alexametrics
23.7 C
Bojonegoro
Wednesday, May 25, 2022

Banyak Dicari, Apotek Kehabisan Stok Oksigen

Radar Bojonegoro – Peningkatan kasus Covid-19 tak berbanding lurus dengan ketersediaan oksigen. Selain kebutuhan tabung oksigen berukuran besar untuk rumah sakit dan puskesmas. Kebutuhan oksigen portable ukuran kecil juga meningkat.

Apotek kehabisan stok, karena suplai dari Surabaya juga kosong. Dua pekan terakhir ini peningkatan konsumsi mencapai dua hingga tiga kali lipat. Sinta, salah satu karyawan apotek di Bojonegoro mengatakan, permintaan oksigen portable ukuran kecil meningkat. Bahkan stok di apotek kosong. Sebab peningkatan pembelian mancapai dua kali lipat. “Kosong, sudah order juga tidak datang,” katanya.

Sinta menjelaskan, selain diserbu pembeli oksigen, apotek juga ramai pembeli vitamin. Bahkan peningkatan pembelian membuat pendapatan apotek dua kali lipat dibanding sebelum pandemi korona. “Apotek setiap hari penuh,” tegasnya.

Baca Juga :  Meninggal, Keluarga Pasien Covid-19 Dipidanakan

Ketua Ikatan Apoteker Indonesia Cabang Bojonegoro M. Ihsan menga takan, apotek menyediakan tabung oksigen berukuran kecil. Namun, sekitar dua minggu terakhir permintaan meningkat dan apotek kehabisan. Tingkat penjualan di biasanya hanya sekitar dua tabung oksigen. Namun, ketika pembelian meningkat 10 tabung oksigen bisa terjual.

Peningkatan terjadi karena kasus Covid-19 juga meningkat. Pihaknya mengaku sudah memesan dari Surabaya, namun belum ada kiriman. Sebab, tabung oksigen belum ada, sehingga harus menunggu.

Kebutuhan tabung oksigen untuk penderita Covid-19 penting. Seorang yang terkena korona terdapat masalah dengan sistem pernapasannya. Sehingga, pasokan oksigen ke paru berkurang jika menghirup udara biasa. Dan membutuhkan oksigen konsentrasi tinggi atau murni. “Udara biasa ada oksigen, namun tercampur dengan lainnya misal carbondioksida, dan nitrogen,” terangnya.

Baca Juga :  KONI Segera Sahkan Tiga Cabor Baruv

Ihsan mengimbau masyarakat agar lebih teliti dalam membeli oksigen. Dengan membeli ke distributor resmi dan memperhatikan segel khusus dalam tabung. “Selama ini belum pernah dengar ada yang palsu,” jelasnya. (irv)

Radar Bojonegoro – Peningkatan kasus Covid-19 tak berbanding lurus dengan ketersediaan oksigen. Selain kebutuhan tabung oksigen berukuran besar untuk rumah sakit dan puskesmas. Kebutuhan oksigen portable ukuran kecil juga meningkat.

Apotek kehabisan stok, karena suplai dari Surabaya juga kosong. Dua pekan terakhir ini peningkatan konsumsi mencapai dua hingga tiga kali lipat. Sinta, salah satu karyawan apotek di Bojonegoro mengatakan, permintaan oksigen portable ukuran kecil meningkat. Bahkan stok di apotek kosong. Sebab peningkatan pembelian mancapai dua kali lipat. “Kosong, sudah order juga tidak datang,” katanya.

Sinta menjelaskan, selain diserbu pembeli oksigen, apotek juga ramai pembeli vitamin. Bahkan peningkatan pembelian membuat pendapatan apotek dua kali lipat dibanding sebelum pandemi korona. “Apotek setiap hari penuh,” tegasnya.

Baca Juga :  Konsumen Mobil Bekas Didominasi Guru

Ketua Ikatan Apoteker Indonesia Cabang Bojonegoro M. Ihsan menga takan, apotek menyediakan tabung oksigen berukuran kecil. Namun, sekitar dua minggu terakhir permintaan meningkat dan apotek kehabisan. Tingkat penjualan di biasanya hanya sekitar dua tabung oksigen. Namun, ketika pembelian meningkat 10 tabung oksigen bisa terjual.

Peningkatan terjadi karena kasus Covid-19 juga meningkat. Pihaknya mengaku sudah memesan dari Surabaya, namun belum ada kiriman. Sebab, tabung oksigen belum ada, sehingga harus menunggu.

Kebutuhan tabung oksigen untuk penderita Covid-19 penting. Seorang yang terkena korona terdapat masalah dengan sistem pernapasannya. Sehingga, pasokan oksigen ke paru berkurang jika menghirup udara biasa. Dan membutuhkan oksigen konsentrasi tinggi atau murni. “Udara biasa ada oksigen, namun tercampur dengan lainnya misal carbondioksida, dan nitrogen,” terangnya.

Baca Juga :  Cukupi Kebutuhan Petani dan Industri

Ihsan mengimbau masyarakat agar lebih teliti dalam membeli oksigen. Dengan membeli ke distributor resmi dan memperhatikan segel khusus dalam tabung. “Selama ini belum pernah dengar ada yang palsu,” jelasnya. (irv)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/