alexametrics
30.9 C
Bojonegoro
Sunday, May 29, 2022

Pilkada Bersaing Merebut Suara Milenial

Radar Lamongan – Pemilih milenial usia 17 tahun hingga 30 tahun jumlahnya cukup besar, mencapai 287.845 orang. Dari jumlah itu, berdasarkan data KPUK Lamongan, 204.849 pemilih di antaranya berusia 21 tahun hingga 30 tahun.

‘’Kita kemarin sudah gencar melakukan sosialiasi terhadap pemilih pemula di pondok pesantren, sekolah, dan perguruan tinggi. Semoga kita bisa mencapai target partisipasi masyarakat,’’ harap Komisioner Divisi Sosdikli dan Parmas Khoirul Anam kepada Jawa Pos Radar Lamongan kemarin (8.12).

Tiga pasangan calon (paslon) yang tidak dari kalangan milenial, harus mampu menyusun strategi menarik hati pemilih muda tersebut. Seperti diberitakan, ada tiga paslon yang berkontestasi di Pilkada Lamongan.

Pasangan Suhandoyo – Astiti Suwarni maju dari jalur perseorangan. Paslon Yuhronur Efendi – Abdul Rouf diusung tujuh parpol pemilik 31 kursi di gedung DPRD Lamongan. Yakni, Demokrat, PAN, Golkar, Gerindra, PPP, Perindo, dan Hanura. Serta, paslon Kartika Hidayati – Saim diusung 18 kursi dari PKB dan PDIP.

Baca Juga :  Asli Bojonegoro, Berawal dari Hadiah Pisau Jepang Suami

Masing – masing paslon optimistis dalam menghadapi coblosan hari ini. Cabup Suhandoyo mengatakan, tak ada yang spesial untuk menghadapi pemilihan pemimpin eksekutif Lamongan hari ini. Dia menghadapinya dengan biasa – biasa saja.

‘’Karena saya ini yang memilih untuk maju kan rakyat, jadi tinggal menjalankan saja,’’ ujar cabup nomor urut 1 tersebut. Suhandoyo juga akan menyalurkan hak suaranya. ‘’Kalau saya, pencoblosan berada di TPS terdekat rumah sini saja Mas,’’ imbuhnya.

Cabup nomor urut 2, Yuhronur Efendi, juga siap menghadapi pesta demokrasi level kabupaten ini. ‘’Ya kita sudah banyak melakukan upaya untuk menarik hati pemilih milenial melalui medsos dan secara langsung,’’ tuturnya. ‘’Tapi kita juga berupaya mendekati semua kalangan,’’ imbuh mantan Sekkab Lamongan tersebut.

Pria yang juga CEO Persela itu bakal melakukan pencoblosan di salah satu TPS di Kelurahan Banjarmendalan, Lamongan. ‘’Ini tadi saya memohon restu kepada KH Abdul Ghofur, Kiai Aziz, Kiai Said, dan masih banyak lagi,’’ ujar Yes, sapaan akrabnya.

Baca Juga :  Kenaikan Listrik, Komisi B Bersedia Hearing dengan PLN

Menurut Yuhronur, dia dan timnya sudah siap seratus persen menghadapi pemungutan suara hari ini. ‘’Pokoknya kita target menang. Segala ikhtiar sudah kita lakukan. Segala usaha sudah kita optimalkan. Tinggal kita kembalikan kepada Yang Di Atas,’’ kata Yuhronur.

Cabup Kartika Hidayati juga optimistis paslon Karsa bisa mendulang banyak suara dari kalangan milenial. Dia menilai, milenial sangat cerdas melihat visi dan misi yang diusungnya. “Sehingga saya yakin milenial akan merasa nyaman bersama Karsa,” ujar cabup nomor urut tiga ini.

Perempuan yang juga Ketua PC Muslimat NU Lamongan ini menuturkan, kehadiran kaum milenial juga akan menyelesaikan masalah pengangguran. Dengan cara menyiapkan mereka sebagai SDM produktif untuk ikut serta mengisi pembangunan secara cerdas.

