alexametrics
29.3 C
Bojonegoro
Sunday, June 26, 2022

Komitmen Tanam Pohon di JTB Belum Terealisasi

BOJONEGORO – Komitmen penanaman pohon di kawasan Jambaran Tiung Biru (JTB) di Kecamatan Ngasem dan Kecamatan Purwosari belum terealisasi. Karena itu, dalam waktu dekat dinas lingkungan hidup (DLH) bakal memanggil perwakilan Pertamina EP Cepu (PEPC) untuk meminta penjelasan komitmen tersebut. 

Kepala DLH Nurul Azizah mengatakan, hingga hari ini Pertamina EP Cepu sebagai operator proyek JTB belum melaksanakan komitmen penanaman pohon. Padahal, dalam izin lingkungan dan analisis mengenai dampak lingkungan (amdal) sudah dikeluarkan, terdapat komitmen penanaman pohon. “Iya, sampai saat ini kok belum ada penanaman pohon. Padahal, mereka sudah berkomitmen,” tegasnya kamis (8/2). 

Sesuai izin lingkungan dan amdal yang dikeluarkan DLH, kata Nurul sapaannya, ada salah satu komitmen jika Pertamina bakal menanam 19 ribu pohon di kawasan proyek. Juga, berkomitmen menanam pohon di lahan-lahan kritis kanan-kiri jalan di  Kecamatan Padangan, Purwosari, dan Kalitidu. Hanya, hingga saat ini belum juga ada realisasi. “Amdal sudah dikeluarkan, tapi pohonnya belum ditanam,” ucap mantan camat Kalitidu tersebut. 

Baca Juga :  Sehari 700 Truk Molen Beroperasi

Dari kesepakatan yang pernah dibuat, lanjut Nurul, Pertamina bakal menanam pohon trembesi pada musim hujan antara Oktober hingga Desember 2017. Rencananya, sebanyak 19 ribu pohon bakal ditanam. Tapi, hingga saat ini komitmen tersebut belum juga dilaksanakan. 

Padahal, kata dia, sesuai UU Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang, setiap industri harus mengedepankan keberadaan ruang terbuka hijau (RTH). Tidak adanya RTH, menurut dia, tentu sangat mengganggu lingkungan. Sebab, berbagai polusi berpotensi mengganggu lingkungan. Apalagi, industri gas dengan potensi polusi cukup besar. 

Komitmen Pertamina EP Cepu, seharusnya dilaksanakan tahun lalu. Dia mengatakan, jika tidak segera ada penanganan, dikhawatirkan justru komitmen terbengkalai. “Akan kita panggil terkait perumusan dan pelaksanaan penanaman pohon,” ujarnya.

Baca Juga :  Tendang Pemotor, Komplotan Begal Rampas HP

BOJONEGORO – Komitmen penanaman pohon di kawasan Jambaran Tiung Biru (JTB) di Kecamatan Ngasem dan Kecamatan Purwosari belum terealisasi. Karena itu, dalam waktu dekat dinas lingkungan hidup (DLH) bakal memanggil perwakilan Pertamina EP Cepu (PEPC) untuk meminta penjelasan komitmen tersebut. 

Kepala DLH Nurul Azizah mengatakan, hingga hari ini Pertamina EP Cepu sebagai operator proyek JTB belum melaksanakan komitmen penanaman pohon. Padahal, dalam izin lingkungan dan analisis mengenai dampak lingkungan (amdal) sudah dikeluarkan, terdapat komitmen penanaman pohon. “Iya, sampai saat ini kok belum ada penanaman pohon. Padahal, mereka sudah berkomitmen,” tegasnya kamis (8/2). 

Sesuai izin lingkungan dan amdal yang dikeluarkan DLH, kata Nurul sapaannya, ada salah satu komitmen jika Pertamina bakal menanam 19 ribu pohon di kawasan proyek. Juga, berkomitmen menanam pohon di lahan-lahan kritis kanan-kiri jalan di  Kecamatan Padangan, Purwosari, dan Kalitidu. Hanya, hingga saat ini belum juga ada realisasi. “Amdal sudah dikeluarkan, tapi pohonnya belum ditanam,” ucap mantan camat Kalitidu tersebut. 

Baca Juga :  Waspadai Intimidasi dan Kekerasan 

Dari kesepakatan yang pernah dibuat, lanjut Nurul, Pertamina bakal menanam pohon trembesi pada musim hujan antara Oktober hingga Desember 2017. Rencananya, sebanyak 19 ribu pohon bakal ditanam. Tapi, hingga saat ini komitmen tersebut belum juga dilaksanakan. 

Padahal, kata dia, sesuai UU Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang, setiap industri harus mengedepankan keberadaan ruang terbuka hijau (RTH). Tidak adanya RTH, menurut dia, tentu sangat mengganggu lingkungan. Sebab, berbagai polusi berpotensi mengganggu lingkungan. Apalagi, industri gas dengan potensi polusi cukup besar. 

Komitmen Pertamina EP Cepu, seharusnya dilaksanakan tahun lalu. Dia mengatakan, jika tidak segera ada penanganan, dikhawatirkan justru komitmen terbengkalai. “Akan kita panggil terkait perumusan dan pelaksanaan penanaman pohon,” ujarnya.

Baca Juga :  Sehari 700 Truk Molen Beroperasi

Artikel Terkait

Most Read

Artikel Terbaru


/