alexametrics
23.7 C
Bojonegoro
Wednesday, May 25, 2022

Benahi Skema Transisi Pemain

LAMONGAN – Persela Lamongan fokus menatap perandingan kandang. Tim berjuluk Laskar Joko Tingkir ini bakal menjamu Kalteng Putra Kamis (11/7) di Stadion Surajaya Lamongan.

‘’Semua harus kerja keras, karena kita masih butuh poin untuk merangkak lebih tinggi lagi,’’ tutur head coach Persela, Nil Maizar, kepada Jawa Pos Radar Lamongan, kemarin (8/7).

Dia mencermati dua kesalahan yang ditunjukkan pemainnya saat menghadapi PSIS Semarang lalu. Kesalahan pertama, pemain kehilangan fokus pada babak kedua. Pelatih 49 tahun itu menilai pemainnya kehilangan fokus mulai menit ke-60 hingga peluit akhir dibunyikan wasit. 

‘’Sebenarnya kalau masih 1-0, saya rasa masih aman. Tetapi ketika lengah dan lawan bisa cetak gol di menit ke-85, itu yang tidak boleh terjadi. Kita coba untuk merevisi dan memerbaikinya,’’ ujar pelatih kelahiran Payakumbuh, Sumatera Barat tersebut.

Baca Juga :  Hari Kedua Tryout Lancar, Targetnya Hasil UNBK Maksimal

Selain itu, lanjut Nil, transisi dari menyerang ke bertahan cukup lemah. Dia mencontohkan gol kedua yang dilesakkan mantan gelandang asing Persela yang musim ini berlabuh di PSIS, Shohei Matsunaga, pada menit akhir pertandingan.  Karena empat pemain belakang kehilangan koordinasi, ada pemain lawan yang tidak terkaver dan mampu melepaskan tembakan ke gawang dan menghasilkan gol.

‘’Zaenuri tidak bisa mengkaver, Maka (Mawouna Kodjo Amevour) terlalu jauh, dan gelandang tidak ada yang turun. Transisi dari menyerang ke bertahan itu harus semua turun,’’ imbuhnya.

Berdasarkan data di Liga 1, calon lawan Persela, Kalteng Putra, berhasil meraih dua kemenangan dan satu seri pada laga away. Tim promosi itu menaklukkan tuan rumah Barito Putera (1-2), PSIS (1-2) dan menahan imbang tuan rumah Persebaya (1-1).

Baca Juga :  Krisis Bek Sayap Menghantui Persela Lamongan

‘’Bagus Kalteng, tapi kan kita akan evaluasi kekuatan dan kelemahan mereka seperti apa. Secara taktikal, mereka punya Patrick Wanggai,’’ tukasnya.

Nil yang pernah membesut timnas PSSI periode 2012 – 2013 itu tak memiliki banyak waktu untuk menyiapakn timnya. Pada latihan kemarin, dia mencoba formasi menghadapi Kalteng Putra.

‘’Karena waktu tidak ada lagi, hanya tinggal besok (hari ini) dan Rabu. Mudah-mudahan taktikal ini bisa membawa hasil yang bagus di hari Kamis,’’ harapnya.

Sementara itu, komposisi asisten juga berubah seiring tidak adanya Danur. Nil menunjuk Didik ‘’Pacul’’ Ludiyanto sebagai asistennya. Bagi Didik, menjadi asisten pelatih bukan pekerjaan asing. Beberapa musim lalu, dia juga menjalani pekerjaan itu.

Sedangkan Ragil Sudirman kembali menempati posisi pelatih fisik. Sementara pelatih kiper tetap dipercayakan kepada Erick Ibrahim.

‘’Pemilihan coach Didik hanya untuk kebutuhan tim saja,’’ ujarnya.

LAMONGAN – Persela Lamongan fokus menatap perandingan kandang. Tim berjuluk Laskar Joko Tingkir ini bakal menjamu Kalteng Putra Kamis (11/7) di Stadion Surajaya Lamongan.

‘’Semua harus kerja keras, karena kita masih butuh poin untuk merangkak lebih tinggi lagi,’’ tutur head coach Persela, Nil Maizar, kepada Jawa Pos Radar Lamongan, kemarin (8/7).

Dia mencermati dua kesalahan yang ditunjukkan pemainnya saat menghadapi PSIS Semarang lalu. Kesalahan pertama, pemain kehilangan fokus pada babak kedua. Pelatih 49 tahun itu menilai pemainnya kehilangan fokus mulai menit ke-60 hingga peluit akhir dibunyikan wasit. 

‘’Sebenarnya kalau masih 1-0, saya rasa masih aman. Tetapi ketika lengah dan lawan bisa cetak gol di menit ke-85, itu yang tidak boleh terjadi. Kita coba untuk merevisi dan memerbaikinya,’’ ujar pelatih kelahiran Payakumbuh, Sumatera Barat tersebut.

Baca Juga :  DPRKP Prioritaskan PJU Made

Selain itu, lanjut Nil, transisi dari menyerang ke bertahan cukup lemah. Dia mencontohkan gol kedua yang dilesakkan mantan gelandang asing Persela yang musim ini berlabuh di PSIS, Shohei Matsunaga, pada menit akhir pertandingan.  Karena empat pemain belakang kehilangan koordinasi, ada pemain lawan yang tidak terkaver dan mampu melepaskan tembakan ke gawang dan menghasilkan gol.

‘’Zaenuri tidak bisa mengkaver, Maka (Mawouna Kodjo Amevour) terlalu jauh, dan gelandang tidak ada yang turun. Transisi dari menyerang ke bertahan itu harus semua turun,’’ imbuhnya.

Berdasarkan data di Liga 1, calon lawan Persela, Kalteng Putra, berhasil meraih dua kemenangan dan satu seri pada laga away. Tim promosi itu menaklukkan tuan rumah Barito Putera (1-2), PSIS (1-2) dan menahan imbang tuan rumah Persebaya (1-1).

Baca Juga :  Dorong PAN Selesaikan Administrasi

‘’Bagus Kalteng, tapi kan kita akan evaluasi kekuatan dan kelemahan mereka seperti apa. Secara taktikal, mereka punya Patrick Wanggai,’’ tukasnya.

Nil yang pernah membesut timnas PSSI periode 2012 – 2013 itu tak memiliki banyak waktu untuk menyiapakn timnya. Pada latihan kemarin, dia mencoba formasi menghadapi Kalteng Putra.

‘’Karena waktu tidak ada lagi, hanya tinggal besok (hari ini) dan Rabu. Mudah-mudahan taktikal ini bisa membawa hasil yang bagus di hari Kamis,’’ harapnya.

Sementara itu, komposisi asisten juga berubah seiring tidak adanya Danur. Nil menunjuk Didik ‘’Pacul’’ Ludiyanto sebagai asistennya. Bagi Didik, menjadi asisten pelatih bukan pekerjaan asing. Beberapa musim lalu, dia juga menjalani pekerjaan itu.

Sedangkan Ragil Sudirman kembali menempati posisi pelatih fisik. Sementara pelatih kiper tetap dipercayakan kepada Erick Ibrahim.

‘’Pemilihan coach Didik hanya untuk kebutuhan tim saja,’’ ujarnya.

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/