Radar Lamongan – Pemilih milenial usia 17 tahun hingga 30 tahun jumlahnya cukup besar, mencapai 287.845 orang. Dari jumlah itu, berdasarkan data KPUK Lamongan, 204.849 pemilih di antaranya berusia 21 tahun hingga 30 tahun.

‘’Kita kemarin sudah gencar melakukan sosialiasi terhadap pemilih pemula di pondok pesantren, sekolah, dan perguruan tinggi. Semoga kita bisa mencapai target partisipasi masyarakat,’’ harap Komisioner Divisi Sosdikli dan Parmas Khoirul Anam kepada Jawa Pos Radar Lamongan kemarin (8.12).

Tiga pasangan calon (paslon) yang tidak dari kalangan milenial, harus mampu menyusun strategi menarik hati pemilih muda tersebut. Seperti diberitakan, ada tiga paslon yang berkontestasi di Pilkada Lamongan.

Pasangan Suhandoyo – Astiti Suwarni maju dari jalur perseorangan. Paslon Yuhronur Efendi – Abdul Rouf diusung tujuh parpol pemilik 31 kursi di gedung DPRD Lamongan. Yakni, Demokrat, PAN, Golkar, Gerindra, PPP, Perindo, dan Hanura. Serta, paslon Kartika Hidayati – Saim diusung 18 kursi dari PKB dan PDIP.

Baca Juga :  Belum Tentukan Relokasi PKL Jalan Pemuda dan Pangsud

Masing – masing paslon optimistis dalam menghadapi coblosan hari ini. Cabup Suhandoyo mengatakan, tak ada yang spesial untuk menghadapi pemilihan pemimpin eksekutif Lamongan hari ini. Dia menghadapinya dengan biasa – biasa saja.

‘’Karena saya ini yang memilih untuk maju kan rakyat, jadi tinggal menjalankan saja,’’ ujar cabup nomor urut 1 tersebut. Suhandoyo juga akan menyalurkan hak suaranya. ‘’Kalau saya, pencoblosan berada di TPS terdekat rumah sini saja Mas,’’ imbuhnya.

Cabup nomor urut 2, Yuhronur Efendi, juga siap menghadapi pesta demokrasi level kabupaten ini. ‘’Ya kita sudah banyak melakukan upaya untuk menarik hati pemilih milenial melalui medsos dan secara langsung,’’ tuturnya. ‘’Tapi kita juga berupaya mendekati semua kalangan,’’ imbuh mantan Sekkab Lamongan tersebut.

Pria yang juga CEO Persela itu bakal melakukan pencoblosan di salah satu TPS di Kelurahan Banjarmendalan, Lamongan. ‘’Ini tadi saya memohon restu kepada KH Abdul Ghofur, Kiai Aziz, Kiai Said, dan masih banyak lagi,’’ ujar Yes, sapaan akrabnya.

Baca Juga :  Pasangan Pelajar Terjaring Razia Kos

Menurut Yuhronur, dia dan timnya sudah siap seratus persen menghadapi pemungutan suara hari ini. ‘’Pokoknya kita target menang. Segala ikhtiar sudah kita lakukan. Segala usaha sudah kita optimalkan. Tinggal kita kembalikan kepada Yang Di Atas,’’ kata Yuhronur.

Cabup Kartika Hidayati juga optimistis paslon Karsa bisa mendulang banyak suara dari kalangan milenial. Dia menilai, milenial sangat cerdas melihat visi dan misi yang diusungnya. “Sehingga saya yakin milenial akan merasa nyaman bersama Karsa,” ujar cabup nomor urut tiga ini.

Perempuan yang juga Ketua PC Muslimat NU Lamongan ini menuturkan, kehadiran kaum milenial juga akan menyelesaikan masalah pengangguran. Dengan cara menyiapkan mereka sebagai SDM produktif untuk ikut serta mengisi pembangunan secara cerdas.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/