alexametrics
23.3 C
Bojonegoro
Monday, June 27, 2022

Fokus Tanaman Mengurangi Polusi Udara

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Bunga bugenvil berbunga. Warnanya mencolok merah di sepanjang Jalan Bojonegoro-Babat, persisnya antara Kecamatan Sumberrejo hingga Kota.

Musim kemarau saat ini, bunga dengan batang berduri itu justru merekah. Bunga berdaun hijau ini menjadi pemandangan mengasyikkan di tengah suhu panas dan padatnya kendaraan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bojonegoro Nurul Azizah mengatakan, untuk mengurangi panas dan polusi udara, instansinya juga akan menanam bunga tabebuya.

Tanaman yang biasa disebut sakura jowo itu akan ditanam di seputaran Kecamatan Kota. Juga lokasi yang berdekatan dengan jembatan. Sehingga, di setiap jembatan terdapat bunga tabebuya. Namun, dia belum bisa merinci bibit yang akan ditanam.

Baca Juga :  Sehari Tujuh Perkara Perceraian Diputus

’’Sesuai instruksi bupati, realisasinya saat musim hujan mendatang,” ujarnya.

Menurut Nurul, bunga tabebuya bisa membuat udara di sekitar lebih bersih. Terutama pohonnya dapat menyerap karbon serta polusi kendaraan. Serta, tanaman tersebut cocok dengan iklim cuaca di Bojonegoro yang terik dan panas.

Beberapa titik sudah terdapat bunga tabebuya. ’’Contohnya di Jalan Setyo Budi, Jalan Cokroaminoto, dan Jalan Jaksa Agung,” ucapnya.

BOJONEGORO, Radar Bojonegoro – Bunga bugenvil berbunga. Warnanya mencolok merah di sepanjang Jalan Bojonegoro-Babat, persisnya antara Kecamatan Sumberrejo hingga Kota.

Musim kemarau saat ini, bunga dengan batang berduri itu justru merekah. Bunga berdaun hijau ini menjadi pemandangan mengasyikkan di tengah suhu panas dan padatnya kendaraan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bojonegoro Nurul Azizah mengatakan, untuk mengurangi panas dan polusi udara, instansinya juga akan menanam bunga tabebuya.

Tanaman yang biasa disebut sakura jowo itu akan ditanam di seputaran Kecamatan Kota. Juga lokasi yang berdekatan dengan jembatan. Sehingga, di setiap jembatan terdapat bunga tabebuya. Namun, dia belum bisa merinci bibit yang akan ditanam.

Baca Juga :  Nilai Ekspor Tumbuh, Investor Masuk Lesu

’’Sesuai instruksi bupati, realisasinya saat musim hujan mendatang,” ujarnya.

Menurut Nurul, bunga tabebuya bisa membuat udara di sekitar lebih bersih. Terutama pohonnya dapat menyerap karbon serta polusi kendaraan. Serta, tanaman tersebut cocok dengan iklim cuaca di Bojonegoro yang terik dan panas.

Beberapa titik sudah terdapat bunga tabebuya. ’’Contohnya di Jalan Setyo Budi, Jalan Cokroaminoto, dan Jalan Jaksa Agung,” ucapnya.

Previous articleAsyiknya Berbisnis
Next articleGagal Menang di Kandang

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/