alexametrics
25.3 C
Bojonegoro
Sunday, May 22, 2022

Tak Kenal Lelah

SHE – ST Ayuni sungguh energik mengais rezeki, dia tak hanya kerja di satu tempat.  Namun di dua tempat sekaligus. Dia bagi waktunya sesuai dengan sistem sif di salah satu rumah sakit di Lamongan. Jadi, setiap Senin-Kamis, Ayuni bekerja di Lamongan sif malam hingga pagi. Lalu Jumat-Minggu dia bekerja di toko swalayan dekat rumahnya dari pagi hingga sore.

“Mumpung masih muda mas, jadi harus aktif dan ke arah yang lebih positif,” kata gadis asal Desa Sraturejo, Kecamatan Baureno itu.

Selain bekerja, dia juga punya usaha sampingan bersama kakak iparnya jual kue-kue dengan bentuk karakter kartun. Lalu, dia pasarkan lewat WhatsApp sekaligus teman-temannya. Respons yang dia dapat bagus, konsumennya terus berdatangan. “Awalnya saya tidak menyangka bisa buat kue karakter, tetapi karena dapat motivasi dari kakak ipar, saya pun akhirnya bisa buat meski belum terlalu bagus,” jelasnya. 

Baca Juga :  Hari Ini 7.668 Peserta Ikuti Tes Calon Perangkat Desa

Selain diajari oleh kakak iparnya, Ayuni juga belajar lewat YouTube. “Era sekarang serba simpel mas, jadi belajar apapun sudah ada di internet,” ujar gadis kelahiran 1997 itu.

SHE – ST Ayuni sungguh energik mengais rezeki, dia tak hanya kerja di satu tempat.  Namun di dua tempat sekaligus. Dia bagi waktunya sesuai dengan sistem sif di salah satu rumah sakit di Lamongan. Jadi, setiap Senin-Kamis, Ayuni bekerja di Lamongan sif malam hingga pagi. Lalu Jumat-Minggu dia bekerja di toko swalayan dekat rumahnya dari pagi hingga sore.

“Mumpung masih muda mas, jadi harus aktif dan ke arah yang lebih positif,” kata gadis asal Desa Sraturejo, Kecamatan Baureno itu.

Selain bekerja, dia juga punya usaha sampingan bersama kakak iparnya jual kue-kue dengan bentuk karakter kartun. Lalu, dia pasarkan lewat WhatsApp sekaligus teman-temannya. Respons yang dia dapat bagus, konsumennya terus berdatangan. “Awalnya saya tidak menyangka bisa buat kue karakter, tetapi karena dapat motivasi dari kakak ipar, saya pun akhirnya bisa buat meski belum terlalu bagus,” jelasnya. 

Baca Juga :  Tak Puas Diranjang, 57 Istri Gugat Cerai

Selain diajari oleh kakak iparnya, Ayuni juga belajar lewat YouTube. “Era sekarang serba simpel mas, jadi belajar apapun sudah ada di internet,” ujar gadis kelahiran 1997 itu.

Artikel Terkait

Most Read

25 Persen Hippam Tidak Aktif

Kerugian Capai Rp 16 M

Artikel Terbaru

Dari Dangdut ke Salawat

Mampu Berbuah Lebih Cepat

Anak Desa Harus Semangat Kuliah


/