desa setempat kepada Jawa Pos Radar Bojonegoro.
Dia menuturkan, kerusakan titik tersebut sudah berlangsung cukup lama. Bahkan, perbaikan jalan baru saja selesai akhir tahun lalu. Namun, jalan kembali rusak, sehingga kembali membahayakan pengguna jalan lagi.
‘’Warga juga tak berani jaga karena saat malam sepi,’’ imbuhnya.
Kabid Pemeliharaan Jalan PU Bina Marga Provinsi Jatim M. Sayifudin dikonfirmasi terpisah memastikan, perbaikan jalan akan kembali dilanjutkan. Karena masih menjadi tanggung jawab rekanan.
Sesuai dokumen kontrak, masa perbaikan jalan berlangsung selam 360 hari. Sehingga jika masih ada kerusakan jalan, saat ini masih menjadi tanggung jawab rekanan. Karena, menggunakan anggaran 2019.
‘’Kami sudah meminta rekanan kembali memperbaikinya,’’ tegasnya.

Baca Juga :  Bertemu Ganjar, Arief Usulkan Perbaikan Jalan

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Pengendara harus hati-hati ketika melintas di tikungan Dusun Sugihan, Desa Kedungsumber, Kecamatan Temayang. Ruas Jalan Bojonegoro-Nganjuk tersebut terdapat penahan jalan yang retak dan berlubang.
Lokasi itu membahayakan karena penahan kastin jalan tersebut berada di tikungan. Padahal, penahan jalan tersebut belum lama ini dibangun. Ketika malam, tikungan tersebut gelap. Sehingga, cukup membahayakan pengguna jalan.
‘’Beberapa kali orang jatuh di titik itu,’’ kata Hanifah, salah satu warga desa setempat kepada Jawa Pos Radar Bojonegoro.
Dia menuturkan, kerusakan titik tersebut sudah berlangsung cukup lama. Bahkan, perbaikan jalan baru saja selesai akhir tahun lalu. Namun, jalan kembali rusak, sehingga kembali membahayakan pengguna jalan lagi.
‘’Warga juga tak berani jaga karena saat malam sepi,’’ imbuhnya.
Kabid Pemeliharaan Jalan PU Bina Marga Provinsi Jatim M. Sayifudin dikonfirmasi terpisah memastikan, perbaikan jalan akan kembali dilanjutkan. Karena masih menjadi tanggung jawab rekanan.
Sesuai dokumen kontrak, masa perbaikan jalan berlangsung selam 360 hari. Sehingga jika masih ada kerusakan jalan, saat ini masih menjadi tanggung jawab rekanan. Karena, menggunakan anggaran 2019.
‘’Kami sudah meminta rekanan kembali memperbaikinya,’’ tegasnya.

Baca Juga :  Porang, 'Emas Hutan' di Kaki Gunung Pandan

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/