alexametrics
26.6 C
Bojonegoro
Wednesday, May 25, 2022

DPMPTSP Gelar Temu Mitra,Kuatkan Sinergitas Pemkab dengan Swasta

Radar Bojonegoro – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Bojonegoro setelah sukses menggelar acara Temu Mitra dengan tema Sinergitas Pemerintah, Swasta dan Masyarakat dalam Kesempatan Berusaha di Mal Pelayanan Publik Kamis (24/10) lalu, Sabtu (7/11) kembali menggelar acara serupa di Kantor Kecamatan Sumberrejo.

Acara digelar sebagai salah satu upaya Pemerintah Kabupaten Bojonegoro mendorong dunia usaha untuk berkembang menjadi lebih besar tersebut, dihadiri Bupati Bojonegoro DR. Hj Anna Mu’awanah; Asisten Perekonomian dan Pembangunan Ir. I Nyoman Sudana, MM; Kepala DPMPTSP, Yusnita Liasari ST MSi, serta Camat Sumberrejo, Kanor, Balen, dan Baureno, beberapa kepala desa, tokoh masyarakat dan pengusaha dari empat kecamatan.

Kepala Dinas PMPTSP Yusnita Liasari menyampaikan, kegiatan tersebut bertujuan membangun sinergi dan pemahaman yang sama, antara pemerintah, masyarakat dan dunia usaha, tentang berusaha yang legal dan aman. ‘’Semua usaha yang ada di Bojonegoro diharapkan sudah mempunyai izin sesuai dengan usaha masing-masing,’’ papar Lia tentang tujuan diadakannya acara tersebut.

Baca Juga :  Tanggul Longsor 80 Meter

Lia juga berharap, setelah acara ini para pengusaha sudah tidak ada lagi kesulitan dalam mengurus perizinanan. Di acara tersebut DPMPTSP juga membuka layanan perizinan. Jika ada kesulitan bisa berkonsultasi dengan petugas layanan. ‘’ Dan Alhamdulillah pelayanan kami di sini sudah menerbitkan dua jenis usaha,’’ jelasnya.

Menurut Lia, ini bukƟ kalau mengurus izin usaha itu tidak perlu waktu lama dan tanpa biaya, alias gratis. Sementara itu, Bu Anna panggilan akrab Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah sebagai nara sumber di acara tersebut menyampaikan, kegiatan ini sebagai salah satu bentuk upaya Pemkab Bojonegoro mendorong dunia usaha di Kabupaten Bojonegoro. Tentu, untuk berkembang menjadi lebih besar.

Baca Juga :  Proyek 813 Km Idealnya Dua Tahun Tuntas

Bupati pertama perempuan di Bojonegoro itu juga mengingatkan pentingnya pelaku usaha mempunyai izin usaha. ‘’Ini yang hadir bisa menyampaikan informasi soal perizinan ke kerabat, teman dekat, keluarga dan lingkungan sekitar,’’ harap Bu Anna. Karena, lanjutnya, usaha warga dipastikan tidak akan pernah besar kalau tidak punya izin.

Bu Anna menjelaskan, jika dulu kalau mengurus izin keliling, ke meja ini satu minggu , ke meja sana dua minggu, ke meja lainnya tiga minggu tidak selesai-selesai. Sekarang hanya dengan dua jari, satu klik, sudah bisa keluar izin usaha.Yakni, dengan OSS (Online Singgle Submission). ‘’OSS itu kalau bahasa Bojonegorone Ojo Suwe-Suwe,’’ kelakar Bu Anna. Asisten Perekonomian dan Pembangunan Ir. I Nyoman Sudana, MM dalam acara tersebut menerangkan, secara detail mengenai legalitas usaha untuk perlindungan dan kemudahan dalam berusaha.

Radar Bojonegoro – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Bojonegoro setelah sukses menggelar acara Temu Mitra dengan tema Sinergitas Pemerintah, Swasta dan Masyarakat dalam Kesempatan Berusaha di Mal Pelayanan Publik Kamis (24/10) lalu, Sabtu (7/11) kembali menggelar acara serupa di Kantor Kecamatan Sumberrejo.

Acara digelar sebagai salah satu upaya Pemerintah Kabupaten Bojonegoro mendorong dunia usaha untuk berkembang menjadi lebih besar tersebut, dihadiri Bupati Bojonegoro DR. Hj Anna Mu’awanah; Asisten Perekonomian dan Pembangunan Ir. I Nyoman Sudana, MM; Kepala DPMPTSP, Yusnita Liasari ST MSi, serta Camat Sumberrejo, Kanor, Balen, dan Baureno, beberapa kepala desa, tokoh masyarakat dan pengusaha dari empat kecamatan.

Kepala Dinas PMPTSP Yusnita Liasari menyampaikan, kegiatan tersebut bertujuan membangun sinergi dan pemahaman yang sama, antara pemerintah, masyarakat dan dunia usaha, tentang berusaha yang legal dan aman. ‘’Semua usaha yang ada di Bojonegoro diharapkan sudah mempunyai izin sesuai dengan usaha masing-masing,’’ papar Lia tentang tujuan diadakannya acara tersebut.

Baca Juga :  Usai Ditambah 2 Hektare, Lahan TPA Banjarsari Masih Kurang

Lia juga berharap, setelah acara ini para pengusaha sudah tidak ada lagi kesulitan dalam mengurus perizinanan. Di acara tersebut DPMPTSP juga membuka layanan perizinan. Jika ada kesulitan bisa berkonsultasi dengan petugas layanan. ‘’ Dan Alhamdulillah pelayanan kami di sini sudah menerbitkan dua jenis usaha,’’ jelasnya.

Menurut Lia, ini bukƟ kalau mengurus izin usaha itu tidak perlu waktu lama dan tanpa biaya, alias gratis. Sementara itu, Bu Anna panggilan akrab Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah sebagai nara sumber di acara tersebut menyampaikan, kegiatan ini sebagai salah satu bentuk upaya Pemkab Bojonegoro mendorong dunia usaha di Kabupaten Bojonegoro. Tentu, untuk berkembang menjadi lebih besar.

Baca Juga :  Rusak sejak 2015, Spillway Waduk Pacal Dibangun Baru

Bupati pertama perempuan di Bojonegoro itu juga mengingatkan pentingnya pelaku usaha mempunyai izin usaha. ‘’Ini yang hadir bisa menyampaikan informasi soal perizinan ke kerabat, teman dekat, keluarga dan lingkungan sekitar,’’ harap Bu Anna. Karena, lanjutnya, usaha warga dipastikan tidak akan pernah besar kalau tidak punya izin.

Bu Anna menjelaskan, jika dulu kalau mengurus izin keliling, ke meja ini satu minggu , ke meja sana dua minggu, ke meja lainnya tiga minggu tidak selesai-selesai. Sekarang hanya dengan dua jari, satu klik, sudah bisa keluar izin usaha.Yakni, dengan OSS (Online Singgle Submission). ‘’OSS itu kalau bahasa Bojonegorone Ojo Suwe-Suwe,’’ kelakar Bu Anna. Asisten Perekonomian dan Pembangunan Ir. I Nyoman Sudana, MM dalam acara tersebut menerangkan, secara detail mengenai legalitas usaha untuk perlindungan dan kemudahan dalam berusaha.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/