alexametrics
24.4 C
Bojonegoro
Wednesday, August 17, 2022

Bupati Tebar Puluhan Ribu Benih Ikan

- Advertisement -

Radar Lamongan – Selama masa pandemi Covid-19, pertumbuhan ekonomi nasional mengalami penurunan. Termasuk Lamongan yang turun 1 persen. Namun, bidang perikanan mampu terus bergerak menyumbang surplus pada pertumbuhan ekonomi, selain pertanian. Mendorong agar bidang perikanan tetap tumbuh positif, Bupati Lamongan Fadeli melakukan penebaran benih ikan (restocking) di Waduk Prijetan, Kecamatan Kedungpring seluas 231 hektare kemarin (8/2).

Sebanyak 95 ribu benih ikan tombro dan tawes itu berasal dari UPT Perikanan Budidaya Air Tawar/Payau di Desa Kalen, Kecamatan Kedungpring. Menurut Bupati Fadeli, penebaran benih di tengah pandemi ini merupakan salah satu rangkaian ketangguhan-ketangguhan yang dilakukan di Lamongan. Yakni berupa Perikanan Tangguh Lamongan 2021.

Dia menyatakan, pada masa pandemi ini, hanya sektor pertanian yang mampu menahan turunnya pertumbuhan ekonomi dan menyumbang pertumbuhan positif 2,59 per sen pada kwartal IV tahun 2020. Selain itu, petani, petambak, dan nelayan masih mampu menikmati hasil panennya. ‘’Hal tersebut ditandai dengan nilai tukar petani yang cukup baik, yakni mencapai 104,’’ terangnya.

Baca Juga :  Camat Solokuro Bakal Dicopot

Fadeli melanjutkan, penebaran benih ikan ini dimaksudkan untuk membantu petambak Lamongan dalam upaya peningkatan produksi ikan budidaya. ‘’Hari ini kita menebar benih ikan yang berkualitas serta membantu petambak berupa benih tombro dan tawes sebanyak 95 ribu, serta 1.500 benih kakap putih,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, Bupati Fadeli juga menyalurkan bantuan 11.750.000 benih udang vaname, serta 2.000 kilogram (kg) pakan ikan dari Balai Perikanan Budidaya Air Payau (BPBAP). Bantuan ini disalurkan kepada Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Tambak Makmur Kelurahan Sukorejo, Kecamatan Lamongan; Pokdakan Kolowatu Desa Latukan, Kecamatan Karanggeneng; dan Pokdakan Budi Luhur Desa Simbatan, Kecamatan Sarirejo.

- Advertisement -

Sedangkan bantuan pakan disalurkan kepada Pokdakan Sumber Makmur 1 Desa Morocalan, Kecamatan Glagah; dan Pokdakan Mina Kawal Desa Wedoro, Kecamatan Glagah. Serta menyalurkan benih kakap putih kepada Pokdakan Mina Surya Desa Bedingin, Kecamatan Sugio. “Pertanian dan perikanan kita ini luar biasa. Perlu kita kombinasikan dan kita maksimalkan agar dapat benar-benar bermanfaat bagi masyarakat Lamongan,” tutur Fadeli.

Baca Juga :  Terus Meningkat, Bojonegoro Alami Darurat Pelecehan Seks terhadap Anak

Kepala Dinas Perikanan Lamongan MS Heruwidi, menyatakan, penebaran ikan kakap putih merupakan inovasi bagi Dinas Perikanan Kabupaten Lamongan. Karena merupakan variasi hasil produksi yang ke depannya diharapkan mampu memberikan manfaat besar bagi warga Lamongan.

“Nilai jual kakap putih ini sangat tinggi, yakni Rp 50 ribu hingga Rp 70 ribu per kg-nya. Ini inovasi yang bisa kita kembangkan di Lamongan. Melihat nilai jualnya yang sangat tinggi, saya harap pembudidayaan secara khusus ini bisa efektif dan bermanfaat bagi masyarakat,” harapnya. 

