alexametrics
22.7 C
Bojonegoro
Wednesday, June 29, 2022

Cair Tapi Terlambat

BOJONEGORO – Pegawai honorer di Bojonegoro akhirnya bisa tersenyum. Tunjangan kinerja yang mereka nantikan akhirnya cair, untuk periode tribulan pertama 2018. Namun pencairannya terlambat dan tidak serentak. Ketua Forum Honorer K2 Bojonegoro, Arif Ida Rifai mengungkapkan, tunjangan tersebut sudah cair minggu lalu. Namun pencairan tahun ini tidak serempak. Beberapa honorer sudah menerima, namun ada yang belum. ‘’Tapi sampai hari ini (minggu,Red) sudah menerima semua kok,’’ ungkapnya minggu (8/4).

Menurut dia, permasalahan yang kerap terjadi terkait pencairan tunjangan adalah tidak tepat waktu. Padahal banyak honorer yang menantikan pencairan dana tersebut. Sebab nilainya lumayan besar bagi para pegawai honorer . ‘’Seharusnya pencairannya selalu tepat. Jadi kita tidak perlu berharap,’’ ujarnya. Arif menjelaskan, honorer selama ini menerima upah yang tidak begitu besar. Mulai Rp 400 ribu hingga Rp 500 ribu per bulan. Itu biasanya diambilkan dari dana bantuan operasional sekolah (BOS).

Baca Juga :  Disebabkan Usia, Mayoritas Honorer K2 Tak Lolos Pasing Grade

Sedangkan tunjangan kinerja besarnya Rp 700 Ribu untuk honorer K2 dan Rp 500 ribu untuk honorer non K2. Diterimakan per tiga bulan. ‘’Jadi pengharapan para honorer pada tunjangan ini sangat besar,’’ ungkapnya. Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Bojonegoro, Hanafi menjelaskan, pencairan tunjangan tersebut memang tidak bisa sama waktunya. Sebab pihaknya harus melakukan validasi data terlebih dulu setiap akan pencairan.

Hal itu dilakukan karena dikhawatirkan ada perubahan data. Misalnya, sudah tidak mengajar lagi atau sudah berhenti bekerja. ‘’Jadi, diperlukan data-data yang valid,’’ jelas dia. Hanafi meminta honorer memanfaatkan tunjangan itu sebaik-baiknya. Harus digunakan hal yang produktif. Sehingga, honorer tidak kesulitan keuangan jika tunjangan telat cair.

Baca Juga :  Sempat Molor Dua Jam, Raperda RPJMD Disahkan Juga

BOJONEGORO – Pegawai honorer di Bojonegoro akhirnya bisa tersenyum. Tunjangan kinerja yang mereka nantikan akhirnya cair, untuk periode tribulan pertama 2018. Namun pencairannya terlambat dan tidak serentak. Ketua Forum Honorer K2 Bojonegoro, Arif Ida Rifai mengungkapkan, tunjangan tersebut sudah cair minggu lalu. Namun pencairan tahun ini tidak serempak. Beberapa honorer sudah menerima, namun ada yang belum. ‘’Tapi sampai hari ini (minggu,Red) sudah menerima semua kok,’’ ungkapnya minggu (8/4).

Menurut dia, permasalahan yang kerap terjadi terkait pencairan tunjangan adalah tidak tepat waktu. Padahal banyak honorer yang menantikan pencairan dana tersebut. Sebab nilainya lumayan besar bagi para pegawai honorer . ‘’Seharusnya pencairannya selalu tepat. Jadi kita tidak perlu berharap,’’ ujarnya. Arif menjelaskan, honorer selama ini menerima upah yang tidak begitu besar. Mulai Rp 400 ribu hingga Rp 500 ribu per bulan. Itu biasanya diambilkan dari dana bantuan operasional sekolah (BOS).

Baca Juga :  Tunjangan 3.116 Honorer di Bojonegoro Cair

Sedangkan tunjangan kinerja besarnya Rp 700 Ribu untuk honorer K2 dan Rp 500 ribu untuk honorer non K2. Diterimakan per tiga bulan. ‘’Jadi pengharapan para honorer pada tunjangan ini sangat besar,’’ ungkapnya. Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Bojonegoro, Hanafi menjelaskan, pencairan tunjangan tersebut memang tidak bisa sama waktunya. Sebab pihaknya harus melakukan validasi data terlebih dulu setiap akan pencairan.

Hal itu dilakukan karena dikhawatirkan ada perubahan data. Misalnya, sudah tidak mengajar lagi atau sudah berhenti bekerja. ‘’Jadi, diperlukan data-data yang valid,’’ jelas dia. Hanafi meminta honorer memanfaatkan tunjangan itu sebaik-baiknya. Harus digunakan hal yang produktif. Sehingga, honorer tidak kesulitan keuangan jika tunjangan telat cair.

Baca Juga :  Lebih Dekat dengan Suzuki Amenity Eleny Esteem Club (SAEC)

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/