alexametrics
32.6 C
Bojonegoro
Monday, August 8, 2022

Wajah Lama Siap Ramaikan Pilkada

TUBAN, Radar Tuban – Satu persatu bakal calon bupati (bacabup) Tuban mulai muncul ke permukaan. Tak hanya wajah baru, wajah lama pun turun gunung. Siap meramaikan palagan demokrasi di Bumi Wali.

Salah satu wajah lama yang mulai mengambil ancang-ancang untuk memanasi mesin politiknya adalah Setiajit. Kemarin (8/9), mantan calon bupati (cabup) pada Pilkada Tuban 2011 ini resmi mengambil formulir pendaftaran bacabup di kantor DPC PDI Perjuangan. Dengan kemunculan Setiajit, berarti satu wajah lama sudah menampakkan diri.

Sebagaimana diketahui, Pilkada 2011 diramaikan enam pasangan calon. Ketika itu, Setiajit berpasangan dengan Bambang Suhariyanto. Lima pasangan lainnya, Fathul Huda-Noor Nahar Hussein, Kristiawan-Heany Relawati Rini Widyastuti, Muhammad Anwar-Tulus Setyo Utomo, serta dua paslon independen Mochammad Chamim Amir-Ashadi Soeprapto dan Bambang Lukmantono-Edy Toyibi (alm).

Baca Juga :  Jatah KPUK Rp 57,5 M, Bawaslu Rp 17,5 M

Saat itu, pilkada dimenangkan Huda-Noor (Fathul Huda-Noor Nahar Hussein). Posisi kedua ditempati  Kristiawan-Haeny dan ketiga pasangan Sehat (Setiajit-Bambang Suhariyanto). Ini artinya, Setiajit termasuk cabup yang cukup diperhitungkan. Apalagi, Fathul Huda, Kristiawan, dan Haeny dipastikan tidak mencalonkan lagi. Khususnya Fathul Huda yang terganjal aturan karena sudah menjabat dua periode.

Dalam pernyataan resminya usai mengambil formulir di posko pemenangan PDI Perjuangan, Setiajit mengaku tidak kapok dan siap maju lagi. Baginya, mencalonkan diri menjadi bupati Tuban adalah panggilan hati selaku putra asli Tuban. ‘’Karena itu, saya ingin kembali mencalonkan diri,’’ tandasnya.

Selain Setiajit, wajah lama yang memiliki hasrat untuk kembali mencalonkan adalah Muhammad Anwar. Disinggung terkait keinginan kembali mencalonkan sebagai bupati, ketua PDC Partai Demokrat ini mengaku siap. ‘’Keinginan jelas ada,’’ katanya.

Baca Juga :  Pembangunan Jalan Desa Digelontor Rp 452 Miliar

Ditegaskan Anwar, setiap kader Partai Demokrat siap untuk menduduki jabatan bupati. Tidak terkecuali ketua partai. ‘’Ya, termasuk ketua partai,’’ celetuk dia yang kemudian menunjuk dirinya sendiri.

Namun, kata Anwar, semua tergantung pada keputusan DPP. Bagaimana jika DPP menghendaki ketua DPC maju menjadi calon bupati? Politisi senior partai berlambang mercy ini dengan tegas menyatakan siap. ‘’Ya, harus siap,’’ tegas dia mantap.

Masih dikatakan Anwar, dia  optimistis pada Pilkada 2020 mendatang Partai Demokrat menjadi pemenang, khususnya di wilayah Jatim. Itu karena gubernur dan wakil gubernur saat ini Khofifah Indar Parawansa dan Emil Dardak merupakan pasangan calon yang diusung Partai Demokrat. Dan, itu akan membawa efek domino terhadap pilkada tahun depan. ‘’Termasuk di Tuban,’’ tandasnya.

TUBAN, Radar Tuban – Satu persatu bakal calon bupati (bacabup) Tuban mulai muncul ke permukaan. Tak hanya wajah baru, wajah lama pun turun gunung. Siap meramaikan palagan demokrasi di Bumi Wali.

Salah satu wajah lama yang mulai mengambil ancang-ancang untuk memanasi mesin politiknya adalah Setiajit. Kemarin (8/9), mantan calon bupati (cabup) pada Pilkada Tuban 2011 ini resmi mengambil formulir pendaftaran bacabup di kantor DPC PDI Perjuangan. Dengan kemunculan Setiajit, berarti satu wajah lama sudah menampakkan diri.

Sebagaimana diketahui, Pilkada 2011 diramaikan enam pasangan calon. Ketika itu, Setiajit berpasangan dengan Bambang Suhariyanto. Lima pasangan lainnya, Fathul Huda-Noor Nahar Hussein, Kristiawan-Heany Relawati Rini Widyastuti, Muhammad Anwar-Tulus Setyo Utomo, serta dua paslon independen Mochammad Chamim Amir-Ashadi Soeprapto dan Bambang Lukmantono-Edy Toyibi (alm).

Baca Juga :  Membuka Pendaftaran Bakal Calon Bupati/Wakil Bupati Tuban

Saat itu, pilkada dimenangkan Huda-Noor (Fathul Huda-Noor Nahar Hussein). Posisi kedua ditempati  Kristiawan-Haeny dan ketiga pasangan Sehat (Setiajit-Bambang Suhariyanto). Ini artinya, Setiajit termasuk cabup yang cukup diperhitungkan. Apalagi, Fathul Huda, Kristiawan, dan Haeny dipastikan tidak mencalonkan lagi. Khususnya Fathul Huda yang terganjal aturan karena sudah menjabat dua periode.

Dalam pernyataan resminya usai mengambil formulir di posko pemenangan PDI Perjuangan, Setiajit mengaku tidak kapok dan siap maju lagi. Baginya, mencalonkan diri menjadi bupati Tuban adalah panggilan hati selaku putra asli Tuban. ‘’Karena itu, saya ingin kembali mencalonkan diri,’’ tandasnya.

Selain Setiajit, wajah lama yang memiliki hasrat untuk kembali mencalonkan adalah Muhammad Anwar. Disinggung terkait keinginan kembali mencalonkan sebagai bupati, ketua PDC Partai Demokrat ini mengaku siap. ‘’Keinginan jelas ada,’’ katanya.

Baca Juga :  Usung Koalisi Poros Tengah Pilkada 2020 Kabupaten Tuban

Ditegaskan Anwar, setiap kader Partai Demokrat siap untuk menduduki jabatan bupati. Tidak terkecuali ketua partai. ‘’Ya, termasuk ketua partai,’’ celetuk dia yang kemudian menunjuk dirinya sendiri.

Namun, kata Anwar, semua tergantung pada keputusan DPP. Bagaimana jika DPP menghendaki ketua DPC maju menjadi calon bupati? Politisi senior partai berlambang mercy ini dengan tegas menyatakan siap. ‘’Ya, harus siap,’’ tegas dia mantap.

Masih dikatakan Anwar, dia  optimistis pada Pilkada 2020 mendatang Partai Demokrat menjadi pemenang, khususnya di wilayah Jatim. Itu karena gubernur dan wakil gubernur saat ini Khofifah Indar Parawansa dan Emil Dardak merupakan pasangan calon yang diusung Partai Demokrat. Dan, itu akan membawa efek domino terhadap pilkada tahun depan. ‘’Termasuk di Tuban,’’ tandasnya.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/