Radar Lamongan – Selama masa pandemi Covid-19, pertumbuhan ekonomi nasional mengalami penurunan. Termasuk Lamongan yang turun 1 persen. Namun, bidang perikanan mampu terus bergerak menyumbang surplus pada pertumbuhan ekonomi, selain pertanian. Mendorong agar bidang perikanan tetap tumbuh positif, Bupati Lamongan Fadeli melakukan penebaran benih ikan (restocking) di Waduk Prijetan, Kecamatan Kedungpring seluas 231 hektare kemarin (8/2).

Sebanyak 95 ribu benih ikan tombro dan tawes itu berasal dari UPT Perikanan Budidaya Air Tawar/Payau di Desa Kalen, Kecamatan Kedungpring. Menurut Bupati Fadeli, penebaran benih di tengah pandemi ini merupakan salah satu rangkaian ketangguhan-ketangguhan yang dilakukan di Lamongan. Yakni berupa Perikanan Tangguh Lamongan 2021.

Dia menyatakan, pada masa pandemi ini, hanya sektor pertanian yang mampu menahan turunnya pertumbuhan ekonomi dan menyumbang pertumbuhan positif 2,59 per sen pada kwartal IV tahun 2020. Selain itu, petani, petambak, dan nelayan masih mampu menikmati hasil panennya. ‘’Hal tersebut ditandai dengan nilai tukar petani yang cukup baik, yakni mencapai 104,’’ terangnya.

Baca Juga :  Integrasi Digitalisasi Informasi 1 Data Vaksin COVID-19 Dengan 2 BUMN

Fadeli melanjutkan, penebaran benih ikan ini dimaksudkan untuk membantu petambak Lamongan dalam upaya peningkatan produksi ikan budidaya. ‘’Hari ini kita menebar benih ikan yang berkualitas serta membantu petambak berupa benih tombro dan tawes sebanyak 95 ribu, serta 1.500 benih kakap putih,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, Bupati Fadeli juga menyalurkan bantuan 11.750.000 benih udang vaname, serta 2.000 kilogram (kg) pakan ikan dari Balai Perikanan Budidaya Air Payau (BPBAP). Bantuan ini disalurkan kepada Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Tambak Makmur Kelurahan Sukorejo, Kecamatan Lamongan; Pokdakan Kolowatu Desa Latukan, Kecamatan Karanggeneng; dan Pokdakan Budi Luhur Desa Simbatan, Kecamatan Sarirejo.

- Advertisement -

Sedangkan bantuan pakan disalurkan kepada Pokdakan Sumber Makmur 1 Desa Morocalan, Kecamatan Glagah; dan Pokdakan Mina Kawal Desa Wedoro, Kecamatan Glagah. Serta menyalurkan benih kakap putih kepada Pokdakan Mina Surya Desa Bedingin, Kecamatan Sugio. “Pertanian dan perikanan kita ini luar biasa. Perlu kita kombinasikan dan kita maksimalkan agar dapat benar-benar bermanfaat bagi masyarakat Lamongan,” tutur Fadeli.

Baca Juga :  Air PDAM Terindikasi Tercemar 

Kepala Dinas Perikanan Lamongan MS Heruwidi, menyatakan, penebaran ikan kakap putih merupakan inovasi bagi Dinas Perikanan Kabupaten Lamongan. Karena merupakan variasi hasil produksi yang ke depannya diharapkan mampu memberikan manfaat besar bagi warga Lamongan.

“Nilai jual kakap putih ini sangat tinggi, yakni Rp 50 ribu hingga Rp 70 ribu per kg-nya. Ini inovasi yang bisa kita kembangkan di Lamongan. Melihat nilai jualnya yang sangat tinggi, saya harap pembudidayaan secara khusus ini bisa efektif dan bermanfaat bagi masyarakat,” harapnya. 

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/