alexametrics
29.2 C
Bojonegoro
Tuesday, June 28, 2022

Kobarkan Semangat Pemuda sebagai Pilar Pembangunan

TUBAN – Sebagai bagian tugas konstitusional anggota MPR RI, Didik Mukrianto, SH., MH kembali melakukan sosialisasi 4 Pilar MPR RI di Tuban. Yakni, Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.  Sosialisasi yang digelar di Tuban, Rabu (7/11) tersebut dihadiri pemuda dan masyarakat. 

Dalam kegiatan sosialisasi kali ini, Didik Mukrianto kembali mengingatkan masyarakat terkait pentingnya peran pemuda sebagai pengawal perubahan dan kemajuan masyarakat di Tuban.

Dikatakan wakil rakyat dari Fraksi Partai Demokrat ini, pemuda yang merupakan bagian dari kekuatan moral, kontrol sosial, dan agen perubahan, harus terus dibina, didampingi, dan diberikan ruang yang cukup untuk berinovasi dengan kreatifitasnya. Sehingga, bisa menghadirkan terobosan yang bermanfaat buat masyarakat. 

Didik juga mengatakan, pemuda sebagai bagian pilar pembangunan di daerah harus dipastikan kesiapannya dalam persaingan sehat menjawab tantangan global, khususnya di Tuban.

Karena itu, pemerintah daerah dan masyarakat harus tetap waspada terkait besarnya jumlah usia produktif yang terus meningkat. Menurut dia, ini bisa menjadi anugerah bagi Tuban apabila pembangunan kepemudaan bisa melahirkan pemuda tangguh yang mandiri baik secara pola pikir, inovasi, dan kreatifitasnya.

Baca Juga :  Tiga Bersaudara Raih Prestasi di Kejurprov Catur

”Sebaliknya bonus demografi ini menjadi musibah apabila pemudanya tidak disiapkan dan hanya menjadi beban masyarakat dan pemerintah daerah,” tegas ketua umum Karang Taruna Nasional ini.

Menurut Didik, dalam menjaga keutuhan bangsa dan negara, peran pemuda dalam pembangunan akan optimal apabila masyarakat dan pemda membimbing. Juga, mampu membuat terobosan dan kreativitas nyata menuju kemandirian dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. 

Dalam pandangannya, lanjut dia, pemuda dengan segenap kemampuannya harus mampu menyerap dan meneladani setiap legacy. Baik yang diwariskan dan diajarkan para orang tua, tokoh-tokoh sekitar, dan para pemimpin bangsa.

Kemandirian dan semangat juang dalam menghadirkan inovasi dan kreativitas nyata di Bumi Wali juga akan cepat terwujud apabila para pemuda menguatkan kapasitas, kapabilitas, dan kompetensinya.

Baca Juga :  Perkuat Rasa Cinta Tanah Air atau Nasionalisme di Masyarakat

”Tentunya juga menjadi pribadi yang kuat memegang teguh 4 Pilar MPR RI,” tegas tokoh pencak silat muda dari Persaudaraan Setia Hati Terate ini. 

Di bagian lain, Didik mengingatkan kepada peserta yang hadir terkait degradasi moral melalui serangan narkotika dan obat-obat terlarang yang semakin masif. Potret nyata ini, menurut dia, tidak bisa dinafikkan dan dipastikan bakal menghancurkan generasi bangsa dan memupus pengorbanan dan harapan orang tua agar anaknya menjadi generasi unggul dan sukses. 

Didik mengatakan, pemahaman secara utuh, pengamalan secara nyata terhadap nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika dipastikan akan melahirkan pemuda tangguh yang akan menjadi pendobrak dan penghancur mesin-mesin perusak generasi  bangsa.

”Pribadi yang utuh, tangguh dengan nasionalisme yang kuat akan memastikan munculnya pemuda yang mandiri dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” tandas dia.

