alexametrics
24.5 C
Bojonegoro
Friday, May 27, 2022

Keluhkan Sempitnya Jembatan Sambirejo 

BOJONEGORO – Sempitnya jembatan di poros jalan Bubulan, kawasan RPH Sambirejo dikeluhkan warga. Alasannya, badan jembatan sangat sempit. Lebarnya tidak lebih dari 3 meter. Itu memicu sulitnya kendaraan berpapasan. Akibatnya, pengendara susah melintas. 

’’Memang dikeluhkan, ini sulit dilintasi secara bersamaan,” kata Prapto, warga yang melintas kemarin (8/11)

Prapto mengatakan, tekstur aspal di jembatan tersebut memang halus. Bahkan, tidak ada sedikit pun lubang pada badan jalan.

Namun, lebar jembatan yang sangat sempit membuat pengendara sulit melintas. Terutama saat berpapasan secara bersamaan. 

Selain sempit, jembatan utama di tengah hutan tersebut saat malam hari juga sangat gelap.

Sebab, belum ada penerangan sedikit pun. Karena itu, dikhawatirkan, memperbesar potensi terjadinya kecelakaan.

Baca Juga :  UNBK Paket C Dimulai Hari Ini

Rudi, salah seorang warga lain mengatakan, meski berada di kawasan hutan, jembatan itu menjadi jalur ramai.

Sebab, menjadi jalur yang kerap dilewati pengendara. Karena itu, dia berharap ada tanggapan dari pemerintah.

Setidaknya memberikan penerangan lampu jalan agar tidak terlalu gelap.

Dia menambahkan, memasuki musim penghujan, kekhawatiran masyarakat kian meningkat.

Sebab, jalur tersebut tergolong jalur halus tanpa lobang. Namun, sangat licin.

Dengan berukuran sempit dan tanpa penerangan, tentu membuat pengendara sangat khawatir. 

’’Ini kalau musim penghujan sangat menyulitkan,” kata dia.

BOJONEGORO – Sempitnya jembatan di poros jalan Bubulan, kawasan RPH Sambirejo dikeluhkan warga. Alasannya, badan jembatan sangat sempit. Lebarnya tidak lebih dari 3 meter. Itu memicu sulitnya kendaraan berpapasan. Akibatnya, pengendara susah melintas. 

’’Memang dikeluhkan, ini sulit dilintasi secara bersamaan,” kata Prapto, warga yang melintas kemarin (8/11)

Prapto mengatakan, tekstur aspal di jembatan tersebut memang halus. Bahkan, tidak ada sedikit pun lubang pada badan jalan.

Namun, lebar jembatan yang sangat sempit membuat pengendara sulit melintas. Terutama saat berpapasan secara bersamaan. 

Selain sempit, jembatan utama di tengah hutan tersebut saat malam hari juga sangat gelap.

Sebab, belum ada penerangan sedikit pun. Karena itu, dikhawatirkan, memperbesar potensi terjadinya kecelakaan.

Baca Juga :  Setelah Gaji 14, Kini Cair Gaji 13

Rudi, salah seorang warga lain mengatakan, meski berada di kawasan hutan, jembatan itu menjadi jalur ramai.

Sebab, menjadi jalur yang kerap dilewati pengendara. Karena itu, dia berharap ada tanggapan dari pemerintah.

Setidaknya memberikan penerangan lampu jalan agar tidak terlalu gelap.

Dia menambahkan, memasuki musim penghujan, kekhawatiran masyarakat kian meningkat.

Sebab, jalur tersebut tergolong jalur halus tanpa lobang. Namun, sangat licin.

Dengan berukuran sempit dan tanpa penerangan, tentu membuat pengendara sangat khawatir. 

’’Ini kalau musim penghujan sangat menyulitkan,” kata dia.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/