TUBAN – Sebagai bagian tugas konstitusional anggota MPR RI, Didik Mukrianto, SH., MH kembali melakukan sosialisasi 4 Pilar MPR RI di Tuban. Yakni, Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.  Sosialisasi yang digelar di Tuban, Rabu (7/11) tersebut dihadiri pemuda dan masyarakat. 

Dalam kegiatan sosialisasi kali ini, Didik Mukrianto kembali mengingatkan masyarakat terkait pentingnya peran pemuda sebagai pengawal perubahan dan kemajuan masyarakat di Tuban.

Dikatakan wakil rakyat dari Fraksi Partai Demokrat ini, pemuda yang merupakan bagian dari kekuatan moral, kontrol sosial, dan agen perubahan, harus terus dibina, didampingi, dan diberikan ruang yang cukup untuk berinovasi dengan kreatifitasnya. Sehingga, bisa menghadirkan terobosan yang bermanfaat buat masyarakat. 

Didik juga mengatakan, pemuda sebagai bagian pilar pembangunan di daerah harus dipastikan kesiapannya dalam persaingan sehat menjawab tantangan global, khususnya di Tuban.

Karena itu, pemerintah daerah dan masyarakat harus tetap waspada terkait besarnya jumlah usia produktif yang terus meningkat. Menurut dia, ini bisa menjadi anugerah bagi Tuban apabila pembangunan kepemudaan bisa melahirkan pemuda tangguh yang mandiri baik secara pola pikir, inovasi, dan kreatifitasnya.

Baca Juga :  Persatuan Senjata Ampuh Hadapi Ancaman

”Sebaliknya bonus demografi ini menjadi musibah apabila pemudanya tidak disiapkan dan hanya menjadi beban masyarakat dan pemerintah daerah,” tegas ketua umum Karang Taruna Nasional ini.

Menurut Didik, dalam menjaga keutuhan bangsa dan negara, peran pemuda dalam pembangunan akan optimal apabila masyarakat dan pemda membimbing. Juga, mampu membuat terobosan dan kreativitas nyata menuju kemandirian dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. 

Dalam pandangannya, lanjut dia, pemuda dengan segenap kemampuannya harus mampu menyerap dan meneladani setiap legacy. Baik yang diwariskan dan diajarkan para orang tua, tokoh-tokoh sekitar, dan para pemimpin bangsa.

Kemandirian dan semangat juang dalam menghadirkan inovasi dan kreativitas nyata di Bumi Wali juga akan cepat terwujud apabila para pemuda menguatkan kapasitas, kapabilitas, dan kompetensinya.

Baca Juga :  Anggaran Desk Pemilu Terancam Tak Terserap

”Tentunya juga menjadi pribadi yang kuat memegang teguh 4 Pilar MPR RI,” tegas tokoh pencak silat muda dari Persaudaraan Setia Hati Terate ini. 

Di bagian lain, Didik mengingatkan kepada peserta yang hadir terkait degradasi moral melalui serangan narkotika dan obat-obat terlarang yang semakin masif. Potret nyata ini, menurut dia, tidak bisa dinafikkan dan dipastikan bakal menghancurkan generasi bangsa dan memupus pengorbanan dan harapan orang tua agar anaknya menjadi generasi unggul dan sukses. 

Didik mengatakan, pemahaman secara utuh, pengamalan secara nyata terhadap nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika dipastikan akan melahirkan pemuda tangguh yang akan menjadi pendobrak dan penghancur mesin-mesin perusak generasi  bangsa.

”Pribadi yang utuh, tangguh dengan nasionalisme yang kuat akan memastikan munculnya pemuda yang mandiri dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” tandas dia.

Artikel Terkait

Most Read

Recovery dan Kekompakan Tim Jadi Catatan

Menulis itu Tidak Perlu Dijadikan Beban

Spot Selfie di Atas Bukit

BPNT Dikelola BUMDes, Perlu Ubah Regulasi

Artikel Terbaru

Delapan Incumbent Kalah Suara

PT DESI Bakal Dilarang Beroperasi

Matangkan Persiapan

Rudjito – Zaenuri Divonis 4 Tahun


/